Dipanggil untuk Bersaksi

Renungan Harian Misioner
Senin, 30 November 2020
Pesta S. Andreas Rasul

Rm. 10:9-18; Mzm. 19:2-3,4-5; Mat. 4:18-22

Misi: Membangun kesadaran iman akan panggilan kemuridan untuk mewartakan Kristus melalui kesaksian hidup

Para Sahabat Misioner yang dicintai Tuhan,

Kita telah memulai masa Adven dan pada kesempatan ini kita diundang untuk merayakan Pesta Santo Andreas Rasul. Rasul Paulus melalui suratnya kepada Jemaat di Roma menghantar kita untuk menerima struktur sistematis, serta rantai perkembangan iman yang saling mengikat tak terpisahkan.

Iman akan Kristus bersumber pada pengalaman perjumpaan langsung para Rasul dengan Kristus. Inilah pengalaman iman dan melalui pengalaman iman itu, para Rasul mengolah semua kisah perjumpaan mereka dengan Kristus, dalam akal dan nurani mereka yang dipandu oleh ilham Allah. Inilah pengetahuan serta cita rasa iman yang membuahkan pengakuan iman Para Rasul.

Bertolak pada pengetahuan cita rasa dan pengakuan iman itu, Para Rasul – oleh kuasa perutusan yang dipercayakan Kristus – memberi kesaksian iman yakni mewartakan Kristus di berbagai tempat dan kepada semua orang. Melalui kesaksian iman itu, banyak orang mendengar berita tentang Kristus yang membawa keselamatan bagi mereka yang percaya.

Pada Injil hari ini, Yesus mendekati, memanggil serta memilih Simon Petrus dan saudaranya Andreas – yang pestanya kita rayakan sekarang – juga Yakobus serta saudaranya Yohanes untuk mengikuti Dia, dan menjalankan kehendak-Nya. Mereka adalah para Nelayan, yang saat dipanggil sedang sibuk dengan pekerjaan mereka. Yesus memanggil dan memilih mereka dari kenyataan hidup yang sederhana bahkan tidak terpelajar; dan memberi tugas baru bagi mereka untuk “memukat”, “menjaring dan menjala” manusia sebanyak mungkin menjadi pengikut Kristus agar memeroleh keselamatan.

Tugas para pengikut Kristus dalam semangat kemuridan serta penghayatan panggilan adalah pertama-tama berusaha tanpa henti untuk memiliki pengalaman iman, pengetahuan serta cita rasa iman, kepastian serta pengakuan iman akan Kristus.

Melalui pengakuan iman, para pengikut Kristus membangun gerakan kesaksian Iman yang bertujuan untuk mengembangkan dan memperluas iman akan Kristus sehingga semakin banyak orang dibawa kepada Kristus. Panggilan kemuridan serta tugas misi kita adalah terus membawa banyak orang kepada Kristus.

Namun kini bukan saatnya kita berbicara tentang membawa banyak orang kepada Kristus. Panggilan serta tugas misi kita sekarang adalah menghadirkan habitus dan hukum baru yakni kasih serta kemurahan hati. Dan gerakan misi ini kita tempuh melalui aksi misi yang kreatif yakni: inkulturasi, solidaritas, dialog, membangun kerukunan, keharmonisan, menata kepedulian kita pada lingkungan hidup.

Kasih serta kemurahan hati menjadi kekuatan kita untuk terus berjuang bersama Kristus memerangi ketidakadilan, memberantas kemiskinan, keserakahan, penindasan, kekejaman. Disinilah kita menghadirkan kepedulian Kristus pada keterlantaran, kehinaan, dan penderitaan.

Melalui gerakan misi demikian, kita sebagai pengikut Kristus membawa pesan dan pengalaman baru, pengharapan serta pemulihan. Hendaknya kita membawa banyak orang untuk mengalami pesan Kristus, yang membawa pembaruan, pemulihan, harapan serta kebahagiaan. Inilah Misi dan pewartaan kita yang memiliki daya ubah.

Yesus telah mengundang kita melalui Gereja Kudus-Nya agar kita terlibat penuh dalam misi-Nya. Kita diminta untuk terus menghadirkan pesan keselamatan agar semua orang mengalami kasih Kristus yang menyelamatkan.

Mari kita tanpa syarat mengikuti Yesus, meninggalkan keegoan serta melepaskan kelekatan kita, agar mampu seperti Santo Andreas Rasul, juga Simon Petrus, Yakobus dan Yohanes untuk bersaksi tentang Kristus di mana pun kita berada sesuai kharisma kita. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Intelegensi artifisial: Semoga kemajuan teknologi robotik dan intelegensi artifisial dapat dikendalikan demi tujuannya yang luhur, yakni melayani dan mengabdi manusia serta kemanusiaan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para ayah: Semoga para ayah tetap menginsyafi kewibawaan dan kebijaksanaannya sebagai kepala keluarga di tengah arus sosial yang menggerus kehidupan keluarga zaman ini. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami persembahkan seluruh umat di Keuskupan kami untuk bersedia menjadi pejuang keadilan di setiap tempat tinggal dan karyanya. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s