Siapakah Yesus Bagiku?

Renungan Harian Misioner
Minggu Biasa II, 19 Januari 2020
Hari ke-2 Pekan Doa Sedunia
Yes. 49:3,5-6; Mzm. 40:2,4ab,7-8a,8b-9,10; 1Kor. 1:1-3; Yoh. 1:29-34

Dalam Injil minggu lalu, kita diajak untuk merenungkan kisah pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan. Hari ini kita mendengarkan bagaimana Yohanes kembali memberikan kesaksian tentang Yesus. Pengenalan akan Yesus bukanlah semata-mata mengandalkan pengetahuan akan siapa Yesus, tetapi lebih dari itu diperlukan refleksi iman atas tanda-tanda yang muncul dari pribadi Yesus sendiri.

Yohanes sendiri pada mulanya tidak mengenal Yesus (Yoh. 1: 31). Ini bukan berarti ia tidak tahu sama sekali mengenai Yesus. Yohanes tentu sudah mendengar dan merenungkan mengenai pribadi Yesus, namun secara manusiawi Yohanes juga mengalami keraguan ketika ia dipenjara, apakah Yesus ini benar-benar Mesias yang dikisahkan dalam Kitab Suci? Dan untuk itu kita ingat bagaimana ia menyuruh muridnya untuk bertanya tentang Yesus (Mat. 11: 2-6). Tetapi sekali lagi pengetahuan manusia tidaklah cukup. Kesaksian Yohanes bukanlah soal pengetahuan manusiawi tetapi melebihi itu – merupakan pengalaman iman. Yohanes melihat Roh Allah seperti burung merpati turun atas Yesus (Yoh. 1 : 32), dan ini merupakan pengalaman iman – buah dari permenungan dan refleksinya. Hingga ia pun sampai pada pernyataan, “Ia inilah Anak Allah” (Yoh.1:34). Kesaksian Yohanes inilah yang menyatakan Yesus sebagai Mesias yang diutus untuk keselamatan dunia sebagaimana telah dinubuatkan para Nabi (Yes. 49:3).

Sebagai orang Kristiani tentu pribadi Yesus dan kisah hidup-Nya telah berkali-kali kita baca dan dengar. Namun siapakah Yesus sebenarnya bagi kita? Sebab seringkali konsep dan pemahaman kita akan Yesus tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Sehingga tidak jarang kita bertanya, mengapa Tuhan membiarkan kesulitan ini menimpa kita? Mengapa doa dan permohonan kita seolah-olah tidak didengarkan? Pengenalan Yesus dalam iman membantu kita untuk bertahan dalam situasi-situasi sulit dalam hidup ini. Dan rahmat pengenalan akan Yesus merupakan anugerah Roh Kudus yang perlu kita mohon dengan penuh kerendahan hati. Marilah untuk itu kita mohon bimbingan Roh Kudus, agar dengan iman kita mengenal pribadi Yesus Kristus dan dengan demikian menuntun kita menjadi anak-anak Allah yang sejati. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Mempromosikan perdamaian dunia: Semoga umat Kristiani, para penganut agama-agama lain, dan semua orang yang berkehendak baik mau mempromosikan perdamaian dan keadilan di dunia ini. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membangun solidaritas: Semoga demi solidaritas nyata terhadap mereka yang miskin dan berkekurangan, keluarga-keluarga Katolik mau menentukan porsi makan secukupnya supaya tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan seluruh umat di Keuskupan kami kepada Roh Kasih-Mu, agar semakin mengimani Allah Bapa, yang Maha Adil dengan mewujudkan keadilan sosial. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s