Ketaatan kepada Allah Jalan Kehidupan Kekal

Renungan Harian Misioner
Kamis, 23 April 2020
Hari Biasa Pekan Paskah II
P. S. Georgius, S. Adalbertus
Kis. 5:27-33; Mzm. 34:2,9,17-18,19-20; Yoh. 3:31-36

Misi: Menghadirkan Kemandirian Iman Melalui Keberanian Bersaksi di tengah Situasi Sulit, Merupakan Bukti Ketaatan dan Kesetiaan pada Allah.

Di tengah kerumitan situasi sekarang, kita diundang Rasul Petrus bersama para sahabatnya untuk menunjukkan tiga karakter iman yakni: Taat dan Takut pada Allah serta Keberanian Bersaksi. Petrus serta para rasul lainnya berani menentang otoritas Mahkamah Agama Yahudi. Mereka tanpa ragu dan takut melantangkan kesaksian bahwa KRISTUS yang bangkit adalah Penyelamat dan pemberi hidup kekal bagi siapa saja yang percaya dan taat kepada Allah. Petrus berani mendesak orang-orang Yahudi untuk Percaya pada YESUS yang bangkit, sebagai pilihan dan keputusan baru bagi iman bahkan sejarah hidup mereka.

Kesaksian Petrus merupakan sebuah penegasan ulang atas pernyataan YESUS tentang Dirinya ketika memberikan diskursus singkat kepada Nkodemus. Yesus menyatakan Dirinya sebagai yang datang dari atas, diutus dan dikasihi ALLAH, serta menerima segalanya dari ALLAH. Siapapun yang percaya dan taat kepada-Nya akan beroleh hidup kekal; bagi yang tidak percaya dan tidak taat akan ditimpa murka Allah.

Kita yang telah menerima Pembaptisan Kristus hendaknya memastikan diri sebagai pribadi beriman mandiri dan dewasa, yang dipanggil secara istimewa untuk membuktikan tindakan iman yang taat dan takut pada Tuhan serta tanpa ragu memberi kesaksian tentang Kritus yang Bangkit.

Kini, kemandirian dan kedewasaan iman kita sedang diuji Mahkamah Kedewasaan dan Kemandirian Iman. Kita diminta untuk membuktikan dan mempertanggungjawabkan Ketaatan pada Allah dan Kepercayaan pada Putra-Nya melalui Ketekunan berdoa bersama di rumah dan Komunitas, Kerinduan pada Ekaristi sekalipun hanya menghadiri misa lewat Live Streaming. Inilah kesaksian kita di tengah kesenyapan bersama yang hanya didengar dan dilihat oleh Allah.

Gema Paskah kali ini, menjadi kesempatan berlimpah rahmat bagi kita untuk bersaksi bahwa KRISTUS adalah Tumpuan Harapan, Pemberi Keselamatan dan Kehidupan Kekal. Sebagai Pengikut KRISTUS sepatutnya kita menjadi pribadi yang kokoh bertahan dalam setiap kesulitan dan semakin mempertajam nalar sehat serta memelihara nurani murni sehingga memiliki kepercayaan tangguh pada Kristus.

Kepercayaan dan ketaatan kita pada Kristus, hendaknya menjadi gaung dan gema iman di tengah kehidupan sesama kita yang sedang dihimpit kesulitan, kepanikan, dan ketakutan. Getaran serta gelombang efek kesaksian kita tentang KRISTUS pemberi harapan, keselamatan dan hidup kekal hanya bisa dirasakan, ketika kita mampu menghadirkan harapan, tindakan kasih dan kekuatan baru untuk membawa sesama kita keluar dari keputusasaan dan kesulitan saat ini, dan berpegang pada Iman akan KRISTUS.

KRISTUS sebagai Pribadi yang turun dari surga, diutus serta dikasihi BAPA, Dialah Penyelamat serta Pemberi hidup kekal merupakan kepastian dan kesaksian iman kita. Siapa pun yang mendambakan keselamatan dan kehidupan kekal tidak ada opsi lain selain percaya dan taat pada KRISTUS.

Kesaksian kita mesti menuntun orang lain menuju kepastian serta keputusan iman untuk percaya pada Kristus. Buah kesaksian kita yang sangat diperlukan dalam situasi sulit sekarang ini yakni: ketekunan berdoa bersama, perbuatan kasih, memberi peneguhan, pengharapan, dan keberanian, menghadirkan sukacita dan penghiburan. Sehingga keberanian bersaksi kita menghantar orang lain pada pengharapan, sukacita, dan pemulihan, keselamatan dan kehidupan kekal, karena berada di dalam kuasa dan kekuatan KRISTUS.

Marilah dengan kedewasaan dan kemandiran iman,
kita membawa kepastian iman yang mengubah karakter sehingga banyak orang menjadi percaya dan taat pada KRISTUS yang bangkit. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s