Umat manusia bersatu dalam perang melawan Covid-19

Foto: 14 Mei 2020: Hari Doa untuk Kemanusiaan

Hari Doa untuk Kemanusiaan terbentang saat lebih dari 4,3 juta orang di seluruh dunia kini telah terinfeksi Covid-19 sejak wabah pertama kali dilaporkan di provinsi Hubei China akhir tahun lalu.


Lebih dari 296.600 orang secara resmi meninggal karena infeksi, dan para ahli telah mengeluarkan perkiraan dramatis mengenai dampak pandemi yang telah menghancurkan ekonomi dan menyebabkan jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Sebuah paduan suara yang luas dari beragam suara di seluruh dunia telah menyatakan dukungannya dan menegaskan partisipasinya dalam ‘Hari Doa untuk Kemanusiaan’ yang unik ini.

Mereka adalah Kristen dan Muslim, Hindu dan Yahudi, Jain, Budha, ateis dan agnostik.

Mereka bersatu – dalam kata-kata Paus Fransiskus – “sebagai saudara dan saudari, untuk meminta Tuhan menyelamatkan manusia dari pandemi, untuk menerangi para ilmuwan dan menyembuhkan yang sakit”.

Seruan untuk hari doa ini datang dari Komite Tinggi Persaudaraan Manusia yang didirikan Agustus lalu beberapa bulan setelah Kunjungan Kerasulan Paus Fransiskus ke Uni Emirat Arab. Beliau menyatakan dukungannya untuk itu selama pidato Regina Coeli pada 3 Mei yang lalu, untuk menunjukkan universalitas doa ini.

“Ingat”, katanya, “pada tanggal 14 Mei, semua orang percaya, secara bersama, orang percaya dari tradisi-tradisi yang berbeda, berdoa, berpuasa, dan melakukan pekerjaan amal” memohon Tuhan untuk menyelamatkan manusia dari pandemi.

Sementara itu Komite telah meluncurkan tagar #PrayForHumanity untuk membantu orang merasa bersatu dan para pemimpin agama di seluruh spektrum agama telah mengorganisir acara dan menjangkau di media sosial.

Individu dan komunitas melakukan hal ini dengan banyak cara dan Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama telah secara aktif mempromosikan acara tersebut.

Di antara mereka yang dikenal menggalakkan ‘Hari Doa untuk Kemanusiaan’ adalah Uskup Agung Canterbury, Pusat Dialog Antaragama di Iran, Yayasan Islam Adyan, Kongres Yahudi Dunia, Institut Jainologi, Patriarkat Ekumenis Konstantinopel, Dewan Gereja Dunia, serta perwakilan Buddha, dan pemimpin spiritual Hindu.

Organisasi awam lainnya, seperti Asosiasi Universitas Afrika dan Aliansi Peradaban Kemanusiaan dibawah PBB, kepala organisasi internasional, perdana menteri dan presiden yang mencakup lima benua, juga diketahui ikut serta.

 

Vatican News
Terj. BN-KKI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s