Misi: Menjaga dan Menjalankan Firman

Hari ke-9
Sabtu, 9 Oktober 2021
Peringatan : Abraham, Bapa Bangsa; S. Dionisius, S. Yohanes Leonardus

Bacaan : Yl. 3:12-21
Injil : Luk. 11: 27-28

Misi: Menjaga dan Menjalankan Firman

“Tetapi Ia berkata: ‘Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya’.”
(Luk. 11: 28)

Surat Apostolik Patris Corde: Pada akhir setiap kisah yang memandang Yusuf sebagai pelaku utama, Injil menuliskan bahwa ia bangun, membawa Anak dan ibu-Nya, dan melakukan apa yang Allah perintahkan kepadanya (bdk. Mat. 1:24; 2:14.21).

Abraham kita kenal sebagai Bapa Kaum Beriman, mengapa? Karena ketaatannya kepada Allah. Ia mempunyai iman yang luar biasa. Rasul Paulus menunjukkan bahwa Abraham adalah Bapa semua orang beriman, bukan hanya pada mereka yang bersunat, tetapi juga yang mengikuti jejak iman Abraham (Rm. 4:12). Sumber iman kita adalah Yesus, Sang Firman. Sebagai pengikut Yesus, kita dipanggil untuk menjalankan firman Tuhan, bukan sekadar membaca atau melestarikannya. Firman Tuhan itu bagaikan suluh, yang dapat menerangi setiap langkah hidup kita, memberikan petunjuk dan memberikan kekuatan, penghiburan dan kehidupan kekal.

Hari ini, kita memperingati Abraham sebagai Bapa Bangsa, Santo Dionisius, dan Santo Yohanes Leonardus. Mereka bertiga tidak diragukan lagi sebagai orang-orang yang telah menjaga dan menjalankan firman Allah. Mereka telah menjadi pelaku-pelaku Sabda Allah yang hidup. Bagaimana dengan kita? Apakah kita bersedia menjadi penjaga dan pelaku firman Tuhan? Tentu, sebagai pengikut Yesus, kita pun harus berusaha untuk menjadi penjaga dan pelaku Firman Tuhan melalui beberapa cara yang dapat kita lakukan. Saat ini, tentu tidak sulit bagi kita untuk memperoleh renungan harian Sabda Allah. Setiap hari kita bisa menyisihkan waktu sejenak untuk merenungkan dan merefleksikan, bagaimana firman Tuhan berbicara dalam hidup kita sehari-hari. Melalui doa dan refleksi rutin setiap hari kita akan mampu menjadi lebih dekat dengan Allah, mengenal hati Allah yang penuh kasih kepada kita umat-Nya.

Dalam bacaan pertama dituliskan Allah adalah Hakim, bagi seluruh umat-Nya. Namun dalam keadaan apapun Tuhan Allah juga akan selalu menjadi tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan menjadi benteng bagi orang Israel (bdk. Yl. 3:16b). Allah selalu setia kepada umat yang dipilih-Nya. Apa yang dikehendaki Allah kepada kita umat-Nya? Sebagaimana Allah setia, demikian pula diharapkan kita setia kepada-Nya. Kita bukan hanya sekadar tahu dan mendengar sabda-Nya, namun kita harus menjadi pelaksana Sabda Allah itu sendiri. Karena Yesus sendiri menyatakan bahwa yang berbahagia adalah mereka yang mendengarkan dan memelihara Sabda-Nya, dengan kata lain menjadi pelaksana Sabda Allah.

Seperti para kudus yang kita peringati hari ini adalah orang-orang yang setia dalam mendengarkan dan memelihara sabda Allah, demikian pula Santo Yusuf, suami Bunda Maria. Santo Yusuf adalah orang yang taat kepada Allah. Apapun yang Allah kehendaki dan katakan melalui malaikat dalam mimpinya, pasti dilakukan Santo Yusuf, kendati pun hal itu berat. Dalam surat Apostolik Patris Corde dikatakan bahwa: Pada akhir setiap kisah yang memandang Yusuf sebagai pelaku utama, Injil menuliskan bahwa ia bangun, membawa Anak dan ibu-Nya, dan melakukan apa yang Allah perintahkan kepadanya (bdk. Mat. 1:24; 2:14.21).

Mari kita pun meneladani Santo Yusuf, Abraham, St. Dionisius, dan St. Yohanes Leonardus yang selalu setia mendengarkan dan memelihara firman Allah dengan jalan melakukannya dengan penuh tanggung jawab. Firman Allah itu, bagaikan pelita dalam hidup kita, yang mempu memberikan petunjuk, terang dan membawa kita pada keselamatan.

