Kesetiaan vs Pengkhianatan di Pusaran Covid-19

Renungan Harian Misioner
Rabu, 08 April 2020
P. S. Redemptus de Ferento, S. Edesius
Yes. 50:4-9a; Mzm. 69:8-10,21bcd-22,31,33-34; Mat. 26:14-25

Misi: Mengembangkan semangat kemuridan yang teruji dalam kesetiaan untuk mendengarkan kata-kata Sang Guru, di tengah ancaman yang menakutkan.

Kita sedang masuk dalam permenungan iman tentang Sengsara KRISTUS. Permenungan ini, menyatu dengan kenyataan dunia yang sedang menderita, berduka juga diterpa badai kepanikan global, akibat penyebaran Covid-19. Situasi ini di luar kendali perasaan dan emosional kita tanpa kecuali, serta dapat menggiring kita masuk ke dalam pusarannya.

Di tengah situasi ini, kita diberi tawaran dua sikap kemuridan yang bisa saling meniadakan yakni kesetiaan vs pengkhianatan. Yesaya hari ini, mengajak kita untuk mempertajam karakter kemuridan kita melalui kesetiaan mendengarkan perkataan Tuhan, sekaligus berani menghadapi tantangan dan kesulitan yang ada. Kita diajak untuk tidak terjebak dalam kepanikan dan keputusasaan, sebaliknya memberi optimisme dan peneguhan kepada sesama kita yang letih-lesu sehingga tak seorang pun tergiring ke dalam pengkhianatan akibat berbagai persoalan yang timbul dari pandemi ini.

Injil Matius hari ini menampilkan karakter munafik seorang murid dalam diri Yudas Iskariot. Ketidakpedulian pada ajaran Sang Guru berujung pada pengkhianatannya. Yudas Iskariot secara licik memintal tali persekongkolan dengan para pemuka Yahudi untuk membunuh YESUS. Yudas menanggalkan kesetiaan, lebih mengutamakan kalkulasi untung-rugi demi kepentingan pribadi. Ia terlibat dalam perjamuan kasih dan pengorbanan, namun nalar dan nuraninya dimabukkan dan diracuni oleh kemunafikan, kejahatan dan pengkhianatan.

Isi perjamuan kasih dan pengorbanan KRISTUS adalah kesetiaan tanpa syarat untuk senantiasa mendengarkan perkataan TUHAN, serta keberanian tanpa ragu untuk bertindak kasih di tengah ancaman, tantangan bahkan penderitaan yang dapat merampas nyawa kita.

Semangat kesetiaan kita sebagai murid KRISTUS kini diuji melalui kemampuan kita untuk merawat akal sehat dan kejernian nurani demi memberi peneguhan kepada sesama kita. Saat ini kita terpaksa tidak dapat merayakan ekaristi maupun ibadah bersama di dalam Gereja. Hendaknya situasi ini membuat kita semakin memperkuat kesetiaan kita untuk menghadirkan gerakan dan dinamika baru dalam iman, pengharapan dan kasih.

Kualitas dari gerakan diuji dan ditatang mulai dari setiap pribadi, keluarga serta komunitas kita. Sujud-sembah, syukur-pujian kita kepada TUHAN bukan lagi di gedung Gereja, melainkan di mana pun kita berada. Gedung Gereja menjadi semakin luas, seluas jumlah tempat tinggal kita masing-masing. Kita mulai mengundang Tuhan mengunjungi diri kita, keluarga kita, dan komunitas kita masing-masing. Kita sedang diajak untuk kembali menyadari bahwa Gereja adalah kita, dan di dalam diri kita terjadi persekutuan umat ALLAH yang kuat. Di dalam hati kita hendaknya dibangun persekutuan iman, harapan dan kasih sebagai tiga kekuatan dasar untuk mematahkan pengkhianatan di tengah tantangan.

Dinamika iman yang baru ini, telah mengubah karakter dan ulah iman kita. Medsos dan teknologi yang sebelumnya sering memisahkan kita, memaksa kita untuk sibuk sendiri-sendiri, justru sekarang menjadi sarana pemersatu bagi kita untuk beribadah dan menghadiri misa online. Di sinilah letak kualitas iman kita teruji. Kesetiaan pada Kristus sanggup menerobos tantangan yang mengancam.

Sabda ALLAH hari ini mengingatkan kita agar meningkatkan kerinduan akan kehadiran Kristus serta kewaspadaan iman, sehingga kita tidak keluar dari persekutuan umat beriman lalu mengkhianati Yesus seperti Yudas Iskariot yang meninggalkan rekan-rekannya, karena hilangnya kerinduan pada Sang Guru serta sirnanya kewaspadaan imannya.

Saudara-saudariku sekalian, sekarang terbentang kesempatan berlimpah anugerah bagi kita untuk:

  • Tetap setia pada Kristus, sekali pun kita tidak berkumpul bersama di dalam ekaristi. Semangat doa dan kerinduan kita akan kehadiran KRISTUS tidak boleh susut apalagi dilumpuhkan oleh pandemi.
  • Terus memberi semangat, peneguhan, dan harapan sambil berbuat kasih bagi mereka yang berteriak minta tolong karena diterpa masalah.
  • Bersandar pada iman untuk mengubah kepanikan dan ketakutan yang melampaui batas wajar menjadi kewaspadaan yang cerdas dan bijaksana, serta optimisme yang kokoh untuk menghadirkan semangat dan kekuatan bagi diri sendiri dan sesama.

Mari kita bersama Kristus dalam derita-NYA, Setia mendengarkan sapaan TUHAN, karena sengsara Kristus berujung pada kepastian harapan dan kemuliaan. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s