Sudahkah Kita Percaya kepada Yesus?

Renungan Harian Misioner
Hari Selasa, 31 Maret 2020
P. S. Benyamin
Bil. 21:4-9; Mzm. 102:2-3,16-18,19-21; Yoh. 8:21-30

Perkataan Yesus, “Kamu akan mati dalam dosamu,” (Yoh. 8:24) terasa amat keras terdengar di telinga kita. Perasaan dan pikiran kita tentu akan tergganggu apabila perkataan seperti itu ditujukan kepada kita. Dituduh berdosa saja kita akan merasa tergganggu, apalagi kita divonis akan mati dalam dosa. Perkataan Yesus tersebut memang ditujukan kepada para lawan-Nya, yakni orang-orang Yahudi. Alasan utamanya adalah bahwa orang-orang Yahudi tidak percaya akan kesaksian Yesus mengenai diri-Nya dan Bapa-Nya. Meskipun hidup dan karya Yesus telah dengan jelas menunjukkan tanda-tanda dan bukti bahwa diri-Nya adalah Sang Mesias.

Orang Yahudi gagal melihat dan memahami cara hidup, ajaran dan karya Yesus yang dengan amat jelas memperlihatkan siapa Yesus sesungguhnya. Hal itu terjadi karena kedegilan hati mereka yang tidak mau merendahkan diri untuk percaya kepada Yesus. Ungkapan Yesus “Akulah Dia,” (Yoh. 8:24) adalah bentuk pernyataan yang biasa dipakai Allah dalam menyatakan diri-Nya di zaman Perjanjian Lama: “Firman Tuhan kepada Musa: ‘Aku adalah Aku’, (Kel. 3:13-14). Ungkapan itu seharusnya mudah ditangkap dan dipahami oleh orang Yahudi dalam mengenali identitas Yesus. Namun, mereka tetap tidak percaya kepada Yesus. Berhadapan dengan orang-orang yang tidak percaya seperti itu, Yesus dengan tegas memberi peringatan: “Jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu,” (Yoh. 8:24). Yesus hendak mengingatkan para lawan-Nya bahwa jika mereka terus-menerus tidak menaati sabda Allah dan menolak-Nya sebagai Tuhan dan Penyelamat, mereka menutup dirinya sendiri dari Allah dan mati dalam dosa mereka

Apa yang ditegaskan oleh Yesus sesungguhnya telah terjadi pada umat Israel sebagaimana dikisahkan dalam bacaan pertama hari ini (Bil. 21:4-9). Umat Israel tidak percaya kepada Allah, mereka melawan Allah dan Musa, mereka tidak puas dengan makanan (rezeki) yang Tuhan berikan kepada mereka (Bil. 21:4-9). Berhadapan dengan sikap tidak percaya umat Israel, “Tuhan menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati” (Bil. 21:6). Kematian banyak orang Israel akhirnya menyadarkan umat Israel bahwa sesungguhnya mereka telah berdosa terhadap Allah dan Musa: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan Tuhan dan engkau, berdoalah kepada Tuhan, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami” (Bil. 21:7). Musa berdoa mohon belas kasih dan pengampunan dari Tuhan. Allah memerintahkan Musa membuat ular tedung dari tembaga. Jika seseorang dipagut ular tedung, dan ia memandang kepada ular tembaga itu, tetaplah ia hidup (Bil. 21:9).

Makna apa yang dapat kita petik dari kedua bacaan hari ini? Pertama, Yesus mengingatkan kita pula bahwa jika kita terus-menerus tidak menaati sabda Allah dan menolak-Nya sebagai Tuhan dan Penyelamat, kita menutup diri kita sendiri dari Allah dan akan mati dalam dosa. Perkataan Yesus ini menggemakan kembali peringatan kenabian yang diberikan kepada Yehezkiel bahwa orang akan mati dalam dosa (kesalahan) mereka jika mereka tidak berbalik kepada Allah dan mohon belas kasihan dan pengampunan dari Allah (Yeh. 3:18).

Kita memang sudah dibaptis menjadi murid-murid Yesus, tetapi mungkin saja kita kurang mengenali siapa Yesus sesungguhnya bagi kita. Kegagalan memahami siapa Yesus dan dari mana Ia datang berarti kita tinggal dalam kegelapan dosa, ketidaktahuan dan ketidakpercayaan. Ketidakpercayaan itu menjadikan kita “mati” karena kita tidak terhubung dengan Allah, Sang Sumber Hidup. Sebaliknya, jika kita senantiasa memandang Yesus dan mendengarkan sabda kehidupan dan kebenaran-Nya, kita lalu menemukan jalan menuju damai dan sukacita abadi bersama Allah. Tuhan Yesus mengundang setiap kita untuk menerima-Nya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup.

Kedua, terutama di dalam situasi gelap dan sulit karena pandemi ini, kita perlu memeriksa diri dan mengakui bahwa kita adalah manusia-manusia yang berdosa. Marilah kita bersama-sama mohon belaskasih dan pengampunan dari Tuhan, serta terus berdoa agar Tuhan melenyapkan virus Corona dari muka bumi ini dan menyembuhkan saudara-saudari kita yang saat ini sedang terinfeksi. Semoga oleh iman kepercayaan kita, setiap dari kita mendapatkan keselamatan yang dijanjikan Tuhan, dan tidak mati dalam dosa-dosa kita. Tuhan Yesus berkata: “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” (Luk. 9:23).

Sudahkah kita percaya kepada Yesus?

(RP. Silvester Nusa, CSsR – Dosen STKIP Weetebula, NTT)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Umat Katolik di Cina: Semoga umat Katolik di Cina bertahan dalam keteguhan iman pada Injil dan bertumbuh dalam persatuan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pasar tradisional: Semoga di tengah merebaknya mal-mal modern, pasar-pasar tradisional tetap bisa berfungsi dan memperoleh hak hidupnya sehingga pedagang-pedagang kecil tetap bisa menjalankan aktivitas ekonominya. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami menghunjukkan Masa Prapaskah: untuk menjadi masa Penyelenggaraan Latihan Keadilan bagi seluruh umat Keuskupan kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s