Jangan Menyimpan Yesus Untuk Diri Sendiri

Paus mendesak ‘Sel Evangelisasi’ untuk menghidupkan kembali kehidupan di paroki
Paus Fransiskus menyapa sukarelawan Sistem Paroki Sel Evangelisasi, yang didirikan 30 tahun lalu oleh Pastor Piergiorgio Perini.

Sekitar 6.000 sukarelawan yang disambut oleh Paus Fransiskus di Aula Paulus VI ditemani oleh Pastor yang berumur 90 tahun. Piergiorgio Perini, seorang pastor paroki Italia yang mendirikan “Sistem Paroki Sel Evangelisasi” pada 1987, setelah model serupa itu beroperasi di Amerika Serikat.

Sistem ini telah mengadopsi metode evangelisasi yang beroperasi dalam kelompok kecil yang bertemu setiap minggu di rumah. Menurut pernyataan misinya, dengan bantuan “sel” mereka, para pastor paroki dapat mendidik paroki mereka dalam evangelisasi dan melanjutkan pelayanan pastoral sehari-hari mereka sambil memberikan kualitas seorang misionaris. Statuta Sistem telah diakui secara resmi oleh Gereja.

6000 relawan dari lima benua
Memuji pekerjaan penginjilan yang tak kenal lelah yang telah dilakukan oleh “Sel” selama beberapa dekade, Paus mengatakan bahwa “sebagai manusia, setelah melakukan begitu banyak pekerjaan, kita juga ingin melihat buah dari komitmen kita tersebut”. Namun, Paus mencatat, “Injil mendorong kita ke arah yang berbeda”.

Paus mengingatkan mereka yang hadir bahwa Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa mengikuti-Nya tidak secara otomatis berarti mendapatkan penghargaan pribadi.

“Ketika Anda telah melakukan semua yang diperintahkan, katakanlah, ‘Kami adalah hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang wajib kami lakukan,” Paus mengutip Injil Lukas, dan melanjutkan, “jika upaya kita untuk menyatakan Injil itu total dan kita selalu siap, maka perspektif berubah”.

“Jika kita setia dan waspada, maka Dia mengizinkan kita untuk melihat juga buah dari pekerjaan kita.”

Paus mengenang sejarah Sistem Paroki Sel Evangelisasi yang dimulai dengan sebuah nukleus yang hanya beranggotakan 40 orang dan hari ini memiliki ribuan anggota. Paus mengatakan pekerjaan itu memang berbuah seperti yang disaksikan dengan “berlipatgandanya jumlah sel yang sekarang hadir di banyak bagian dunia”.

“Jangan pernah lelah mengikuti jalan yang ditetapkan oleh Roh Tuhan Yang Bangkit di hadapan Anda. Jangan takut akan jalan yang baru, dan jangan biarkan kesulitan yang tak terhindarkan memperlambat langkah Anda di jalan penginjilan: ketika Anda adalah seorang murid misionaris, antusiasme tidak pernah bisa gagal!”

Dengarkan Firman dan Rayakan Misteri Kristus
Paus mendesak mereka yang hadir untuk merasakan kekuatan komunitas di saat-saat merasa kelelahan, kesepian, dan menghadapi kesulitan.

Paus mendesak mereka untuk menghidupkan kembali kehidupan komunitas paroki, berusaha untuk selalu memastikan bahwa mereka adalah tempat untuk mendengarkan Firman Tuhan dan untuk merayakan misteri kematian dan kebangkitan-Nya.

Paus menyesalkan fakta bahwa “karena banyak alasan, banyak yang telah pindah dari paroki kita,” dan Paus mengatakan bahwa saat ini merupakan hal yang sangat mendesak untuk menyulut kembali perlunya diadakan perjumpaan untuk menjangkau orang-orang di tempat mereka tinggal dan bekerja.

“Jika kita berjumpa Kristus dalam hidup kita, maka kita tidak dapat menyimpan-Nya hanya untuk diri kita sendiri. Sangat penting bagi kita untuk berbagi pengalaman ini dengan orang lain juga; ini adalah jalan utama evangelisasi.”

Saksi belas kasih terhadap yang terkecil dan yang terakhir
Paus Fransiskus menutup pesannya dengan merujuk pada sebuah perumpamaan dalam Injil Lukas di mana Yesus, yang berdiri di pantai sebuah danau, melihat Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes yang sedang menarik jala ikan mereka, dan Paus berkata: “Yesus melihat mereka dan mengubah hidup mereka”.

Hal yang sama terjadi hari ini: “ketika perjumpaan adalah buah cinta Kristiani itu dapat mengubah hidup karena hal tersebut sampai ke hati orang-orang dan menyentuh mereka.”

“Semoga pernyataan Anda menjadi saksi belas kasih, yang dapat digunakan untuk menyatakan bahwa apapun yang diperbuat untuk salah satu dari saudara yang paling hina itu diperbuat demi Yesus sendiri.”

18 November 2019
Oleh Linda Bordoni
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s