Belajar dari Kesahajaan Hidup St. Yohanes Maria Vianney

Renungan Harian Misioner
Selasa, 04 Agustus 2020
P. S. Yohanes Maria Vianney
Yer. 30:1-2,12-15,18-22; Mzm. 102:16-18,19-21,29,22-23; Mat. 15: 1-2, 10-14

Sahabat-sahabat Tuhan Ytk!
Salam jumpa lagi melalui ‘temu berhikmah’ di Selasa I bulan Agustus 2020. Yesus melalui Injil hari ini memberikan pencerahan bagus tentang ‘KENAJISAN’ yang seringkali menjadi bahan perbincangan hangat bahkan kadang menimbulkan sumber ‘tensi’ antar pihak.

Ketika najis lebih dipahami dari sisi kontaminasi manusia dengan hal-hal material di luar diri manusia, Yesus justru menyadarkan kita bahwa yang menajiskan kita bukan hal-hal material dari luar diri kita. Najis berkaitan erat dengan isi pikiran dan hati termasuk intensi atau motivasi di baliknya. “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” (Mat. 15:11).

Yang keluar dari mulut dimaksudkan di sini adalah kata-kata yang kita ungkapkan dari mulut bisa menajiskan. Karena kata dari mulut seseorang merupakan hasil dari pikiran dan perasaannya (apa yang ada dalam benak dan hati-batinnya) termasuk intensi atau motivasi di balik kata-kata itu.

Gandhi, yang juga mendalami ajaran Yesus, mengungkapkan hal tersebut sbb: ‘Keep your THOUGHTS positive because they will become YOUR WORDS, keep your words positive because they will become your behaviour, keep your BEHAVIOUR positive because they will become your habits, keep your HABITS POSITIVE because they become your values, keep your VALUES positive because they will become your DESTINY’ (jagalah PIKIRANMU tetap positif karena akan menjadi kata-katamu, jagalah KATA-KATAMU tetap positif karena akan menjadi TINDAKANMU, jagalah tindakanmu tetap positif karena akan menjadi KEBIASAANMU, jagalah kebiasaanmu karena menjadi NILAI-NILAI HIDUPMU, jagalah nilai-nilai hidupmu karena akan menjadi TUJUAN hidupmu).

Kehidupan Santo Yohanes Maria Vianney yang diperingati hari ini menjadi contoh yang tepat tentang hal ini. Sekalipun pada awalnya banyak orang meragukan bahkan meremehkan dia karena kurang cakap dalam berkata-kata dan memberikan nasihat kepada orang lain. Namun karena ketulusan hatinya, kerja keras, sikap pantang menyerah pada situasi, sikap mau mencoba dan mencoba sembari mengandalkan Tuhan sebagai penggerak utama dalam hidup dan karyanya sebagai seorang pastor, akhirnya membuat Santo Yohanes Vianney menjadi seorang Imam yang dicari banyak orang untuk mendapatkan nasihat dan tuntunan bagi hidup mereka.

Kesetiaan dan ketekunan St. Vianney menjaga hal-hal positif dan luhur dalam diri dan hidupnya akhirnya berbuah manis dalam hidupnya. Orang boleh memandang dia secara negatif berdasarkan persepsi mereka dan tolak ukur dunia yang berlaku dalam kehidupan umum, namun kesahajaan hidup yang ditunjukkan oleh Santo Pelindung Para Pastor Paroki ini dari dalam dirinya mampu merubah pandangan negatif publik terhadap dirinya menjadi pandangan positif karena hal-hal luhur yang terpancar dari dalam dirinya keluar melayani kata peneguhan dan pelayanannya sebagai abdi Tuhan.

Contoh hidup Santo Yohanes Maria Vianney ini menjadi ajakan bagi kita untuk merenungkan pesannya hidup kita masing-masing. Selamat merenung, Tuhan memberkati. Amin.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Kesejahteraan dalam dunia maritim: Semoga semua orang yang bekerja dan hidup dari laut, yaitu pelaut, nelayan beserta keluarganya, dan para petugas yang menjaga laut, senantiasa dikaruniai keselamatan dan kesejahteraan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Kerukunan bangsa: Semoga sebagai tindakan nyata dalam menjalin kebersamaan dan kerukunan bangsa, Gereja membuka diri terhadap kebudayaan dan mau menggalakkan aneka ragam kegiatan seni lokal. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan usaha kami dalam bernegara supaya terwujudlah keadilan bagi setiap warga negara. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s