MANCANEGARA

Keajaiban Pauline Jaricot Diakui

Paus Fransiskus memberi wewenang kepada Kardinal Angelo Becciu, Prefek Kongregasi untuk Penyebab Orang Suci (Congregatio de Causis Sanctorum), untuk mengumumkan Dekrit mengenai mukjizat yang dikaitkan dengan perantaraan Hamba Tuhan Yang Terhormat Pauline Maria Jaricot, seorang wanita awam Prancis, pendiri Serikat Kepausan Pengembangan Iman dan Rosario Hidup, lahir pada 22 Juli 1799 di Lyon (Prancis) dan meninggal pada 9 Januari 1862.

“Ini adalah momen kegembiraan besar bagi Lembaga Misi Kepausan di seluruh dunia. Kami sangat senang karena Kongregasi untuk Penyebab Orang Suci telah mengakui pengakuan mukjizat yang dikaitkan dengan Pauline Jaricot. Ini adalah langkah yang sangat penting: itu berarti bahwa komitmennya terhadap misi, yang dilakukan dengan doa dan amal kasih, masih signifikan hingga hari ini untuk Gereja universal,” demikian dinyatakan Uskup Agung Giampietro Dal Toso, Presiden Perhimpunan Misi Kepausan dan Wakil Sekretaris Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa.

Lahir di Lyon dalam periode pergolakan politik dan budaya yang cepat, Pauline Maria Jaricot pada tahun 1822 mendirikan Asosiasi Penyebaran Iman, dengan karakteristik universalitas. Ia merasakan bahwa masalah kerjasama misionaris tidak membantu misi ini atau itu, tetapi semuanya, tanpa perbedaan. Ia memulai gerakan besar kerjasama misionaris yang secara bertahap melibatkan seluruh Gereja. Bersemangat untuk penyebaran Kerajaan Allah, ia sangat yakin bahwa pekerjaan misionaris tidak mendapatkan keefektifannya dari sumber daya manusia, tetapi secara eksklusif dari Tuhan. Oleh karena itu ia mendirikan gerakan Rosario Hidup, kelompok-kelompok orang yang kepadanya setiap bulan menjalankan gerakan setelah Ekaristi, yakni mendoakan misteri Rosario yang diintesikan bagi misi. Keberadaannya bukan tanpa salib, dan ia menghabiskan periode terakhir hidupnya dalam kemiskinan. Ia dinyatakan Venerabile (Mulia) oleh Paus Yohanes XXIII pada 25 Februari 1963.

Diterbitkan 28 Mei 2020