Tuhan Pasti Mampukan Kita Pikul Salib

Renungan Harian Misioner
Rabu Pekan Biasa XXXIV, 27 November 2019
Peringatan S.Yakobus dr Persia, S.Virgilius
Dan. 5:1-6,13-14,16-17,23-28; MT Dan. 3:62,63,64,65,66,67; Luk. 21:12-19

Dalam merenungkan Injil Lukas hari ini, kita tentu berpikir bahwa menjadi orang Kristiani dan pengikut Kristus, kita perlu siap mengalami segala hal yang buruk dianiaya, dipenjarakan, disiksa, diperkarakan bahkan sampai dibunuh.

Memang ada orang Kristiani yang mengalami dianiaya, diperkarakan, dibunuh, disingkirkan dalam kondisi budaya politik, agama, keyakinan tertentu, seperti yang terungkap pada Injil Lukas hari ini. Jika itu memang terjadi, bukan hal mustahil, para pengikut Yesus harus siap tetap setia dan berani memikul salib, itulah panggilan Yesus, meminta kita untuk bertahan. Kita juga tidak diminta untuk memikirkan kata-kata pembelaan untuk membuktikan bahwa kita tidak bersalah. Kita hanya diminta untuk bertahan.

Yesus tidak menjanjikan bahwa dengan mengikuti-Nya jalan kita akan mulus, bebas dari tantangan hidup. Mengikut Yesus, kita harus menyangkal diri dan memikul salib (Luk. 9:23), namun Dia menjanjikan penyertaan, di mana dalam kesulitan apapun, kita tak akan ditinggalkan. Yesus menjanjikan kelegaan atas segala beban yang menekan. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu (Mat. 11:28). Dalam kesulitan apapun, Dia tidak akan meninggalkan kita sendiri karena Dia menyertai kita. Itulah janji-Nya bagi kita. Salib yang kita pikul memang berat, namun dengan kasih, ditopang-Nya kita sehingga kita kuat memikul salib itu.

Demikian juga dengan perjalanan seorang misionaris, akan banyak tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas. Tetapi Tuhan akan mampukan untuk bisa bergulat, dan bertahan atas segala apa saja yang dialami, terlebih jika tidak nyaman dan terancam bahaya. Santo Yakobus dari Persia yang kita peringati hari ini patut jadi teladan. St. Yakobus yang bisa mengucap syukur kepada Allah karena boleh turut serta menanggung sengsara Kristus dan mati sebagai martir Kristus.

Kita boleh menjadi saksi Yesus dan mengalami belas kasih Allah melalui kehidupan sebagai misionaris. Memang untuk melakukannya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, namun sebagai pengikut-Nya, kita harus meyakini bahwa kita mampu untuk melampauinya. Dia sendiri bersabda: “Aku menyertaimu sampai akhir zaman”, itu berarti setiap saat Yesus siap untuk menolong kita, Ia akan bertindak tepat pada waktu-Nya, asal kita mau melibatkan-Nya dalam perjalanan kita. Dia akan mengaruniakan kepada kita mahkota kehidupan jika kita setia sampai mati (Why. 2:10C). (HGR)

(Helen Romli – Ketua Komisi Penyebaran & Pemasaran Yayasan Lembaga Alkitab Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Dialog dan Rekonsiliasi di Timur Tengah: Semoga semangat berdialog, bekerjasama dan rekonsiliasi tumbuh di wilayah Timur Tengah, di mana beragam komunitas agama dapat saling membagikan hidup dalam kebersamaan mereka. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Doa para lansia: Semoga para lansia tetap mampu memaknai hidupnya dan menjadi teladan karena mau berdoa dan terus belajar berdoa bagi kebutuhan Gereja dan Masyarakat. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Semoga umat di Keuskupan kami semakin menghayati Kristus sebagai Raja mereka serta mengikuti jejak-Nya bertindak bijaksana dalam mewartakan Kabar Gembira dan mewujudkan Kerajaan Allah. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s