Live-In T-SoM Bersama Umat Paroki St. Matius Palla

“Remaja Katolik Indonesia akan menjalankan latih tugas perutusan misioner menuju ke Paroki Santo Matius Palla, Keuskupan Weetebula, Sumba. Adik-adik sedang menjalankan sebuah misi sebagai Rasul-rasul Muda Gereja.”

(RP.Ign.Elis Handoko, SCJ – Dirdios KKI Keuskupan Agung Palembang)

Semalam di Denpasar
Sebelum ke Sumba para peserta T-SoM singgah ke Denpasar, mengadakan kegiatan bersama anak-anak SEKAMI Keuskupan Denpasar. Juga bertemu Bapa Uskup Mgr.Dr.Silvester San, Uskup Denpasar dalam misa konselebrasi.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
RD.M Nur Widipranoto (Dirnas KKI) dan RD.Herman Yoseph Babey (Dirdios KKI) Berkegiatan bersama anak-anak SEKAMI Denpasar
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Anak-anak berfoto setelah misa bersama Bapa Uskup Denpasar, Mgr. Dr. Silvester San dan para Imam serta para pendamping
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Pengarahan untuk para peserta T-SoM
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
RD.Markus Nur Widipranoto – Direktur Nasional Karya Kepausan Indonesia

22 – 28 Desember 2018
Perayaan Natal kali ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya khususnya bagi umat paroki St. Matius Palla, Sumba. Suasana Natal diliputi dengan kegembiraan dan sukacita, karena umat mendapat kunjungan dari para peserta T-SoM yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Apa itu T-SoM? T-SoM merupakan singkatan dari Teens School of Mission yang berarti Sekolah Misi Remaja. Pada kesempatan ini, wilayah Paroki St. Matius Palla terpilih menjadi tempat misi pertama bagi para peserta.

Peserta T-SoM merupakan gabungan anak remaja katolik usia SMP dari berbagai keuskupan yang mengikuti live in bersama umat Paroki Palla. Mereka datang dengan semangat misioner untuk tinggal bersama umat untuk dapat mengalami keseharian hidup umat Katolik Sumba secara langsung. Hal ini senada dengan visi utama dari T-SoM yakni, “Remaja Katolik Hidup Dalam Kristus dengan gembira, cerdas, tangguh, dan misioner.” Kehadiran dan perjumpaan dalam suasana Natal kali ini memberi warna tersendiri bagi umat dan juga bagi para peserta T-SoM.

Tiba di Sumba
Rombongan T-SoM tiba di paroki Palla pada tanggal 22 Desember 2018 sekitar pukul 17.30 WITA. Mereka disambut dengan penerimaan adat khas budaya Sumba yakni tarian dan pengalungan kain secara simbolik kepada masing-masing Dirdios KKI (Direktur Diosesan Karya Kepausan Indonesia ) dari setiap keuskupan. Peserta T-SoM berasal dari tujuh keuskupan yakni: Keuskupan Palembang, Sintang, Bandung, Semarang, Surabaya, Makasaar dan Weetebula. Acara pembukaan dan penerimaan para peserta diwakili oleh RD. Fransiskus Babo selaku Pastor Paroki St.Matius Palla. Dalam sambutannya Pastor mengucapkan selamat datang dan selamat bermisi, perjumpaan ini dan sukacita Natal diharapkan akan membuat suasana lebih semarak.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Bersama saudara-saudari seiman

Diantar Dirnas KKI
Hal yang sama diungkapkan oleh Direktur Nasional KKI, RD. Markus Nur Widipranoto yang juga datang bersama ke Sumba, mengantar para peserta. Romo Nur mengucapkan terima kasih kepada umat dan semua pihak yang terlibat mempersiapkan kegiatan ini. Romo berharap semoga sukacita Natal dan kegiatan ini dapat membawa kita semua untuk lebih dekat kepada Kristus.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Siap menyambut tantangan misi

Terjun ke Stasi-Stasi
Kegiatan dimulai dengan pembagian para peserta ke dalam kelompok untuk mulai bermisi. Setiap kelompok akan pergi ke stasi yang telah ditentukan untuk tinggal bersama umat dan mengalami secara langsung situasi kehidupan umat. Dengan semangat misioner, mereka semua siap menjawab tantangan yang ada, termasuk perbedaan budaya, pola hidup dan kebiasaan sehari-hari. Mereka dengan sigap terjun ke masing-masing stasi. Anak-anak ini diberi tugas untuk mengisi setiap kegiatan dengan refleksi pribadi dan membuat catatan harian selama hidup bersama umat.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Potret kehidupan tradisional masyarakat Sumba
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Berkegiatan bersama di luar ruangan

Saat untuk Berpisah
Pada tanggal 27 Desember 2018, semua peserta kembali berkumpul di pusat paroki. Mereka kembali dengan raut wajah yang gembira dan masing-masing diantar langsung oleh keluarga yang menjadi orang tua asuh mereka selama berada di stasi. Kegembiraan yang tampak menunjukan bahwa mereka telah menjalani misi dengan baik dan mampu menjawab tantangan yang ada dengan gembira. Perayaan Natal tahun ini membawa sukacita besar bagi para peserta dan umat di paroki St.Matius Palla.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Selesai misa berfoto bersama Para Imam
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Kesedihan seorang peserta T-SoM saat akan meninggalkan stasi dan “Mama” (orang tua asuh)

Malam Pentas Seni
Sebagai ucapan syukur dalam nuansa persaudaraan maka pada tanggal 28 Desember 2018 diadakan malam pentas seni. Acara ini melibatkan para peserta dan juga seluruh umat paroki. Berbagai acara yang disuguhkan dari masing-masing keuskupan sangat menghibur semua dan sarat akan makna.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Semangat misioner, ikut menyumbang acara pada malam pentas seni

Misi Selesai
Perjumpaan dan sukacita Natal di paroki Palla ini memberikan banyak pengalaman berharga bagi para peserta T-SoM. Bukan hanya mampu menjalankan misi dengan baik tetapi kehadiran mereka juga membangun iman umat terutama bagi anak SEKAMI dan Temu Minggu di Paroki ini. Kegiatan ini pun berakhir pada tanggal 29 Desember 2018, yang ditutup dengan rekreasi bersama yakni mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Foto bersama sebelum berpisah

(Frater Reynald Sakeng – Panitia T-SoM Puspas Anakalang Keuskupan Weetebula)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s