Kembalilah kepada Bapamu

Homili Paus Fransiskus – 20 Maret 2020

Dalam Misa harian Jumat pagi, 20 Maret 2020 di Casa Santa Marta, Vatikan, Paus Fransiskus kembali mendoakan para penyedia layanan kesehatan di wilayah Bergamo (Italia) yang sangat terpukul. “Kemarin, saya menerima sebuah pesan dari seorang imam wilayah Bergamo yang meminta doa untuk para dokter yang sedang bekerja di sana… Mereka pada akhirnya merupakan kekuatan… dan benar-benar memberikan hidup mereka untuk membantu orang-orang yang sakit, menyelamatkan hidup orang lain”. Beliau juga mendoakan para pemimpin sipil yang sedang mengelola krisis dan sering “mengalami kesalahpahaman”. “Mereka adalah pilar yang membantu kita keluar dari situasi tersebut dan melindungi kita dari krisis ini”, tambah Paus Fransiskus. “Maka, marilah kita mendoakan mereka”.

Paus Fransiskus mengawali homilinya dengan mengucapkan kata-kata dari Bacaan Pertama liturgi hari itu (Hos. 14:2-10) yaitu, “Kembalilah kepada Tuhan, Allahmu” (ayat 2). Kata-kata tersebut senantiasa mengingatkan Paus Fransiskus pada “Torna Piccina Mia”, sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Carlo Buti 75 tahun yang lalu. “Keluarga-keluarga Italia di Buenos Aires biasa mendengarkannya. Mereka sangat menyukainya. ‘Kembalilah kepada ayahmu, ia masih akan menyanyikan lagu pengantar tidur untukmu’. Kembalilah. Tetapi Bapamulah yang menyuruhmu untuk kembali. Allah adalah Bapamu. “Ia bukan seorang hakim. Ia adalah Bapamu. Pulanglah ke rumah”.

Ingatan tersebut kemudian membawa Paus Fransiskus ke Injil Lukas bab 15. Di sana, seorang Bapa lainnya menantikan putranya yang meninggalkan rumah dengan “membawa seluruh uang dan memboroskannya”. “Jika ia melihatnya dari kejauhan, itu karena ia menantikannya. Berkali-kali ia naik ke teras hari demi hari, bulan demi bulan, bahkan bertahun-tahun. Ia menantikan putranya”.

Beginilah cara Allah menunjukkan kelembutan-Nya. “Kelembutan Allah berbicara kepada kita terutama selama Masa Prapaskah”, kata Paus Fransiskus.” Masa Prapaskah adalah masa untuk masuk ke dalam diri kita serta mengingat Bapa dan kembali kepada Bapa kita. ‘Tetapi, Bapa, aku malu untuk kembali karena, Engkau tahu, Bapa, aku telah… melakukan banyak hal yang salah’ Apa yang akan dikatakan Tuhan? ‘Kembalilah. Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka’ (Hos. 14:5). Kembalilah kepada Bapamu. Allah yang lembut akan memulihkan kita”.

Bapa ini akan memulihkan kita dari “begitu banyak luka kehidupan”, Paus Fransiskus menjelaskan. “Kembali kepada Allah adalah kembali kepada sebuah pelukan, pelukan Bapa, Kembali kepada Allah bukanlah pergi kepada Allah. Tidak, kembali kepada Allah adalah berjalan pulang ke rumah”.

Kebiasaan pulang ke rumah ini “mengambil rupa daging dalam Sakramen Tobat”, Paus Fransiskus menjelaskan. “Saya tahu kebanyakan kalian mengaku dosa sebelum Paskah… Banyak yang akan mengatakan kepada saya: ‘Tetapi Bapa… aku tidak bisa meninggalkan rumah dan aku ingin berdamai dengan Tuhan. Aku ingin Ia memelukku… Bagaimana aku tidak bisa melakukan hal itu kecuali aku menemukan seorang imam?’. Lakukanlah apa yang dikatakan katekismus. Katekismus sangat jelas. Jika kamu tidak menemukan seorang imam untuk mengaku dosa, berbicaralah kepada Allah. Ia adalah Bapamu. Katakanlah yang sebenarnya: ‘Tuhan. Aku melakukan ini dan ini dan ini. Maafkan aku. ’Mintalah pengampunan kepada-Nya dengan segenap hati melalui tindakan penyesalan, dan berjanjilah kepada-Nya, ‘sesudah itu aku akan mengaku dosa’. Kalian akan segera kembali kepada rahmat Allah. Kalian sendiri dapat mendekati, seperti yang diajarkan katekismus kepada kita, pengampunan Allah, tanpa adanya seorang imam”.

Di akhir homilinya, Paus Fransiskus mengharapkan agar kata “kembali” dapat “bergema di telinga kita hari ini”. “Kembalilah kepada Bapamu. Kembalilah kepada Bapamu. Ia sedang menantikan kamu, dan Ia akan mengadakan sebuah pesta untukmu”.

 

Casa Santa Marta – 20 Maret 2020

 

Bacaan Ekaristi:

Hos. 14:2-10; Mzm. 81:6c-8a,8bc-9,10-11ab,14,17; Mrk. 12:28b-34.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s