Misi: Firman Allah bagaikan pelita dalam hidup ini, kita harus terus menjaga, memelihara dan melaksanakannya. (YH)

(Sr. Yohana Halimah, SRM – Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Rasul-rasul misionaris: Kita berdoa agar setiap orang yang dibaptis terlibat dalam pewartaan Injil, menyediakan diri untuk menjalankan misi, dengan siap menjadi saksi yang menghidupi semangat Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Air bersih: Semoga kita semua makin bijaksana dalam menggunakan air bersih. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berilah kami keterbukaan hati, seperti Santo Yoseph, sehingga mengasihi Bunda Maria dan Sang Putera demi terlaksananya “missio”/pengutusan memulihkan cintakasih manusia menjawab belaskasih Bapa. Kami mohon…

Amin

DOA ROSARIO MISIONER

PERISTIWA GEMBIRA

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel
    “Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk. 1:28b.30b-31)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ke hadapan-Mu, memohon kasih karunia-Mu atas hidup kami, masa depan kami, dan khususnya benua tempat kami berada saat ini, Benua Asia. Kirimkanlah para malaikat-Mu seperti halnya dulu Engkau mengutus Malaikat Gabriel untuk mewartakan kabar gembira kelahiran Putra-Mu kepada Bunda Maria. Mampukanlah kami senantiasa dapat mensyukuri kehidupan yang Engkau berikan dan bersukacita dalam menjalani tugas perutusan yang Engkau berikan kepada kami masing-masing, sehingga kami dapat menjadi saksi kabar sukacita-Mu, seperti halnya Malaikat Gabriel. Semoga sukacita-Mu memenuhi muka bumi ini. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria mengunjungi Elisabet saudaranya
    “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk. 1:42-43)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami ingin berdoa khusus untuk Benua Australia dan Oceania. Ketika Maria mengunjungi Elisabet, ia datang membawa kasih sayang dan kabar gembira mengenai kehadiran Sang Juruselamat. Perjumpaan itu akhirnya menjadi berkat bagi kedua janin yang berada di dalam rahim, serta juga bagi kedua calon ibu. Kami pun berharap, Engkau berkenan datang mengunjungi umat-Mu di benua Oceania-Australia. Penuhilah hati umat-Mu di benua ini dengan harapan, agar mereka dapat saling menguatkan dan berbagi kabar gembira, khususnya di masa pandemi ini. Dan semoga umat-Mu di benua ini dapat saling menjaga satu sama lain, sebagaimana Engkau selalu melindungi kami semua. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dilahirkan di Bethlehem
    Maria “melahirkan seorang anak laki-laki, lalu dibungkusnya bayi itu dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk. 2:7)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ingin mempersembahkan Benua Eropa. Seperti halnya Maria dan Yusuf tidak dapat menemukan tempat di rumah penginapan, banyak di antara saudara-saudari kami pun saat ini terlantar dalam kesulitan dan ketidakberdayaan. Bungkuslah benua yang mengalami banyak kehilangan dan pencobaan ini dengan selimut cinta kasih-Mu, yang sanggup menghangatkan setiap jiwa. Sediakanlah tempat perlindungan yang aman bagi semua orang yang membutuhkannya. Limpahkanlah juga rahmat sukacita dalam hati setiap orang, sehingga setiap mulut dapat memuji nama-Mu sebagai Allah sumber hidup dan sukacita sejati. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
    Simeon berkata kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.” (Luk. 2:34-35)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa khusus untuk Benua Amerika. Kami bawa benua ini ke hadirat-Mu sebagaimana dulu bayi Yesus dipersembahkan kepada-Mu di dalam Bait Allah. Semoga Benua Amerika dan orang-orang yang berada di sana Engkau barui dengan Roh-Mu. Tumbuhkanlah rasa solidaritas, belas kasih, persaudaraan, dan persatuan di antara mereka. Jauhkan mereka dari arogansi, egoisme dan keinginan untuk menguasai pihak lain. Mampukanlah benua ini membangun pilar-pilar kesejahteraan demi seluruh ciptaan dan perdamaian bagi dunia, sehingga sorak-sorai sukacita dapat bergaung ke seluruh dunia. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus ditemukan di Bait Allah
    “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku? Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.” (Luk. 2:49-50)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa untuk saudara-saudari kami yang berada di Benua Afrika. Semoga setiap jiwa yang rindu dan mencari-Mu dapat menemukan-Mu. Bagi mereka yang telah hilang dan jauh dari pada-Mu karena penderitaan dan permasalahan hidup yang mereka alami, semoga dapat menemukan jalan kembali kepada-Mu. Tuntun dan rahmatilah setiap langkah agar memiliki kekuatan, terang pengharapan dan sukacita hidup. Ajarilah setiap orang untuk senantiasa bersandar pada kehendak dan rencana-Mu. Jadikanlah mereka semua saksi-saksi-Mu yang hidup agar nama-Mu semakin dimuliakan, dan semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s