Menjadi Wujud Kasih ALLAH Bagi Sesama

Renungan Harian Misioner
Sabtu, 25 September 2021
P. S. Nikolas dr Flue

Za. 2:1-5,10-11a; MT Yer. 31:10,11-12ab,13; Luk. 9:43b-45

“Bagaimana mungkin seorang Mesias, bisa menderita dan mati ditangan manusia?” Mungkin demikian pemikiran para murid ketika untuk kedua kalinya Yesus memperingatkan mereka mengenai apa yang akan menimpanya. Para rasul dan murid-murid Yesus saat itu merupakan orang-orang sederhana. Mereka tidak mempelajari isi kitab suci secara khusus. Tentu saja pemikiran mereka juga sederhana. Perkataan Yesus seperti yang kita dengar dalam Injil hari ini jelas sulit dipahami oleh para murid.

Pemikiran yang sama mungkin juga ada pada masing-masing dari kita. Dalam situasi pandemi yang tak kunjung berakhir ini, banyak dari kita bertanya-tanya, mengapa semua ini menimpa kita. Banyak dari antara kita kehilangan anggota keluarga, kerabat dan sahabat. Sebagian lagi kehilangan pekerjaan dan tidak tahu harus memulai dari mana lagi. Lantas jika Tuhan itu Mahabaik mengapa semua ini bisa terjadi? Bagaiman kita mampu menyadari kehadiran-Nya ketika begitu banyak hal menghimpit dan mengaburkan makna kehidupan kita.

Para murid begitu terkesan dengan ajaran dan mukjizat yang dibuat Yesus di depan mata mereka. Untuk itu mereka membangun harapan bahwa Yesus juga yang akan membebaskan mereka dari penjajahan bangsa Romawi dan memulihkan kehidupan mereka. Keyakinan itu sangatlah kuat sehingga ketika Yesus mengatakan bahwa Ia akan menderita dan diserahkan kepada para penguasa, jelas sekali hal itu tidak bisa diterima oleh para murid. Yesus adalah Mesias. Ia harus menang. Ia tidak boleh mati. Namun, kita semua tahu apa yang terjadi kemudian.

Cinta Allah tidak terwujud dalam gagasan-gagasan manusia. Cinta Allah melampaui itu. Sengsara dan wafat Yesus menunjukkan bahwa Allah ingin mencintai manusia secara total. Ia masuk dalam segala dimensi kehidupan manusia, bahkan hingga pengalaman akan penderitaan dan yang paling mengerikan adalah kematian. Kita tahu kemudian, bahwa cinta Allah melampaui kematian.

Itulah kabar sukacita yang perlu kita sadari. Bahwa Allah senantiasa ada dalam hidup kita. Melalui orang-orang yang menyapa kita, meneguhkan kita, menguatkan kita, meluangkan waktu untuk mencarikan kita solusi atau mendengarkan keluh kesah kita. Allah hadir di sana. Pun ketika kita tergerak untuk meneguhkan orang-orang di sekitar kita yang seolah kehilangan harapan dan merasa putus asa, melalui diri kita Allah turut bekerja bagi mereka.

Marilah kita merenungkan kebenaran iman tersebut dan mohon bimbingan Roh Kudus, agar kita senantiasa selalu mampu menjadi wujud kasih Allah bagi sesama kita. Tuhan memberkati.

(Br. Kornelius Glossanto, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Gaya hidup yang ramah lingkungan: Kita berdoa agar kita semua bisa membuat keputusan yang berani untuk gaya hidup yang sederhana dan ramah lingkungan, bersukacita bersama orang muda kita yang dengan tegas berkomitmen dengan hal ini. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Mereka yang tertekan masalah ekonomi: Semoga mereka yang tertekan oleh masalah ekonomi bisa menemukan usaha-usaha baru yang bisa menjadi sumber nafkahnya. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah mengarahkan sejarah hidup kami seperti sejarah hidup Santo Yoseph, yang Kau bimbing menyatu dengan para Leluhurnya, sebagaimana nampak dalam Alkitab. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s