Siapapun yang Memberi Akan Menerima

Pesan Bapa Paus kepada Delegasi Ekumenis Finlandia: berdiri bersama sebagai orang Kristiani yang telah dibaptis
Paus Fransiskus menerima delegasi ekumenis dari Finlandia, dan mengingat pentingnya keramahan sebagai bagian dari kesaksian iman kita bersama dalam kehidupan sehari-hari.

Bertemu dengan delegasi ekumenis dari Finlandia pada hari Jumat di Vatikan, Paus Fransiskus berbicara mengenai pentingnya perjalanan dalam persekutuan iman “untuk saling memberikan semangat dan memperkuat satu sama lain dalam pemuridan Kristiani”.

Pesta Santo Henrik
Kelompok itu berada di Roma sebagai bagian dari ziarah ekumenis tradisional merayakan pesta Santo Henrik, seorang Uskup Uppsala kelahiran Inggris yang diyakini mati syahid pada pertengahan abad ke-12. Dia dihormati oleh umat Katolik dan Lutheran, serta beberapa Gereja Protestan dan Komunitas Anglikan.

Baptisan dan menanggung beban bersama
Mengingatkan mereka yang hadir bahwa hari Minggu terakhir ini kita merayakan Pembaptisan Yesus, Paus Fransiskus mengenang pembaptisan kita sendiri. “Seorang Kristiani adalah seseorang yang dapat mengucap syukur atas baptisannya, dan rasa terima kasih ini menyatukan kita dalam komunitas semua orang yang dibaptis.”

Paus juga merujuk pada Laporan kelompok dialog Katolik-Lutheran untuk Swedia dan Finlandia, yang berjudul Pembenaran dalam Kehidupan Gereja, yang mengamati bahwa “sebagai anggota dari tubuh mistik Kristus yang satu dan sama, umat Kristiani terikat satu sama lain dan harus menanggung beban satu sama lain”.

Keramahtamahan dan Persatuan Kristiani
Paus Fransiskus kemudian melihat pada Pekan Doa untuk Persatuan Kristiani yang dimulai pada hari Sabtu, dengan tema “Mereka menunjukkan kepada kita kebaikan hati yang tidak biasa”. Kata-kata itu berasal dari Rasul Paulus, dan merujuk “kepada penduduk pulau Malta, yang menerimanya, bersama dengan ratusan orang dari kapal yang karam, dengan keramahtamahan”.

“Sebagai orang Kristiani yang telah dibaptis, kita percaya bahwa Kristus ingin bertemu dengan kita secara tepat dalam diri mereka yang – baik secara harfiah atau kiasan – hancur dalam kehidupan. Mereka yang menunjukkan keramahtamahan tumbuh lebih kaya, bukan menjadi lebih miskin. Siapa pun yang memberi, akan menerima. Untuk kemanusiaan kita memperlihatkan kepada orang lain, membuat kita secara misterius ikut mengambil bagian dalam kebaikan Tuhan yang menjadi manusia”.

Berdiri bersama-sama dan melakukan perjalanan bersama
Paus Fransiskus menegaskan bagaimana “kita melakukan perjalanan bersama dalam komunitas semua orang yang telah dibaptis”. Rasa syukur orang Kristiani atas pembaptisan mereka “menghubungkan dan memperluas hati kita, membuka hati kita bagi sesama kita, yang tidak menjadi seorang musuh sebaliknya merupakan saudara dan saudari kita yang terkasih”.

“Komunitas dari semua orang yang telah dibaptis bukan hanya berarti ‘berdiri bersama-sama’, dan tentu saja tidak berarti ‘berdiri melawan satu sama lain’, sebaliknya ingin dapat menjadi ‘berdiri berdampingan secara penuh’”.

17 Jan 2020
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s