Rayakan Kerendahan Hati Allah untuk Menjumpai Manusia

Paus Fransiskus memberkati bayi Yesus patung dalam Angelus
Pada hari Minggu ketiga Adven Paus Fransiskus memberkati “Bambinelli” atau patung bayi Yesus dan berkata, “Kisah Kelahiran itu seperti Injil yang hidup.”

Pada saat Angelus lima puluh tahun yang lalu Santo Paulus VI pertama kali memberkati patung-patung Kanak-Kanak Yesus yang dibawa oleh anak-anak ke Lapangan Santo Petrus. Tradisi pada hari Minggu Ketiga Adven itu terus berlanjut, dan dikenal sebagai “Bambinelli Sunday.”

Bambinelli Sunday
Tema yang dipilih oleh Pusat Pidato Roma untuk pertemuan dengan Paus Fransiskus pada hari Minggu ini adalah “Di Sini Juga Natal”, tema ini dipilih agar berkat ini dapat mengingatkan semua orang, tua dan muda, bahwa Yesus dilahirkan di setiap tempat.

Berbicara dari jendela studionya di Istana Apostolik, Paus menyapa anak-anak yang hadir di Lapangan Santo Petrus, mengatakan pada mereka bahwa dia memberkati patung-patung Anak Yesus untuk Kisah Natal mereka “dengan sepenuh hati.” Mengingat Surat Kerasulan terbarunya tentang makna dan pentingnya Nativity Scene, “buaian itu seperti Injil yang hidup. Merenungkan kisah Natal adalah seperti memulai perjalanan spiritual, ditarik oleh kerendahan hati Allah yang menjadi manusia untuk bertemu setiap laki-laki dan perempuan. Betapa besar kasih-Nya bagi kita, sehingga Dia menjadi salah satu dari kita, agar kita pada gilirannya pun dapat menjadi satu dengan diri-Nya.”

Kongres Ekaristi Internasional
Setelah pendarasan Doa Salam Maria, Paus mengingatkan mereka yang hadir bahwa dalam waktu kurang dari setahun, mulai dari tanggal 13 hingga 20 September 2020, Kongres Ekaristi Internasional ke-52 akan diadakan di Budapest. Selama lebih dari seabad, “Kongres Ekaristi telah mengingatkan kita bahwa Ekaristi adalah pusat kehidupan Gereja. Tema dari Kongres berikutnya adalah “Segala Sumberku ada di dalam Engkau”. Kita berdoa agar “Perayaan Ekaristi di Budapest dapat mendorong proses pembaruan dalam komunitas Kristiani, sehingga keselamatan yang mana menjadi sumber Ekaristi juga dapat diterjemahkan ke dalam budaya Ekaristi yang mampu menginspirasi laki-laki dan perempuan dengan niat baik di bidang amal, perdamaian, keluarga, perawatan pada ciptaan”.

15 Desember 2019
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s