Menteri Jonan di Kongres Misi

02 Agustus 2019

Misi dalam Berbagai Konteks
Kegiatan Kongres Misi di hari kedua ini diawali dengan misa konselebrasi yang dipimpin oleh Mgr. Edmund Woga, CSsR. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan ceramah, sharing dan tanya jawab yang dibagi dalam dua sesi berbeda. Untuk sesi pertama, dihadirkan Ibu Francisia Saveria Sika Seda, sosiolog dan peneliti pada bidang Sosiologi Lingkungan Hidup, Sosiologi Jender, dan Kemiskinan dan Eksklusi Sosial. Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam KWI, Romo Paulus Christian Siswantoko Pr bertugas sebagai moderator.

Kemudian dihadirkan pula Leonardus Kamilus pendiri Koperasi Kasih Indonesia, atau disingkat KKI, yang merupakan sebuah lembaga keuangan mikro dengan badan hukum koperasi yang berpusat di Kelurahan Cilincing, serta Desiana Samosir seorang tokoh muda inspiratif dari Komisi Kepemudaan KWI.

Lalu pada sesi kedua dihadirkan Dr. Haryatmoko, SJ, imam yang juga adalah dosen di beberapa universitas terkemuka di Indonesia dengan pembahasan “Pusaran Revolusi Industri 4.0”; Riko Ariefano pendiri komunitas kategorial Domus Cordis; Bernardus Agus pencetus e-Katolik, serta Margaretha Quina dari Indonesian Center for Environmental Law. Moderator sesi ini adalah Romo Elis Handoko, SCJ Dirdios KKI Palembang.

Misi ad Extra
Setelah acara makan siang, peserta Kongres Misi dibagi dalam kelompok menurut regio masing-masing untuk pendalaman “Misi ad Extra”.

“Misi” Tantangan dan Peluang
Acara diramaikan juga oleh kehadiran Komjen Pol (Purn) Gregorius Gories Mere dan Irjen Pol Nicolaus Eko Riwayanto dalam sesi ceramah dan tanya jawab.

Kedatangan Menteri ESDM
Pada sesi ceramah dan tanya jawab terakhir diisi khusus oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan. Bapak Menteri menegaskan penginjilan kepada kaum muda harus faktual, dan meminta agar perutusan dilaksanakan dengan porsi karya nyata yang lebih besar. Para peserta sangat antusias atas kedatangan Pak Jonan, sebagai wujud dukungan semangat bagi para misionaris dan karya misi Gereja Katolik.

Keberanian Manusia dan Penyelenggaran Ilahi
Sebelum kegiatan hari kedua ini ditutup dengan adorasi misioner dan doa Taize, Dr. Raymundus Sudhiarsa, SVD membawakan refleksi singkat dengan merenungkan kekuatan apa yang memberdayakan orang-orang dalam melakukan perutusan? Dari pihak manusia ada keberanian dan dari pihak Allah, ada penyelenggaraan yang membuka jalan.

(Angel – Karya Kepausan Indonesia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s