Apakah Iman pada Tuhan Turut Membantu Kita Menghadapi Covid-19?

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 21 Maret 2020
Hari Biasa Pekan IV Prapaskah
P. S. Noel Pinot, S. Serapion
Hos. 6:1-6; Mzm. 51:3-4,18-19,20-21ab; Luk. 18:9-14

Sahabat-sahabat Tuhan ytk! Salam jumpa lagi di akhir pekan Minggu ketiga Prapaskah ini. Kita diajak merenungkan satu hal hakiki yakni peran doa dalam hidup kita sebagai orang-orang yang percaya dan mengandalkan Tuhan. Ajaran Yesus di Injil hari ini tentang sikap hati batin dalam doa mengajak kita merenungkan sikap batin dalam doa kepada Allah.

Dari pengalaman kita masing-masing akan makna dan peran doa yang telah kita temukan dalam kehidupan pribadi kita tentunya menghantar kita memahami maksud perumpamaan Yesus bahwa doa bukan momen ‘show off’ di hadapan Tuhan dan sesama. Doa berarti memasrahkan diri kita dalam keyakinan yang kokoh pada Tuhan, sebagai Penuntun dan andalan hidup kita. Maka Hosea di bacaan pertama hari ini mengajak untuk mengenal siapa Tuhan dan cara kerja-Nya.

Mother Teresa, yang diakui banyak orang sebagai seorang pengiman Allah, mengungkapkan pemahamannya tentang doa sbb: prayer is not asking. Prayer is putting oneself in the hands of God, at His disposition, and listening to His voice in the depth of our hearts (doa bukan suatu tindakan meminta-minta. Doa berarti menempatkan diri kita di tangan penyelenggaraan Tuhan, seturut kehendak-Nya, dan mendengarkan suara-Nya dalam lubuk hati kita yang terdalam). Tentu ‘prayer-doa’ yang dimaksud Mother Teresa di sini bukannya banyak kata dalam doa, tetapi sikap batin yang senantiasa mengandalkan Tuhan. Tak heran dia juga sering berujar: much prayer, much power; little prayer, little power, no prayer, no power. Dari pengalaman-pengalaman imannya mendidik dan meneguhkan bahwa doa merupakan suatu jalan berpasrah diri pada Tuhan yang mengetahui siapa diriku dan tahu apa yang kuperlukan untuk hidupku. Dan semakin mengalami peran dan karya Tuhan dalam hidup kita, semakin kita berpasrah dalam iman akan pertolongan Tuhan.

Sahabat-sahabat Tuhan ytk! Ajakan Hosea dan Yesus tentang pengenalan akan siapa Allah dan sikap batin yang benar dalam berdoa menjadi salah satu teks yang direnungkan pada setiap masa prapaskah. Namun teks ini menghadirkan pesan tersendiri bagi kita saat ini yang sedang menghadapi virus corona sehingga membuat kita takut dan cemas. Dan urusan takut dan cemas bukan hanya urusan perasaan psikologis saja tetapi berkaitan juga dengan iman kita apalagi hal ini berkaitan juga dengan sehat atau sakit, mati atau hidup. Maka kita ditantang untuk menghadapi corona dengan sikap iman juga.

Pertanyaannya: Apakah DAYA IMAN kita pada Tuhan yang kita kenal dan andalkan sebagai Allah yang mahakuasa bisa membantu kita menghadapi covid 19 ini? Ataukah daya iman kita tidak mempan karena daya kekuatan virus ini jauh lebih dasyat dari Allah kita yang Mahakuasa? Apakah saudara-saudara kita yang dinyatakan sembuh itu karena treatment medis semata atau mereka juga melibatkan Tuhan yang Mahakuasa?

