02 Agustus 2019
Misi dalam Berbagai Konteks
Kegiatan Kongres Misi di hari kedua ini diawali dengan misa konselebrasi yang dipimpin oleh Mgr. Edmund Woga, CSsR. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ceramah, sharing dan tanya jawab yang dibagi dalam dua sesi berbeda. Untuk sesi pertama, dihadirkan Ibu Francisia Saveria Sika Seda, sosiolog dan peneliti pada bidang Sosiologi Lingkungan Hidup, Sosiologi Jender, dan Kemiskinan dan Eksklusi Sosial. Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam KWI, Romo Paulus Christian Siswantoko Pr bertugas sebagai moderator.
Setelah acara makan siang, peserta Kongres Misi dibagi dalam kelompok menurut regio masing-masing untuk pendalaman “Misi ad Extra”. “Misi” Tantangan dan Peluang
Acara diramaikan juga oleh kehadiran Komjen Pol (Purn) Gregorius Gories Mere dan Irjen Pol Nicolaus Eko Riwayanto dalam sesi ceramah dan tanya jawab. Kedatangan Menteri ESDM
Pada sesi ceramah dan tanya jawab terakhir diisi khusus oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Bapak Menteri menegaskan penginjilan kepada kaum muda harus faktual, dan meminta agar perutusan dilaksanakan dengan porsi karya nyata yang lebih besar. Para peserta sangat antusias atas kedatangan Pak Jonan, sebagai wujud dukungan semangat bagi para misionaris dan karya misi Gereja Katolik. Keberanian Manusia dan Penyelenggaran Ilahi
Sebelum kegiatan hari kedua ini ditutup dengan adorasi misioner dan doa Taize, Dr. Raymundus Sudhiarsa, SVD membawakan refleksi singkat dengan merenungkan kekuatan apa yang memberdayakan orang-orang dalam melakukan perutusan? Dari pihak manusia ada keberanian dan dari pihak Allah, ada penyelenggaraan yang membuka jalan.
(Angel – Karya Kepausan Indonesia)
