Siap Sedialah Selalu Menyatakan Injil

Paus di Angelus: Setiap orang yang dibaptis bekerja sama dalam pernyataan Injil
Pada Hari Misi Sedunia, Paus Fransiskus membarui seruan untuk komitmen misionaris di pihak seluruh Gereja.

Hari Misi Sedunia “adalah kesempatan yang baik bagi setiap orang yang dibaptis untuk menjadi lebih sadar akan perlunya bekerja sama dalam memproklamirkan Kerajaan Allah melalui komitmen yang dibarui”, kata Paus Fransiskus di Angelus pada hari Minggu.

Bapa Suci merenungkan sebuah bagian dari Bacaan kedua dalam Misa hari itu: “Beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya; nyatakanlah apa yang salah, tegorlah, dan nasihatilah – dengan segala kesabaran dan pengajaran”, diambil dari Surat Kedua St. Paulus kepada St.Timotius. “Pesan yang tulus,” kata Paus Fransiskus. “Timotius harus merasa bertanggung jawab atas proklamasi Sabda”.

Sebuah Dorongan baru
Bapa Paus merujuk kembali pada Surat Apostolik Maximum illud, yang dipromulgasikan oleh Paus Benediktus XV, yang memberikan “dorongan baru pada tanggung jawab misionaris seluruh Gereja”. Paus Fransiskus mengatakan bahwa, “dalam konteks yang berubah hari ini, pesan Benediktus XV masih relevan dan mendorong kita untuk mengatasi godaan dari penutupan referensial diri dan segala bentuk pesimisme pastoral, untuk membuka diri kita pada sukacita kebaruan Injil”.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa ini juga berarti “mendengarkan dengan seksama, panggilan misi terhadap semua orang dan terhadap semua orang yang, di sini di antara kita, hidup di pinggiran”. Paus memperingatkan bahwa persaudaraan yang hidup “hanya dalam lingkaran tertutup kita sendiri berarti mencekik Roh, yang menyatukan kita untuk menyatakan kepada semua bahwa Kristus adalah damai kita dan di dalam Dia setiap pemisahan dapat diatasi, di dalam Dia saja ada keselamatan setiap orang dan semua orang”.

Doa, kondisi yang sangat diperlukan untuk misi
Paus kemudian mengingatkan kita tentang “kondisi yang sangat diperlukan” untuk “menjalankan misi agar mencapai kepenuhan”, yaitu, doa “doa yang sungguh-sungguh dan tak putus-putusnya, menurut ajaran Yesus yang diceritakan dalam Injil hari ini juga, di mana Yesus menceritakan perumpamaan tentang kebutuhan untuk ‘berdoa selalu, dan tidak menyerah’ Doa, adalah dukungan pertama yang dapat diberikan Umat Allah kepada para misionaris”.

Hari Misi Sedunia, “juga merupakan kesempatan yang baik untuk bertanya kepada diri sendiri, Apakah saya berdoa untuk para misionaris? Apakah saya berdoa untuk mereka yang pergi jauh untuk membawa Firman Tuhan dengan kesaksian mereka?”

Paus Fransiskus mengakhiri renungannya dengan berdoa mohon agar “Maria, Bunda segala bangsa, dapat menemani dan melindungi para misionaris Injil setiap hari”.

20 Oktober 2019
Oleh: Christopher Wells
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s