Misi, Sukacita dan Intuisi Iman

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I 2019

Rabu, 02 Januari 2019
1Yoh.2:22-28 & Yoh.1:19-28

Misi Gereja lahir dari sukacita batin yang tercipta berkat pertemuan dengan Kristus Yesus. Sukacita itulah yang mendorong bala tentara malaikat keluar dan turun dari surga untuk mengidungkan pujian dan warta, ”Gloria in excelsis Deo et in terra pax hominibus.” Sukacita yang sama memenuhi hati para gembala ketika melihat sang bayi dalam palungan, persis seperti yang mereka dengar dari malaikat. Penginjil Lukas menulis bahwa para gembala pergi sambil memuji dan memuliakan Allah. Tiga majus pergi meninggalkan zona nyaman di kerajaan masing-masing karena mereka melihat bintang yang menjadi tanda lahirnya seorang raja besar. Diceritakan oleh penginjil Matius, betapa besar sukacita mereka ketika melihat kembali bintang itu.

Dengan satu dan lain cara, penginjil Matius dan Lukas mengungkapkan satu kebenaran iman: Allah dijumpai dalam pengalaman keseharian dan perjumpaan ini melahirkan sukacita yang menjadi titik tolak misi Gereja. Dari kaca mata iman, yang sehari-hari menyimpan pesan ilahi; yang rutin senantiasa mengundang orang beriman untuk masuk lebih dalam ke batin. Gereja tidak mengenal pemisahan jasmani dari rohani; yang sementara dari yang baka. Mengapa? Karena Allah telah jadi manusia. Itu sebabnya, ke manapun Gereja pergi, ia meyakini satu hal bahwa setiap budaya punya potensi untuk menjadi sarana pewartaan iman. Gereja tidak memaksakan satu budaya tertentu. Inilah sebabnya mengapa para penulis kitab-kitab Perjanjian Baru tanpa ragu menulis dalam bahasa yang mudah dipahami oleh komunitasnya, yaitu bahasa Yunani. Mereka tidak merasa terikat pada bahasa Aram yang dipakai Yesus dulu.

Bacaan pertama dari surat rasul Yohanes mengungkapkan perjuangan Gereja perdana untuk menghidupi kebenaran ini. Di satu sisi, mereka berhasil lepas dari belenggu tradisi Yahudi dan hukum Taurat. Di sisi lain, mereka berhadapan dengan budaya baru yang cenderung memisahkan yang batin dari yang lahir, yang rohani dari yang jasmani. Berhadapan dengan tantangan ini, rasul Yohanes mengingatkan umat beriman bahwa pengurapan yang telah mereka terima (pembaptisan) menyematkan dalam sanubari mereka satu karunia ilahi yaitu kharisma kenabian. Artnya, mereka dapat mengenal Allah dan kehendak-Nya dalam sejarah. Rahmat inilah yang di kemudian hari dikenal sebagai sensus fidei atau intuisi iman. Setiap orang yang hidup dari intuisi imannya akan mengalami sukacita. Sebaliknya, mereka yang tidak mengikuti intuisi imannya akan hidup dalam kebimbangan dan beresiko kehilangan intuisi iman itu.

(RD. Carolus Putranto Tri Hidayat – Pamong ST St.Yohanes Paulus II Keuskupan Agung Jakarta)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.
Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:
Kaum muda dan Teladan Bunda Maria: Semoga kaum muda, terutama yang berada di Amerika Latin mau meneladani Bunda Maria dan menjawab panggilan Tuhan untuk menyampaikan kegembiraan Injil pada dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:
Pemimpin Agama: Semoga para pemimpin agama berani dengan tegas menolak segala bentuk usaha pribadi maupun kelompok masyarakat yang hendak menggunakan agama demi meraih kepentingan politik praktisnya. Kami mohon…

Ujud Khusus:
Semoga umat di Keuskupan kami mendukung hasrat Sri Paus membangun damai dengan hikmat yang menguatkan tekad persaudaraan para pemimpin negara kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s