Berpegang pada Firman yang Menghidupkan

Renungan Harian Misioner
Rabu, 06 Mei 2020
Hari Biasa, Pekan Paskah IV
P. S. Dominikus Savio
Kis. 12:24 – 13:5a; Mzm. 67:2-3,5,6,8; Yoh. 12:44-50

MISI: Membuka diri untuk mendengarkan, menerima, percaya, menyimpan, merenungkan, melaksanakan serta mewartakan Sabda Allah yang menyelamatkan.

Di tengah pusaran kecemasan global saat ini, kita sebagai pengikut Kristus, diajak untuk memelihara Pengalaman Indah akan Paskah Kristus. Pengalaman Indah yang menghidupkan itu meneguhkan kita untuk: membuka diri pada Sabda Tuhan yang mengubah dan menyelamatkan.

Seruan Yesus melalui Injil Yohanes hari ini, menyapa sekaligus menggugat kita semua yang mengafirmasi diri sebagai pengikut-Nya. Yesus mengajak kita untuk memperkaya diri dengan pengalaman indah akan Kebangkitan-Nya, serta Sentuhan Sabda-NYA yang membawa pengharapan baru dan keselamatan.

Kisah pengalaman indah akan sapaan dan sentuhan SABDA Kristus hanya boleh terjadi ketika kita tulus mendengarkan, menerima, percaya, menyimpan, merenungkan, serta melaksanakan Sabda itu dalam keseharian hidup kita, kemudian menyerahkan diri untuk dibentuk dan diutus menjadi hamba, pelaksana serta pewarta SABDA TUHAN.

Kerelaan menjadi hamba serta pewarta Sabda Tuhan merupakan tanggung jawab iman untuk memberi diri dibentuk dan diubah secara utuh mulai dari cara berpikir, bercita rasa, bertutur dan bertindak. SABDA TUHAN yang membawa kita menuju tatanan hidup baru mampu menerobos pekat-gelap hidup kita, sehingga kita boleh mengalami TERANG yang membebaskan, serta menjadi duta pembawa OBOR ABADI yang menyinari langkah hidup banyak orang.

Sikap Kesiapsediaan ini, merupakan kepastian serta keputusan iman bahwa kita sungguh percaya pada KRISTUS Sang Utusan BAPA di surga, KRISTUS yang bangkit dan mengalahkan kuasa maut dan kekuatan dosa.

Pengalaman Paskah yang sedang merasuki kegairahan iman kita merupakan pengalaman menerima Firman dan Perintah Allah yang memberi hidup kekal. Perintah dan Firman itu bukan berhenti sebagai dasar serta muatan Kepercayaan kita, melainkan menjadi perbendaharaan iman yang harus dibagikan untuk membarui setiap orang dalam tata berpikir, bercita rasa, bertutur dan bertindak.

Mari kita belajar dari Barnabas dan Saulus. Keduanya rela keluar dari zona nyaman mereka dan pergi mewartakan Kristus Yang Bangkit. Maka tugas kita sebagai pengikut Kristus tidak berhenti pada kisah dan tindakan percaya pada Kristus melainkan harus bergerak lebih maju yakni menjadikan orang lain sebagai Hamba, Pelaksana dan Pewarta FIRMAN TUHAN, karena mereka telah percaya. Maka panggilan kemuridan kita bukan sebatas penjaga serta pemelihara iman di ruang ego kita melainkan berusaha agar pengalaman indah kita akan firman TUHAN dan Kebangkitan-Nya menjangkau dan menyapa banyak orang.

Situasi sekarang menjadi kesempatan berlimpah anugerah bagi kita untuk bertindak sebagai pelaku iman serta pemberita Firman melalui aksi kasih, kemurahan hati dan kebaikan. Sekalipun kita sedang “STAY AT HOME” karena pandemi Covid-19, namun Gerakan Kasih, Kemurahan Hati dan Kebaikan sebagai Isi dan muatan firman TUHAN harus terus mengalir deras dan bergerak keluar dari rumah dan komunitas kita, dari pikiran, belarasa, sapaan serta tindakan kita, sehingga mereka yang sedang menjerit minta tolong – karena berbagai penderitaan, kesulitan dan kesusahan – boleh disapa dan disentuh oleh firman serta Perbuatan TUHAN yang menghidupkan dan menyelamatkan.

Sebagai ulah iman – kepercayaan serta peran hamba dan pewarta Sabda Tuhan, marilah kita memberi diri seutuhnya untuk menjadi pembawa dan penyalur kasih, kemurahan hati serta kebaikan TUHAN bagi sesama di sekitar kita yang sedang berjuang di dalam berbagai kerumitan hidup mereka. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesetiaan para diakon: Semoga para diakon, dengan kesetiaannya pada pelayanan Sabda Tuhan dan orang miskin, bisa menjadi simbol Gereja yang inspiratif dan menggugah semangat umat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Maria Bunda Keteguhan Hati: Semoga di tengah kebingungan dan ketidakpastian, umat Katolik mau meneladan Bunda Maria sebagai Bunda Keteguhan Hati. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Bunda Maria menyertai kami, untuk dipersatukan dengan Sang Putera dalam mengupayakan keadilan bagi seluruh bangsa kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s