Tips Mengikuti Tuhan di Tahun 2020

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 04 Januari 2020
P. B. Elisabeth Bayley Anna Seton
1Yoh. 3:7-10; Mzm. 98:1,7-8,9; Yoh. 1:35-42.

Sahabat-sahabat Tuhan Ytk!
Selamat Pesta Natal dan Bahagia Tahun Baru 2020 untuk kita semua. Semoga Tahun 2020 menjadi tahun berahmat juga bagi kita. Kita tentu punya impian, niat dan rencana-rencana yang hendak diupayakan konkretisasinya di Tahun 2020 ini. Sebagai misionaris-abdi Tuhan, kita juga terus diajak Gereja melibatkan diri dalam karya-karya misioner Gereja demi pertumbuhan dan perkembangan iman dari waktu ke waktu serta kesejahteraan hidup kita semua.

Untuk menggapai impian dan harapan serta rencana-rencana yang telah kita canangkan, kita butuh penuntun serta tips untuk bisa mewujudkan semuanya itu. Gereja melalui bacaan-bacaan suci di hari-hari di awal Tahun ini memberikan arahan dan tips yang bisa membantu kita dalam upaya mewujudkan impian kita serta menuntun kita dalam hidup dan pengabdian kita sebagai misionaris-abdi Tuhan. Tips yang diberikan kepada kita hari-hari ini dari tulisan-tulisan suci Santo Yohanes baik dari suratnya yang pertama maupun dari Injilnya.

Penginjil Yohanes menampilkan sosok Yohanes Pembaptis menjadi figur prototipe bagi kita bagaimana mengikuti Tuhan sebagai murid dan rasul-Nya. Ada dua hal yang bisa kita dalami dan upayakan penghayatannya dalam hidup kita sebagai pengikut Tuhan di tahun 2020 ini.

Pertama, Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus kepada para muridnya: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia”. Yang menarik di sini yakni Yohanes tidak saja memperkenalkan Yesus kepada murid-muridnya tetapi lebih dari itu dia memberikan kesaksian tentang siapa Yesus berdasarkan pengalaman imannya sendiri bersama Yesus.

…Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel.” …Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. (Yoh. 1:30-33).

Kesaksian berbasis pengalaman konkret yang sangat mengesankan dari Yohanes Pembaptis berhasil menumbuhkan keyakinan dalam diri para muridnya sehingga mereka spontan memutuskan untuk mengikuti Tuhan. Pesan bagi kita dari kisah ini adalah pentingnya bagi kita para misionaris dan pewarta cinta Allah agar mewartakan kebenaran-kebenaran yang kita sendiri yakni dengan budi dan hati. Maka sangat penting di sini pengalaman iman bersama Tuhan sebagai fondasi pertumbuhan iman dalam diri kita sehingga menjadi testimoni dalam kata dan tindakan kita akan kebenaran yang kita wartakan kepada orang lain. Tanpa hal ini, pewartaan kita bisa saja hanya suatu verbalisme dan formalisme karena hanya berdasar pada pengetahuan-pengetahuan teoritis tentang Tuhan tetapi tanpa disertai pengalaman konkret akan hal-hal yang kita wartakan.

Hal kedua yang perlu kita renungkan yakni sikap respons para murid Yohanes Pembaptis. Setelah mendengar testimoni Yohanes Pembaptis, Andreas dan Petrus memutuskan untuk mengikuti Tuhan. Terinspirasi oleh kebenaran-kebenaran dan hal luhur tanpa upaya mewujudkan adalah suatu impian tak terwujud. Aksi konkret adalah segalanya. Karena melalui aksi konkret kita mentransformasi visi-misi dan rencana yang masih pada level wacana di budi dan hati menjadi suatu realita nyata. Visi-misi mulia dan rencana yang baik tanpa upaya konkret mewujudkannya hanyalah suatu impian berbentuk ide dalam benak. Para murid Yohanes tergerak oleh testimoni Yohanes Pembaptis, lalu mereka memutuskan mengikuti Yesus, dan kemudian menjadi Rasul Tuhan yang mewartakan Kerajaan Allah dalam aksi-aksi nyata sehingga banyak orang menjadi percaya dan menjadi pengikut Tuhan.

Mari, kita pun mau membangun tekad untuk menjadi mewujudkan identitas diri kita sebagai para murid dan Rasul Tuhan dalam kata dan tindakan konkret kita sehingga sesama kita boleh mengalami kehadiran dan kasih Tuhan melalui karya-karya dedikasi kita. Kita pun bertekad membuka hati dan budi melihat karya-karya Tuhan sepanjang 2020 ini dan menjadikannya fondasi pertumbuhan iman kita kepada Tuhan sehingga hidup kita menjadi suatu testimoni dan peneguhan bagi sesama agar mereka pun semakin menjalani ziarah hidup mereka dengan penuh keyakinan pula akan penyelenggaraan Tuhan dalam hidup mereka.

Selamat memasuki dan menjalani ziarah hidup di 2020 ini, semoga menjadi Tahun penuh berkat bagi diri kita dan sesama karena semakin melihat karya-karya Tuhan dalam hidup kita dan karena kesediaan kita membagikan rahmat dan berkat Tuhan kepada sesama kita dengan ikhlas dan setia melalui hidup serta karya nyata kita.

Tuhan yang telah memberkati kita di tahun-tahun sebelumnya pasti menjaga dan memberkati kita juga di tahun 2020 ini karena masih Tuhan yang satu dan sama yang kita Imani. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Mempromosikan perdamaian dunia: Semoga umat Kristiani, para penganut agama-agama lain, dan semua orang yang berkehendak baik mau mempromosikan perdamaian dan keadilan di dunia ini. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membangun solidaritas: Semoga demi solidaritas nyata terhadap mereka yang miskin dan berkekurangan, keluarga-keluarga Katolik mau menentukan porsi makan secukupnya supaya tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan seluruh umat di Keuskupan kami kepada Roh Kasih-Mu, agar semakin mengimani Allah Bapa, yang Maha Adil dengan mewujudkan keadilan sosial. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s