Visi Kristiani Olahraga

Paus Fransiskus: Olahraga, sebuah sekolah yang mengajarkan aturan dan rasa hormat
Paus Fransiskus bertemu dengan para anggota Pusat Olahraga Italia yang merayakan hari jadinya yang ke-75.

Tahun ini Pusat Olahraga Italia merayakan hari jadi yayasannya yang ke-75. Pusat ini memiliki lebih dari satu juta dua ratus ribu anggota dan terdiri dari klub dan asosiasi olahraga, serta anggota dan kelompok olahraga paroki yang berafiliasi di seluruh Italia.

Menyambut 400 anggota di Aula Clementine pada hari Sabtu, yang termasuk orang-orang muda dan pelatih, Paus Fransiskus mencatat bagaimana Pusat Olahraga Italia menawarkan kepada orang-orang muda, melalui olahraga, gaya hidup sehat dan positif, berdasarkan pada visi Kristiani tentang manusia dan masyarakat. “Olahraga, pada kenyataannya,” kata Paus, “adalah sekolah yang hebat, asalkan Anda menjalaninya dengan kontrol diri dan rasa hormat kepada orang lain.”

Aturan dan batasan
Paus menekankan bahwa penting untuk menerima kekalahan dan bekerja dalam kerangka aturan yang mengatur disiplin tertentu.

“Ketika Anda menghadapi suatu kompetisi,” katanya, “Anda belajar bahwa aturan itu penting untuk hidup bersama; bahwa kebahagiaan tidak ditemukan dalam kerusuhan, tetapi dalam kesetiaan mengejar tujuan Anda; dan Anda juga belajar bahwa Anda tidak lagi merasa bebas ketika Anda tidak memiliki batasan, tetapi ketika, dengan batasanmu sendiri, Anda dapat memberikan yang terbaik. Kita harus menjadi penguasa batas kita dan tidak menjadi budak batas kita.”

Olahraga dan visi Kristiani
Paus menunjukkan bahwa olahraga adalah alat yang dapat digunakan untuk pemecahan masalah dan untuk mencapai transformasi mendalam masyarakat kita.

Paus menjelaskan bahwa hal itu dapat menumbuhkan budaya dialog dan perjumpaan yang saling menghormati. “Dunia yang kita impikan,” kata Paus Fransiskus, “adalah dunia yang didasarkan pada persaingan sehat, yang selalu melihat lawan sebagai teman dan saudara.”

Paus melanjutkan dengan mengatakan bahwa persahabatan dan persaudaraan adalah jantung dari visi Kristiani tentang manusia. “Visi Kristiani ini,” Paus menggarisbawahi, “berarti belajar untuk melihat orang lain dan hal-hal dengan mata Yesus sendiri, menambahkan hal itu dari Injil datang dunia yang lebih indah dan adil, di mana keragaman orang lain bukan alasan untuk pemisahan, tetapi untuk pertumbuhan dan saling membantu.”

Mengakhiri sambutannya, Paus Fransiskus mendorong mereka yang hadir untuk menghayati semangat Kristiani ini di paroki tempat mereka bekerja.

Paus mendorong mereka untuk dekat dengan yang paling lemah karena cacat, sehingga mereka dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bersama dengan yang lain dan tidak pernah merasa dikucilkan. Paus juga mengundang mereka untuk menemani yang terlibat dalam proyek olahraga internasional secara sukarela, di berbagai negara, yang kata Paus, “mewakili tanda berharga untuk zaman kita.”

11 Mei 2019
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s