Kita Juga Saudara-Saudari Tuhan Kalau…

Renungan Harian Misioner
Selasa Biasa Pekan XXV, 22 September 2020
P. S. Thomas dr Vilkanova

Ams. 21:1-6,10-13; Mzm. 119:1,27,30,34,35,44; Luk. 8:19-21

Sahabat-sahabat Tuhan
Salam jumpa lagi melalui temu berhikmah di Selasa IV September 2020 ini. Berkenaan dengan Bulan Kitab Suci Nasional ini, baik Mazmur maupun Injil hari mengajak kita untuk terus berupaya menjadi keluarga Allah (Ibu dan Saudara-Saudari Tuhan) dan menjadi orang-orang berbahagia dengan cara melakukan kehendak Allah: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.”

Melalui ajaran dan ajakan-Nya itu, Yesus kembali menunjukkan salah satu kemampuan-Nya sebagai Guru Kebenaran sejati yakni Dia mampu membaca nilai-nilai luhur yang tersirat dalam peristiwa dan pengalaman kehidupan harian yang terkesan biasa-biasa tetapi pesannya luar biasa. Yesus adalah Guru luar biasa yang mampu membahasakan kebenaran-kebenaran sejati melalui perumpamaan dan contoh-contoh sederhana sehingga para pendengar-Nya mudah memahami pesan ajaran-ajaran-Nya.
Pengalaman dicintai Bunda-Nya Maria mengajarkan suatu nilai luhur pada Yesus bahwa siapa saja yang menghayati janjinya kepada Tuhan dengan tekun setia akan berbahagia. Demikian pula persaudaraan yang tulus ikhlas penuh cinta perhatian satu sama lain bersama saudara-saudara-Nya di sekitar sejak awal kehidupan Yesus, meneguhkan Dia akan kebenaran sejati tersebut. Pengalaman kasih persaudaraan yang menciptakan keharmonisan hidup bersama dalam keluarga-Nya dan keluarga-keluarga sekitar yang dilihat-Nya menghantar Yesus menyadari bahwa dengan menghayati model hidup demikian, orang sudah melaksanakan kehendak Allah dan mereka pasti berbahagia. “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya” (Luk. 11:28 – Bait Pengantar Injil hari ini).

Maka melalui Injil hari ini kita diingatkan pada tiga hal penting berikut:
1. Perlunya kepekaan menemukan pesan dan nilai-nilai luhur yang tersirat dalam peristiwa dan pengalaman hidup harian yang kita alami dan jalani.
2. Mengingat orang-orang yang telah melaksanakan kehendak Tuhan dengan cara mencintai dan memerhatikan kita dalam hidup sebagaimana dilakukan oleh Yesus dan keluarga-Nya. Merenungkan hal tersebut menghantar kita untuk bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada mereka, sekaligus mendorong kita mengupayakan kasih persaudaraan yang sama dalam hidup kita sehingga orang-orang di sekitar kita pun turut merasakan kasih Tuhan melalui kebaikan kita.
3. Berkenaan dengan Bulan Kitab Suci ini, kita mau menjauhkan diri hal-hal kurang terpuji yang disampaikan Nabi Amsal melalui bacaan I hari ini. Kita juga mau semakin bertekad untuk mengamalkan nasihat Yesus tentang jalan bahagia melalui kesediaan tekun setia mendengarkan Sabda Tuhan dan memeliharanya dalam hidup kita melalui tindakan-tindakan nyata kita seperti Bunda Maria.

Selamat membatinkan pesan-pesan di atas, semoga berbuah limpah dalam kehidupan kita semua. Tuhan memberkati.

(RP. John Masneno, SVD – Sekretaris Eksekutif Pusat Spiritualitas Sumur Yakub)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Hormat terhadap sumber daya alam: Semoga semua sumber daya bumi ini tidak dikuras dan dirampas dengan serakah, tetapi dibagikan dengan adil, disertai rasa syukur dan penghargaan terhadap alam. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Menciptakan udara bersih: Semoga dalam partisipasi untuk menciptakan udara bersih, keluarga-keluarga Katolik berinisiatif menjalankan sumbangan yang sederhana dengan menghijaukan lingkungannya masing-masing. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami mempersembahkan tekad kami untuk mendaraskan upaya keadilan kami pada Sang Sabda sendiri. Kami mohon…

Amin

One thought on “Kita Juga Saudara-Saudari Tuhan Kalau…

  1. Trimakasih Past. Jhon…dengan melakukan apa yg dikehendaki Allah kita semua akan menjadi satu kluarga Allah, salam sehat semoga Pastor tetap taat dan setia menanggapi panggilan Allah.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s