Memandang YESUS Berarti Memandang BAPA

Renungan Harian Misioner
Minggu, 03 Mei 2020
Pesta St. Filipus dan St. Yakobus
1Kor. 15:1-8; Mzm. 19:5a; Yoh 14:6c.9c; Yoh. 14:6-14

BACAAN PERTAMA – 1Kor. 15:1-8: Umat diberi pewartaan Kabar Gembira, bukan sebagai ‘dokumen’, melainkan sebagai ‘kisah iman’. Paulus terlibat dalam Kisah Partisipasi Umat Perdana dalam mengalami Tuhan Yesus Kristus, yang bangkit dari Wafat-Nya. Perjumpaan dengan Sang Kristus dipandang Paulus sebagai ‘kelahiran kembali seseorang’, sebagaimana juga dirasakan oleh Yakobus, Petrus dan ratusan murid lain. Namun, perjumpaan dengan Sang Terbangkitkan itu bagi Paulus dan Gereja Perdana, bukanlah sekedar tontonan atau ritual atau ‘Kebangunan Rohani yang penuh hingar bingar’, melainkan dihayati sebagai peristiwa penyelamatan dalam iman. Oleh sebab itu, kepentingan dan keindahannya jauh melampaui gairah menikmati upacara gembira, sebaliknya meresapi diri mereka dengan kehadiran dengan Sang Mesias, yang sudah pernah menghibur dan mencengangkan mereka melalui ziarah Bersama tiga tahun, penganugerahan aneka karunia, penyertaan lewat penderitaan sampai Wafat dan Kebangkitan-Nya.

MAZMUR ANTAR BACAAN: Mzm. 19:5a: Umat diajak memuliakan Kebangkitan Tuhan, yang membawa serta seluruh langit dan bumi dalam meluhurkan Allah. Peristiwa itu terjadi dari ke hari tanpa henti: pun kalau banyak bagian alam semesta tidak selalu dapat ‘mengucapkan’ pujia-pujian mereka bagi Allah.

BAIT PENGANTAR INJIL: Yoh. 14:6c.9c: Umat diingatkan, bagaimana Yesus sudah menyebut Diri-Nya sebagai ‘jalan, kebenaran dan kehidupan’, sehingga semua murid-Nya, dibimbing memasuki Roh Kebenaran dalam Hidup abadi dalam pangkuan Bapa. Maka Filipus, yang sudah sering Bersama Yesus itu disebutkan juga kudus, karena juga sudah ‘memandang Bapa’.

BACAAN INJIL: Yoh. 14:6-14: Filipus diperkenalkan sebagai murid, yang secara istimewa dikaruniai penerangan oleh Sang Cahaya Abadi, bahwa ‘memandang Yesus berarti memandang Allah Bapa’. Para murid Kristus diingatkan, bahwa kalau kita mengikuti langkah-langkah Yesus, maka kita ‘berjalan’ bersama Yesus menuju Bapa.’ Ucapan itu bukanlah teori, melainkan ‘kebenaran dalam Yesus’, yang senantiasa mengajarkannya. Oleh sebab itu, dengan menyatukan diri dengan Sang Kebenaran dan Sang Jalan itu, kita semua dituntun ke Hidup Abadi pula. Dalam uraiannya, Yohanes menggarisbawahi pengakuan iman Gereja Perdana, bahwa Yesus Sang Putera itu satu dengan Bapa. Dalam pengakuan iman itulah Gereja menyambut penegasan iman, yang nanti disambut oleh konsili-konsili perdana, yakni bahwa Yesus Kristus adalah Allah Putera. Sebab diucapkanNya: “Aku ada dalam Bapa dan Bapa dalam Aku”.

Pengakuan Iman itu dipegang teguh para murid Kristus, dari Gereja mana pun, dengan berlandaskan pada keutuhan persatuan Tuhan Yesus dengan Allah Bapa. Kalaulah nanti Yesus naik ke surga, itu “…Aku pergi kepada Bapa…”.

Marilah kita memohon Roh Kudus, untuk menguatkan iman, Bersama Yakobus dan Philipus, kepada Tuhan Yesus, Sang Putera, yang bersatu dengan Allah Bapa.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesetiaan para diakon: Semoga para diakon, dengan kesetiaannya pada pelayanan Sabda Tuhan dan orang miskin, bisa menjadi simbol Gereja yang inspiratif dan menggugah semangat umat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Maria Bunda Keteguhan Hati: Semoga di tengah kebingungan dan ketidakpastian, umat Katolik mau meneladan Bunda Maria sebagai Bunda Keteguhan Hati. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Bunda Maria menyertai kami, untuk dipersatukan dengan Sang Putera dalam mengupayakan keadilan bagi seluruh bangsa kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s