YESUS Mau Menjadi Pelayan Bagi Semua

Renungan Harian Misioner
Kamis, 09 April 2020
KAMIS PUTIH
Kel. 12:1-8,11-14; Mzm. 116:12-13,15-16bc,17-18; 1Kor. 11:23-26; Yoh. 13:1-15

Antifon pembuka: Gal. 6:14 mengajak kita bangga akan Salib Tuhan Yesus Kristus. Sebab pada salib itu kita dianugerahi keselamatan, kehidupan dan kebangkitan: itulah sumber penebusan dan pembebasan kita. Dalam ayat ini Rasul bangsa-bangsa, yakni Paulus mewartakan Kabar yang menggembirakan semua orang, yakni penebusan dan pembebasan.

Di bacaan pertama: Kel. 12:1-8.11-14, lukisan indah mengenai Perayaan Utama Umat Perjanjian Lama, ketika “Tuhan Lewat” (“Paskah”) dan pembebasan anak cucu Abraham terwujud. Cara mereka merayakan menggunakan hal-hal yang paling dekat dengan hidup mereka, yaitu: mempersembahkan anak domba jantan tak bercela, dicintai (maka 14 belas hari dikurung dekat mereka); domba kecil itu amat dekat di hati seluruh keluarga anak cucu Abraham. Kalau mereka ‘mengoleskan darah anak domba itu di kedua tiang pintu dan ambang atas rumah tempat mereka menyantap dagingnya’, adalah tanda keakraban dengan seluruh simbol. Tindakan ‘memanggang daging anak domba dan makan sayur pahit dan roti tak beragi’ menunjukkan keaslian cara makan mereka. Cara mereka menyantap ‘dengan pinggang berikat, kaki berkasut, tongkat di tangan, secara cepat-cepat’ diharapkan dapat mengajak umat menghayati ‘suasana segera, yang harus mereka hayati untuk meninggalkan Mesir menuju ke Tanah Terjanji’ secara sederhana, tanpa banyak kemewahan. Fokusnya pada “Paskah = Tuhan melawati mereka”. Harapannya adalah “menjadi peristiwa penuh kenangan, yang membekas secara turun temurun sehingga juga dirayakan dengan hati, budi dan tindakan yang penuh iman, kepada Allah, Penyelamat mereka.

Pada bacaan kedua: 1 Kor. 11: 23-26, lukisan akrab dengan penuh kerendahan hati dari Paulus, yang mengenangkan kisah Persahabatan dalam Tuhan: suatu persahabatan, yang amat mendalam, karena lambangnya adalah “penyerahan Tubuh dan Darah Tuhan, bagi semua sahabat-sahabatNya”. Sementara itu, Paulus mengingatkan, bahwa langkah penting Kristus itu menegaskan Perjanjian Baru, bahwa Allah menyelamatkan manusia, melalui peristiwa, yang penuh kenangan ini: “pewartaan Wafat Tuhan”, Sang Putera, yang habis-habisan mencintai manusia. Marilah kita mohon Roh Cintakasih, untuk menyambut cintakasih Sang Putera.

Sementara bait pengantar Injil mengajak kita semua, untuk saling mengasihi, sama seperti Tuhan mengasihi umat habis-habisan. Kalimat ini penting, karena semua murid sadar, betapa seringkali tidak mudah saling mencintai: ada saja alasan yang dikemukakan murid Yesus, untuk iri, dendam, membenci dan balas membalas saling menjahati. Tetapi arah persahabatan murid-murid Yesus adalah kepada “Yesus yang telah mengasihi kamu”. Marilah kita mohon agar dapat saling mencintai karena Tuhan Yesus sudah melakukannya kepada kita.

Pada bacaan Injil: Yoh. 13:1-15, menjadi perikop yang mau menjelaskan “Upacara Membasuh Kaki”, yang biasanya dirayakan sesudah Injil. Yang menarik adalah bahwa semuanya dimulai Yohanes dengan merujuk pada “Paskah”, yang diperingati dalam Bacaan Pertama. Bersamaan itu, ditampilkan juga, bahwa Yesus amat mencintai para sahabat-Nya, dengan menyadari, bahwa murid-murid-Nya tidak sempurna, dan ‘berkotoran’, sehingga harus ‘dicuci’, dengan menampakkan sifatNya “mau menjadi pelayan bagi semua”. Sumber sikap itu adalah bahwa Bapa menyerahkan segala serta memanggil kembali kepada-Nya. Dalam ‘spirit’ itulah diberikan pesan kepada para murid supaya “dengan penuh kasih saling melayani, sebagaimana Ia juga seutuh-utuhnya melayani semua saja, sampai detik terakhir”.

Sementara itu perlulah diingat bahwa di banyak Keuskupan Kamis Putih pagi dirayakan Ekaristi Krisma: untuk secara khusus memperingati “Pemberian Diri Tuhan Yesus kepada Paguyuban Umat Beriman” dan Kehendak-Nya, untuk “terus menerus memberikan Diri melalui para Rasul dan pengganti-penggantinya, yakni para Uskup dan asisten-asisten mereka, para imam, dengan memberi mereka kuasa untuk memimpin perayaan Ekaristi, sehingga Tubuh dan Darah-Nya senantiasa tersedia bagi umat”. Demikianlah, dirayakanlah pemberian Sakramen Imamat kepada Gereja, berikut Sakramen Baptis, Tobat dan Sakramen Pengurapan Orang Sakit serta Sakramen Krisma, melalui pemberkatan minyak Katekumen, minyak Krisma dan minyak Pengurapan Orang Sakit. Pada hari ini kita doakan secara khusus para Uskup dan Imam.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

2 thoughts on “YESUS Mau Menjadi Pelayan Bagi Semua

  1. Semoga dalam karya kepausan ini sebagai umat katolik semakin memahami iman kekatolikan dan semakin berkarya dalam pelayanan Tuhan di dunia.
    Amin

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s