Tanggalkan Hidup Ekslusif – Sambut Semua Orang

Renungan Harian Misioner
Minggu, 28 Juni 2020
P. S. Ireneus, Uskup dan Martir
2Tim 2:22B-26; Mzm 37:3-4.5-6.30.31; Yoh. 17:20-26

Ireneus sekarang dikenal melalui orang-orang yang bernama Irène, Irene, Airin dsb. Ireneus adalah salah satu tokoh Gereja, yang sudah cukup dini mengajak umat mempelajari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, sebagai harta iman, yang diwariskan para leluhur kudus.

BACAAN PERTAMA – 2 TIMOTIUS 2:22B-26: Awal Kutipan sudah langsung membawa kita pada iman kepada Tuhan yang menjamah hidup sosial yang pada masa kini pun sangat berharga, yaitu “keadilan, kesetiaan, kasih dan damai”. Arah pesan Paulus kepada Timotius amat tepat untuk kita renungkan di masa sekarang, di sekitar kita maupun di seluruh dunia, yakni kerukunan – bukan pertengkaran. Para pemuka umat dulu maupun sekarang diminta untuk memberi pengajaran dan contoh perihal kecakapan mengajar, menjadi rekan yang lemah lembut, dan mengajak orang bertobat demi Sang Kebenaran.

MAZMUR TANGGAPAN – MAZMUR 37:3-4.5-6.30.31. REFRAIN 30a: Kita diajak berdoa kepada Allah, yang lembut hati dan menganugerahkan hikmat, yang menyempurnakan kebersamaan kita. Dengan demikian, kita diajak untuk berdoa secara Bersama-sama: baik secara lahir maupun dalam hati kita.

BACAAN DAPAT DIAMBIL DARI YOHANES 17:20-26: Yohanes, murid yang dicintai Tuhan ini mengingatkan kita semua akan Ajaran Cintakasih Tuhan. Sangat mengesankan, bahwa pendengar diikutsertakan dalam doa Tuhan bagi ‘orang-orang lain, yang tidak bersama mereka’. Artinya, para murid dibuka mata dan telinga hatinya, bahwa mereka tidak boleh bersikap eksklusif, seakan-akan hanya mereka sendiri, yang ada di hati Tuhan. Hal ini dapat mengingatkan kita pada janji dalam Perjanjian Lama kepada Abraham, bahwa keturunannya akan sebanyak pasir di pantai. Hasrat hidup eksklusif karena ‘kepercayaan diri yang berlebih-lebihan’ dikoreksi di sini. Kita dengarkan doa Yesus agar kita semua ‘menjadi satu’. Dasarnya bukanlah kepentingan politik atau ekonomi atau ideologi atau filosofis, dan budaya, melainkan karena sumber semuanya adalah Allah sendiri, yang harta kekayaan-Nya telah dilimpahkan Kristus habis-habisan. Kalau diingat bahwa Yohanes mempersembahkan semua itu menjelang akhir abad pertama, maka jelaslah bahwa dia telah merefleksikan pesan Yesus itu berpuluh kali dan memaparkannya dengan pengalaman kemasyarakatan yang tidak terbilang jumlahnya.

Refleksi: Apakah Ireneus menjadi teladan sungguh-sungguh bagi kita, sehingga kita menjunjung tinggi Warisan Suci dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta belajar melaksanakannya? Apakah kita mengajak sesama kita mengambil sikap serupa dan melatih diri tanpa henti? Marilah kita memohon iman yang kuat karena Roh, dan karena itu siap memeluk semua orang yang mencari Allah dengan seluruh kasih-Nya.
(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menempuh Jalan Hati: Semoga saudara-saudara kita yang sedang menderita bisa menemukan jalan hidup yang mengantar mereka untuk dapat disentuh oleh Hati Kudus Yesus. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para petani: Semoga pemerintah dan pihak-pihak yang berwenang, berkehendak kuat untuk membantu dan berpihak pada kelangsungan dan kesejahteraan hidup para petani. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami menggabungkan diri dengan Hati Yesus yang Mahakudus agar dari lubuk hati yang terdalam atau sungguh-sungguh mengusahakan keadilan bagi seluruh bangsa kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s