Persembahkan Dirimu pada Hati Yesus yang Mahakudus

Renungan Harian Misioner
Jumat, 11 Juni 2021
HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS

Hos. 11:1,3-4,8c-9; MT Yes. 11:2-3,4-bcd,5-6; Ef. 3:8-12,14-19; Yoh. 19:31-37

Pada masa sekarang ini, sudah banyak sekali orang, entah murid Kristus atau bukan, yang amat mempelajari ‘siapakah Yesus itu’. Pengetahuan mengenai Yesus, yang kadang disebut ‘Yesuologi’ didalami oleh tak terbilang jumlah umat manusia. Untuk memuliakan ‘Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus’ sangat perlulah orang benar-benar mendalami, siapakah Yesus itu. Dalam pada itu, ‘tahu tentang Yesus’ tidaklah cukup untuk ‘menjadi murid Kristus’. Dalam perjalanan 3 tahun Hidup Publik Yesus, sudah banyak sekali orang Yahudi mengetahui adanya Yesus; namuh Matias dan Barsabbas membutuhkan syarat berat untuk dipilih menjadi ‘calon pelengkap Keduabelasan’. Intinya: mereka harus ‘dekat dengan Yesus secara lahir dan batin dan sering berziarah bersama Guru Nasaret’ itu. St. Margaretha Maria Alacoque dan St. Claudius della Colombiere membutuhkan waktu panjang dan pengalaman batin mendalam; begitu pula St. Teresa Avila dan Teresia dari Kanak-kanak Yesus.

BACAAN PERTAMA – HOSEA 11:.3-4.8c-9:
Bacaan dari Hosea ini memperlihatkan, bagaimana Allah menyelenggarakan hidup Israel, dengan penuh cintakasih. Andaikata ada masalah atau penderitaan dan penyakit, maka cintakasih Allah yang menyembuhkan Israel. Tuhan mencintai manusia, melampaui segala karunia-Nya dan memeluk manusia dengan ‘sepenuh kasih’, mengatasi segala cara manusiawi. Itulah sebabnya, mengapa Mazmur Tanggapan mengait pada Yes. 12:2-3 supaya seluruh bumi menyaksikan, betapa Allah Bapa mencintai anak-anak-Nya.

BACAAN KEDUA – EFESUS 3:8-12.14-19:
Paulus dikutip di sini sebagai menonjolkan kasih Kristus kepada para Murid Kristus. Ini cara Paulus menegaskan segi kasih sayang Kristus; bukannya segi pengajaran-Nya. Dengan demikian, ia mau meneguhkan Roh Cinta, yang menjiwai manusia, secara tanpa batas, ‘panjang dan lebarnya, luas dan dalamnya’.

REFLEKSI: sejauh manakah kita menyambut Cinta Kristus, yang diulurkan kepada hati kita?

BACAAN INJIL – YOHANES 19:31-37:
Menjelang perpisahanNya dengan para Murid, Tuhan Yesus mengatakan bahwa “tak ada orang yang lebih mencintai sahabat daripada Dia yang menyerahkan hidup-Nya bagi sahabatnya”. Kutipan peristiwa di Golgota memperlihatkan, bagaimana Hati Yesus mencurahkan “darah dan air” sebagai tanda, bagaimana Tuhan wafat, menyerahkan hidup-Nya bagi kita, para sahabat-Nya. Misteri itulah yang menggerakkan St. Margaretha Maria Alacoque dan St. Claudius della Colombiere untuk menyelami cinta Hari Yesus yang Mahakudus bagi murid-murid-Nya. Mereka berdua menyebarluaskan Devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus. Kelak St. Teresia Lisieux juga mengalami misteri serupa.

REFLEKSI KITA: Apakah kita menghadap Tuhan Yesus dengan banyak teori cinta dan aksi-aksi sosial saja, ataukah juga dengan mempersembahkan diri untuk dipeluk oleh Hati Yesus Yang Mahakudus? Apakah kita siap untuk menyambut Hati Yesus yang berkenan menjadikan hati kita serupa dengan Hati Yesus Yang Mahakudus-Nya?

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Keindahan Perkawinan: Marilah kita berdoa bagi kaum muda yang sedang mempersiapkan perkawinan dengan dukungan komunitas Kristiani: semoga mereka bertumbuh dalam cinta, dengan kemurahan hati, kesetiaan dan kesabaran. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Pegiat dan pengguna media sosial: Semoga semua pegiat dan pengguna media sosial dikaruniai keutamaan untuk dapat terus berkreasi menebarkan hal-hal positif dan terhindar dari hal-hal yang merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berkenanlah memberi kami hati, seperti Hati Putera dari Bapak Yoseph, untuk mengambil bagian secara tulus dalam membangun Paguyuban Umat Beriman dalam keluarga-keluarga dan komunitas-komunitas kami. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s