Pengikut KRISTUS Mengampuni Tanpa Batas

Renungan Harian Misioner
Kamis, 12 Agustus 2021
P. S. Yohana Fransiska de Chantal

Yos. 3:7-10a,11,13-17; Mzm. 114:1-2,3-4,5-6; Mat. 18:21 – 19:1

Pernahkah kita merasa dimaafkan atas kesalahan yang kita perbuat? Bagaimana perasaan kita ketika mendapat pengampunan akan kesalahan tersebut? Tentu saja kita merasa lega, damai, dan penuh dengan rasa syukur. Seolah sebuah beban telah diangkat dari pundak kita. Apalagi jika kesalahan yang kita lakukan sangat berat.

Akan tetapi situasinya mungkin berbeda ketika kita berada di pihak yang harus memaafkan atau mengampuni. Seringkali kita merasa begitu berat untuk memaafkan. Bahkan ketika orang yang bersalah adalah orang yang paling dekat dengan kita. Sebab memang hanya orang-orang yang paling dekat dengan kita-lah yang justru mampu melukai hati kita paling dalam. Lantas apa yang menyebabkan seseorang mampu mengampuni?

Dalam Injil hari ini Yesus mengatakan kepada Petrus, “Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali…” Seperti kita ketahui bahwa angka 7 dalam Kitab Suci melambangkan sesuatu yang besar, penuh. Dengan perkataan Yesus tersebut, kita diminta untuk mengampuni ‘tanpa batas’. Hal yang mustahil bagi kita manusia. Mengampuni sekali saja sudah sulit. Apalagi harus selalu mengampuni, tak peduli kesalahan apapun yang dilakukan terhadap kita.

Mungkin kita merasa seperti terbebani dengan ajakan Yesus tersebut. Kita merasa betapa sulit menjadi seorang pengikut Kristus. Namun jika kita melihat dari sudut orang yang menerima pengampunan, kita bisa melihat bahwa kita diundang untuk membawa damai bagi orang lain. Kita diundang untuk ikut meringankan beban sesama kita. Kita diundang menjadi seperti Bapa yang tanpa batas mengampuni kita. Kita menjadi seperti Kristus yang tanpa batas mengasihi. Inilah yang menjadikan tindakakan mengampuni dan memaafkan menjadi tanda paling nyata, bahwa Allah diam di dalam diri kita.

Hanya Allah sanggup mengampuni. Dan ketika kita pun sanggup untuk mengampuni sesama, hal itu membuktikan bahwa kita benar adalah anak-anak Bapa di Surga. Apapun agama dan keyakinan seseorang, ketika mereka sanggup mengampuni, mereka telah berperan menghadirkan Allah di dunia ini. Dan ketika kita menerima pengampunan, hal tersebut bukan pertama-tama karena kita layak dan pantas, melainkan karena kita dicintai lebih. Hanya mereka yang mencintai bisa mengampuni.

Maka marilah kita dengan rendah hati memohon penerangan Roh Kudus, agar kita dimampukan menjadi tanda cinta Allah dengan memberikan pengampunan kepada sesama kita. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Missionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Gereja: Marilah kita berdoa bagi Gereja, agar menerima dari Roh Kudus, rahmat dan kekuatan untuk memperbarui dirinya dalam cahaya Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Menanggulangi masalah rasialisme: Semoga pemerintah dikaruniai kejernihan hati dan pikiran dalam membimbing masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu perbedaan sosial, budaya dan ras yang mudah meledak. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Perkenankanlah kami menyertai Santo Yoseph untuk memperoleh Roh Kerendahan Hati, agar dalam kemerdekaan sejati dapat menyerahkan diri kepada Kehendak-Mu. Kami mohon…

Amin

One thought on “Pengikut KRISTUS Mengampuni Tanpa Batas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s