Membangun Masyarakat Inklusif Berbagi Kehidupan

Paus di Rumania: Perawatan terhadap orang miskin adalah indikator terbaik dari model sosial
Dalam acara publik pertamanya di tanah Rumania, Paus Fransiskus mengundang para diplomat dan pegawai negeri sipil untuk membangun masyarakat yang inklusif di mana semua orang dapat berbagi karunia dan kemampuan mereka, dan Paus mengatakan bagaimana cara orang miskin diperlakukan adalah ukuran terbaik dari kebaikan model sosial suatu negara.

Paus Fransiskus berbicara kepada otoritas Rumania, anggota masyarakat sipil, dan korps diplomatik pada Jumat pagi, tak lama setelah tiba di ibukota, Bukares.

Paus menyatakan kegembiraannya atas kesempatan untuk mengunjungi ţara frumoasă, atau tanah yang indah, Rumania, setelah kunjungan Paus St. Yohanes Paulus II 20 tahun yang lalu.

Tantangan dan prestasi sejak jatuhnya komunisme
Tiga puluh tahun telah berlalu sejak bangsa itu dibebaskan dari rezim komunis yang represif, yang menyebabkan stagnasi ekonomi dan isolasi dari negara-negara Eropa lainnya.

Rumania telah membuat “langkah besar” dalam “membangun demokrasi yang sehat melalui pluralitas kekuatan politik dan sosialnya dan dialog timbal balik mereka, melalui pengakuan fundamental kebebasan beragama dan melalui partisipasi penuh negara di panggung internasional yang lebih besar,” kata Paus Fransiskus.

Paus mengatakan era baru ini telah membawa prestasi dan tantangan, termasuk emigrasi yang memperlihatkan jutaan orang meninggalkan tanah air mereka demi mencari pekerjaan.

“Saya juga berpikir tentang depopulasi banyak desa, yang telah kehilangan banyak penghuninya, efeknya terhadap kualitas hidup di daerah-daerah itu, dan melemahnya akar budaya dan spiritual yang mendalam yang telah menopang Anda di saat-saat pencobaan.”

Paus memberi penghormatan kepada para emigran ini yang telah memperkaya negara tuan rumah mereka melalui identitas budaya dan ketekunan mereka.

Integrasikan orang miskin dalam masyarakat
Paus Fransiskus mendorong para pemimpin sipil bangsa untuk mengesampingkan perbedaan mereka demi sebuah proyek yang lebih besar, dan untuk meningkatkan kebaikan bersama semua orang Romawi.

Masyarakat yang inklusif, memungkinkan setiap orang untuk membagikan karunia, ide, kreativitas, dan kerja mereka.

“Dengan cara ini, semua menjadi protagonis dari kebaikan bersama, di mana yang lemah, miskin, dan yang terkecil tidak lagi dipandang sebagai orang yang tidak diinginkan yang menyebabkan ‘mesin’ tidak berfungsi, tetapi sebagai warga negara dan saudara-saudari yang sepenuhnya berada dalam kehidupan masyarakat.”

Paus mengatakan bahwa bagaimana orang miskin diperlakukan adalah “indikator terbaik dari kebaikan sebenarnya dari model sosial yang sedang seseorang coba bangun.”

Gereja Katolik membantu membangun masa depan Rumania
Paus mengatakan Gereja-Gereja Kristen dapat membantu Rumania untuk menempatkan martabat manusia di pusat kehidupan politik dan sipil, seperti yang mereka inginkan untuk menjadi “sebuah cerminan yang dapat dipercaya dari kehadiran Tuhan”.

“Gereja Katolik ingin menjadi tanda harmoni dalam harapan akan persatuan dan untuk melayani martabat manusia dan kebaikan bersama.”

Gereja Katolik, juga bertujuan untuk membantu membangun “kehidupan sipil dan spiritual di negara Rumania yang indah.”

31 Mei 2019
Oleh: Devin Watkins
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s