Formasi Misioner

Serikat Kepausan Persekutuan Misioner

Jatuh Cinta dengan Tuhan dan Sesama

Hanya orang yang jatuh cinta kepada Tuhan dan sesama, yang dapat melaksanakan misi dengan penuh sukacita. Beato Paolo Manna, seorang misionaris PIME  (Pontifical Institute for Foreign Mission / Institut Kepausan untuk Misi Asing), yang mencintai karya misi dalam hidupnya. Ia mempersembahkan dirinya untuk misi Gereja universal melalui karya-karya berupa animasi misioner.

Padre Paolo Manna dan Karya Misi

Beato Paolo Manna, dikenal sebagai seorang yang gigih dalam karya misi. Ia begitu mencintai  karya misi. Dengan pengalamannya beberapa tahun di Birma, ia menjadi begitu peduli dan mempunyai cita-cita agar kasih Tuhan Yesus semakin dikenal banyak orang. Padre Manna, dengan segala keahliannya, ia mulai bergerak dalam karya misi melalui animasi yang dilakukan di paroki dan sekitarnya. Ia mulai mengenalkan karya misi Gereja dan mulai memelopori bahwa awam pun mempunyai tugas perutusan sebagai misionaris awam.

Beato Paolo Manna memberikan banyak penyadaran akan misioner dalam bentuk formasi atau pembinaan. Kesadaran misioner ini yang menurutnya harus ditumbuhkan dalam setiap pribadi yang telah dibaptis. Karena melalui pembaptisan seseorang mendapatkan tugas, dengan ikut ambil bagian dalam tritugas Kristus; sebagai imam, nabi, dan raja. Berdasarkan hal tersebut, Beato Paolo Manna perlahan namun pasti mengembangkan kesadaran misioner ini.

Kegiatan Misioner Didorong Cinta Kasih

Kegiatan misioner ini didorong oleh cinta kasih, karena orang-orang yang terpanggil mengasihi Allah dan ingin berbagi pada orang lain. Melalui kegiatan misioner ini, Allah dimuliakan sepenuhnya, sementara orang-orang dengan sabar dan seutuhnya menerima karya penyelamatan-Nya, yang disempurnakan-Nya dalam Kristus. Dengan demikian melalui kegiatan misioner terpenuhilah rencana Allah, yang dilayani oleh Kristus dengan taat-patuh dan penuh kasih demi kemuliaan Bapa yang mengutus-Nya dan umat Allah demi mewujudkan menjadi satu tubuh Kristus, menjadi satu kenisah Roh Kudus!.

Paus Fransiskus mengatakan: “Mereka yang mencintai Yesus belajar untuk hidup dan melayani sesama, seperti yang Yesus lakukan. Ia tergerak hati untuk melayani sesama, menjadikan hatinya seperti hati Yesus untuk melayani banyak orang.  Dengan rahmat Tuhan, setiap religius digerakkan hatinya untuk melayani sesama secara terus-menerus. Ia telah jatuh cinta kepada Tuhan dan juga kepada sesama” (Homili Paus untuk Hidup Bakti, 2/2/2020).

Cinta Kasih Inti dari Karya Misioner

Karya misi menjadi tugas inti dari Gereja. Karena pada hakikatnya Gereja adalah misioner (bdk. AG 2). Kegiatan misioner memberi wujud nyata kepada semangat kolegial hierarki, memberi kesaksian akan kekudusan Gereja, menyebarkan dan memajukan.  Karena misi itu sangat penting, maka semua orang yang telah dibaptis, dipanggil untuk berhimpun dalam satu kawanan, dan dengan demikian mampu serentak memberi kesaksian akan Kristus Tuhan mereka di hadapan para bangsa (bdk. AG 6).

Kehadiran umat beriman Kristiani di tengah gelombang kehidupan manusia hendaknya dijiwai oleh cinta kasih Allah terhadap kita, sebab Allah menghendaki supaya kita saling mengasihi dengan cinta kasih yang sama (1Yoh 4:11).

Hendaklah kaum beriman Kristiani berusaha dan bekerja sama dengan semua orang lainnya untuk mengatur bidang-bidang ekonomi dan sosial secara tepat. Akan tetapi Gereja sama sekali tidak bermaksud mencampuri pemerintah dan masyarakat dalam hal-hal yang duniawi.  Para murid Kristus berharap akan memberi kesaksian yang benar tentang Kristus, dan berkarya demi keselamatan bersama.

Sr. Yohana, SRM

<<< Kembali ke Halaman Utama

Selanjutnya >>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s