Berkelimpahan dalam Tangan Tuhan

Renungan Harian Misioner
Rabu, 13 Mei 2020
Hari Biasa Pekan Paskah V
Kis. 15:1-6; Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5; Yoh. 15:1-8

Misi: Memanen buah-buah Iman penuh sukacita dalam Tuhan yang berlimpah Kasih dan Kuasa-Nya.

Saudara-saudariku sekalian yang terkasih,
YESUS melalui Injil Yohanes hari ini, membongkar prinsip perjuangan kita yang sering mengandalkan kemampuan pribadi. Yesus mendesak para Murid-Nya agar menyadari bahwa siapapun yang berjuang di luar Kehendak dan Kekuatan TUHAN akan menuai Kegagalan. Yesus memberikan suatu alarm IMAN bahwa Allah adalah Pemilik segalanya termasuk Ruang Sukacita (Kebun Anggur) dan Kebanggaan Tertinggi atas kesuksesan (kemuliaan). Allah telah menanam Pokok Anggur Sejati di dunia ini yakni YESUS Putra-Nya. Oleh Kasih dan Kuasa-Nya Dia telah menetapkan agar PUTRA-NYA menyatu dengan manusia sehingga manusia bisa mencapai hasil gemilang.

Yesus juga memperkenalkan Dirinya kepada para Murid-Nya bahwa DIA-lah Sumber Daya Yang Memberi HIDUP (Pokok Anggur), serta Energi Pertumbuhan Yang Memberi Keberhasilan (Buah Berlimpah). Yesus hadir sebagai Pokok Anggur yang menghasilkan ranting-ranting yang berlimpah buah.

Selain mempertegas siapa DIA bagi kita, YESUS mengajak kita sebagai murid-murid-Nya untuk memiliki karater khas yakni tinggal di dalam DIA agar berbuah banyak. Tinggal di YESUS dipahami sebagai penyerahan diri yang utuh, mengikuti kehendak-Nya, mendengarkan semua Firman dan Ajaran-Nya, memberi kesempatan dan membuka ruang sepenuhnya kepada YESUS untuk bertindak dan berkarya, serta menemani proses pencapaian keberhasilan kita .

Tinggal di dalam Kristus dan menyatu dengan-Nya berarti membangun kesetiaan untuk selalu berada bersama Kristus dalam semua kisah hidup kita, entah dalam situasi sukacita berlimpah dan menguntungkan, maupun dalam kesulitan dan kemalangan.

Menyatu dengan Kristus menjadi kesempatan untuk: meminta keterlibatan Tuhan dalam setiap kisah hidup kita, dan mengalami kelimpahan. Pengalaman akan kelimpahan menandakan kehadiran Tuhan dalam seluruh perjuangan dan dinamika hidup kita.

Tujuan Kebersamaan dengan TUHAN adalah menggapai keberhasilan. Keberhasilan atau kelimpahan buah-buah Iman bukan dihitung dari kelimpahan materi melainkan dari pantulan integritas pribadi berupa: sukacita, kebahagiaan, kelembutan hati, kemurahan hati, kesetiaan, kejujuran, kebaikan, kebenaran, keadilan, damai sejahtera, ketabahan dan kesabaran. Semua kelimpahan ini tidak akan dihasilkan oleh mereka yang berada di luar TUHAN.

Fakta berujar bahwa banyak orang sukses serta berlimpah harta namun dari mereka terpantul energi negatif berupa: dendam, cemburu dan iri, kebohongan dan egois, kesombongan dan keserakahan, dalang kericuhan, aktor kejahatan, ambisi tak terkendalikan untuk berkuasa dan menguasai, mencapai keberhasilan dengan mengorbankan sesama. Mereka inilah yang mengejar popularitas diri dengan mengandalkan kemampuan manusiawi lalu menggeser jauh peran Tuhan.

Kelimpahan hasil dari para Pengikut YESUS harus memiliki efek sosio-spiritual yakni pembaruan serta gerakan pemulihan penuh sukacita, kebahagiaan dan persekutuan dan damai kepada banyak pihak.

Maka buah-buah keberhasilan dalam Tuhan hendaknya menjadi kekuatan untuk mempersatukan kita sebagai pengikut Kristus. Setiap godaan yang menggiring kita pada kebanggaan sesaat atas keberhasilan serta perbedaan pandangan, harus diselesaikan melalui dialog persaudaraan sebagaimana yang diteladankan para Rasul, dalam Kisah Para Rasul yang kita dengar tadi.

Sehingga semua perjuangan dan keberhasilan dalam semangat tinggal bersama TUHAN merupakan ungkapan pujian dan kemuliaan yang diangkat ke hadapan Allah melalui Yesus Putra-Nya; sekaligus menjadi tanda kemuliaan ALLAH yang hadir melalui Kristus dalam semua peristiwa hidup kita.

Semoga kita tidak berada di luar Tuhan, agar tidak menjadi ranting-ranting tak berhasil, lalu disingkirkan dari persekutuan mesra dengan Kristus sang sumber hidup dan sesama. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesetiaan para diakon: Semoga para diakon, dengan kesetiaannya pada pelayanan Sabda Tuhan dan orang miskin, bisa menjadi simbol Gereja yang inspiratif dan menggugah semangat umat. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Maria Bunda Keteguhan Hati: Semoga di tengah kebingungan dan ketidakpastian, umat Katolik mau meneladan Bunda Maria sebagai Bunda Keteguhan Hati. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Bunda Maria menyertai kami, untuk dipersatukan dengan Sang Putera dalam mengupayakan keadilan bagi seluruh bangsa kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s