“Ia Harus Makin Besar dan Aku Harus Makin Kecil”

RENUNGAN HARIAN MISIONER & HARI MINGGU
LITURGI Th. C/I 2019

Sabtu, 12 Januari 2019
1Yoh.5:14-21 & Yoh.3:22-30

Saudara-saudari terkasih, di tahun politik ini hampir setiap hari kita dihadapkan dengan berbagai informasi mengenai para calon legislatif maupun para calon Presiden. Setiap hari, baik di media cetak, media sosial maupun media elektronik kita dibanjiri dengan berbagai macam informasi berkaitan dengan calon-calon tersebut. Ada berita yang mengulas tentang kebaikan dan keberhasilan sang calon. Ada juga berita-berita yang malah membeberkan tentang keburukan atau kegagalan sang calon.

Dalam kampaye maupun pemberitaan, semua calon berusaha agar dirinya terpilih maka orang yang bersangkutan lalu memamerkan diri, menonjolkan diri, bahkan mempromosikan diri sebagai yang terbaik. Tujuannya adalah agar dirinya terpilih. Segala cara dipakai untuk bisa menonjolkan diri dan agar dirinya menjadi pusat perhatian.

Situasi yang berbeda sekali justru kita temukan dalam bacaan-bacaan Misa hari ini. Kedua bacaan diambil dari penulis yang sama, yaitu Rasul Yohanes. Kita diingatkan bahwa sebagai orang beriman kita tidak boleh memusatkan perhatian hanya pada diri kita sendiri, kita tidak boleh memegahkan diri dan menyombongkan diri kita sendiri. Yang harus menjadi pusat hidup dan perhatian kita adalah Allah sebagaimana diingatkan oleh Rasul Yohanes lewat suratnya, “Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya” (1Yoh. 5:14).

Kita disadarkan bahwa misi pertama sebagai orang beriman adalah perjalanan untuk meninggalkan diri kita sendiri dan menempatkan kehendak Allah di tempat yang pertama. Kehendak-Nyalah yang harus kita ikuti, bukan kita memaksakan kehendak kita sendiri. Selanjutnya, sebagai orang beriman misi hidup kita adalah bagaimana “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yoh. 3:30).

Kita sungguh akan menjadi misionaris di zaman ini kalau lewat kesaksian hidup kita, entah perbuatan maupun perkataan, Allah menjadi semakin dikenal, dicintai dan diikuti oleh orang di zaman ini. Allah sungguh menjadi inspirasi dan dasar hidup setiap orang.

(RD. Doso, Imam Keuskupan Banjarmasin)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kaum muda dan Teladan Bunda Maria: Semoga kaum muda, terutama yang berada di Amerika Latin mau meneladani Bunda Maria dan menjawab panggilan Tuhan untuk menyampaikan kegembiraan Injil pada dunia. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pemimpin Agama: Semoga para pemimpin agama berani dengan tegas menolak segala bentuk usaha pribadi maupun kelompok masyarakat yang hendak menggunakan agama demi meraih kepentingan politik praktisnya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kamimendukung hasrat Sri Paus membangun damai dengan hikmat yang menguatkan tekad persaudaraan para pemimpin negara kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s