Kita jangan berdiskusi apalagi berdebat tentang hal ini, tetapi mari kita renungkan kebenarannya dan perannya karena permenungan akan hal ini akan turut membantu kita menghadapi situasi kelam ini. Saya yakin selain treatment dari luar termasuk menerapkan segala pengobatan medis, masing-masing kita punya cara tersendiri dalam menghadapi virus mematikan ini. Dan sebagai pengiman Tuhan, saya yakin juga setiap kita tentu punya cara tersendiri melibatkan Allah Mahakuasa yang kita imani dan andalkan dalam menghadapi covid 19. Yakinlah selalu Tuhan yang menjaga kita selama ini tidak mungkin menutup mata di tengah situasi yang sedang kita semua alami ini. Dia pasti terlibat, yang penting kita pun mau membuka hati melibatkan Dia. Keyakinan demikian akan turut menciptakan damai dan ketenangan dalam budi dan hati serta jiwa sehingga kita menghadapi situasi ini dengan bijak. Tuhan melindungi dan memberkati kita selalu.

Doa:
Bapa di Surga, terima kasih untuk nasihat bijak melalui Sabda-Mu hari ini sehingga kami semakin mengenal Dikau dan memahami karya penyelenggaraan serta bantuan-Mu. Tuhan tahu situasi hati batin kami semua saat ini berkenaan dengan virus corona yang sedang melanda dunia. Tuhan tahu kemampuan kami menghadapi dan mengatasinya. Kami pasrahkan diri dan hidup kami ke dalam tangan-Mu yang Mahakuasa karena kami yakin dan percaya Tuhan lebih berkuasa dari kekuatan virus ini dan mampu menolong kami. Berkati dan teguhkan kami selalu dengan Kuasa-Mu sehingga nama-Mu dimuliakan kini dan sepanjang segala masa. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub Indo – Leste)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Umat Katolik di Cina: Semoga umat Katolik di Cina bertahan dalam keteguhan iman pada Injil dan bertumbuh dalam persatuan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pasar tradisional: Semoga di tengah merebaknya mal-mal modern, pasar-pasar tradisional tetap bisa berfungsi dan memperoleh hak hidupnya sehingga pedagang-pedagang kecil tetap bisa menjalankan aktivitas ekonominya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami menghunjukkan Masa Prapaskah: untuk menjadi masa Penyelenggaraan Latihan Keadilan bagi seluruh umat Keuskupan kami. Kami mohon…

Amin

3 thoughts on “Apakah Iman pada Tuhan Turut Membantu Kita Menghadapi Covid-19?

  1. Pagi pater luar biasa renungan pagi ini terimakasih untuk peneguhan yang sungguh menguatkan imanku pada Yesus sebagai jalan,kebenaran dan hidup bagi ku.Khusus pada saat sekarang dunia sedang dilanda covid 19.Dengan permenungan ini mengajak saya utk selalu dekat pada Tuhan dlm doa.tq Tuhan Yesus memberkati Pater dalam karya misioner utk gereja dan bangsa Indonesia.salam

    Like

  2. Terima kasih Pater atas renungan yang begitu inspiratif. Iman kepada TUHAN Yesus Kristus sungguh dibutuhkan saat ini. Beberapa hari lalu saya mendapat selebaran doa yang sangat bagus untuk didoakan dengan penuh iman : *Saya divaksinasi oleh Darah Yesus Kristus yang berharga. Tidak ada virus yang dapat menyentuh saya* Bagi sebagian Orang doa ini hoax bisa menghindarkan kita dari virus covid 19. Tapi bagi saya yang mendoakan dengan iman walaupun dalam hati, ini adalah doa yang memberi kekuatan Dan menghalau ketakutan dalam diri saya. Semoga kita semua selalu diberi perlindungan Dan kesehatan oleh TUHAN Yesus Kristus. Amin

    Like

  3. Covid 19 tentu merupakan kehendak Allah yang merupakan bagian dari misteri karyaNya. Kita sering tidak memahaminya karena kehendak Allah bukan merupakan kehendak manusia. Iman pada Tuhan diaktualisasikan pada tindakan nyata untuk mengurangi penyebaran Covid 19. Iman pada Tuhan bukan untuk tujuan manusia menjadi Sakti/ Kebal terhadap Virus Covid 19, tetapi bentuk penyerahan diri manusia pada Sang Pencipta agar mampu berbuah pada segala situasi yang buruk sekalipun. Semoga !!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s