Kasih Tuhan Melampaui Derita Kita

Renungan Harian Misioner
Kamis, 14 Januari 2021
P.S. Feliks dr Nola

Ibr. 3:7-14; Mzm. 95:6-7,8-9,10-11; Mrk. 1:40-45

Misi: Datanglah pada Tuhan, bawalah segala kesulitan dan derita kita untuk dipenuhi dengan belaskasih Tuhan yang menyelamatkan.

Para sahabat Misioner yang terkasih.

Derita dan kesulitan sering kali membuat kita merasa jauh dari sesama bahkan bisa juga disingkirkan oleh sesama karena dipandang tidak memberi keuntungan apapun.

Injil Markus hari ini menyodorkan beberapa pelajaran iman yang boleh kita petik dan jadikan bahan bakar rohani kita. Pelajaran iman yang dimaksud adalah:
1. Si kusta datang pada Yesus, dengan membawa semua deritanya.
2. Si kusta meminta kehendak dan kemauan Tuhan untuk menyembuhkan dan menyelamatkan dia.
3. Yesus menentang penderitaan maka permintaan si kusta ditanggapi dengan penuh belas kasihan.
4. Perjumpaan antara permohonan penuh harap dan iman dengan kasih Tuhan akan membawa keselamatan.
5. Si kusta menjadi tahir karena Yesus dengan Kasih-Nya mau menyembuhkan dia.
6. Yesus menegaskan agar si kusta mengungkapkan kegembiraannya dengan bersyukur kepada Tuhan, bukan sekedar bercerita tentang Tuhan.

Sementara pada bacaan pertama, Rasul Paulus mengingatkan komunitas beriman di Ibrani agar cairkan hati untuk mendengarkan Suara Tuhan, yang menghantar setiap kaum beriman pada kebenaran dan kehidupan bukan pada kesesatan.

Para sahabat misioner yang terkasih.
Tuhan Yesus dengan penuh kasih menanti kita yang sedang ditimpa penderitaan dan kesusahan seperti si kusta dalam Injil tadi. Kita diminta untuk membawa serta menyerahkan diri pada kehendak dan kasih Tuhan yang menyelamatkan. Si kusta tidak langsung meminta kesembuhan melainkan meminta kehendak Tuhan: “Jika Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku”. Dan Yesus menanggapi dengan ketergugahan hati penuh belas kasihan sekaligus menegaskan kehendak-Nya: “…Aku mau, jadilah engkau tahir”.

Yesus Tuhan tidak pernah menghendaki setiap kita yang percaya kepada-Nya dililit berbagai penderitaan. Hati Yesus yang selalu mengalirkan kasih menghendaki agar kita luput dari berbagai penderitaan. Dia senantiasa mengulurkan tangan-Nya untuk menjamah kita, dan mengatakan: “Aku mau jadilah engkau tahir, jadilah engkau sembuh, jadilah engkau selamat dan jadilah engkau hidup”.

Namun syarat yang harus dipenuhi adalah hendaknya kita datang pada-Nya, untuk mengalami kehendak dan kasih-Nya, menyesuaikan kehendak kita dengan kehendak-Nya, dan senantiasa membangun rasa syukur dan sembah di hadapan Tuhan karena kasih dan kebaikan Tuhan melampaui derita kita.

Tuhan tidak menghendaki kita hanya sekedar memuji dan berbicara tentang Dia dalam kata-kata indah melainkan setiap kita yang mengalami kasih dan karya keselamatan Tuhan harus tahu bersyukur dan menyembah di hadapan Tuhan. Inilah kewajiban serta tindakan iman yang pantas ditunjukkan.

Para sahabat misioner yang terkasih.
Datang kepada Tuhan sembari membawa derita dan kesulitan merupakan karakter iman yang mau mendengarkan suara dan kehendak Tuhan; yang akan membawa kita keluar dari jalan derita dan kesesatan lalu menuntun kita masuk ke dalam kebenaran dan kehidupan.

Membawa diri pada Tuhan dengan berbagai kesulitan berarti membuka diri pada suara Tuhan, mendengarkan suara Tuhan yang sedang berbicara kepada kita tentang kebenaran, keselamatan, kehidupan, dan Tuhan terus menegaskan kepada kita bahwa Dia mau agar kita menjadi tahir.

Marilah kita datang dan mendekatkan diri pada Tuhan dengan membawa segala kerumitan hidup kita, mendengarkan suara-Nya dengan hati yang mencair, menanggapi kasih dan kehendak-Nya dengan penuh syukur dan sembah yang akan membawa kita pada kebenaran, kehidupan, pentahiran serta sukacita. Amin.

(RP. Hiasinthus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Persaudaraan antarsesama manusia: Semoga Tuhan menganugerahi kita rasa persaudaraan yang kuat agar kita bisa hidup berdampingan bersama saudara-saudara kita yang berlainan agama dengan saling terbuka dan mendoakan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Solidaritas masyarakat: Semoga, kita sebagai bangsa, dapat melanjutkan dan makin mengembangkan solidaritas, terlebih bagi mereka yang miskin dan menderita oleh karena wabah Covid-19. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Perkenankanlah kami mempercayakan seluruh tahun ini dalam cinta-Mu, sebagaimana nampak dalam persembahan diri Santo Yoseph, yang menyertai Bunda Maria dalam memelihara Sang Putera, dalam pelbagai duka derita maupun sukacita di Nasaret. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s