Misi: Memberikan Diri Kepada Allah

Hari ke-18
Senin, 18 Oktober 2021
Peringatan : S. Lukas, Pengarang Injil

Bacaan : 2Tim. 4:10-17b
Injil : Luk. 10:1-9

Misi: Memberikan Diri Kepada Allah

“Kata-Nya kepada mereka: ‘Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu, mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala’.”
( Luk. 10:2-3)

Surat Apostolik Patris Corde: Setiap panggilan sejati lahir dari pemberian diri, yang merupakan buah kematangan dari pengorbanan sederhana.

Hanya manusia yang mengenal Tuhan yang tahu bahwa diri dan hidupnya adalah milik Tuhan. Dengan kesadaran dan keyakinan dasar ini maka manusia itu pasti tahu bagaimana harus menjalani hidupnya. Fokus dalam kehidupan bukanlah untuk memenuhi hasrat dan keinginan diri sendiri lagi, melainkan untuk memenuhi panggilan dasar jati dirinya, yaitu mempersembahkan hidup seutuhnya kepada Tuhan.

Hidup sering diibaratkan sebagai ladang. Kita diandaikan sebagai pekerja-pekerja di ladang itu. Tapi itu bukan ladang milik kita, melainkan sepenuhnya milik Tuhan. Namun, tidak semua manusia bekerja di ladang itu. Hanya mereka yang dipanggil, ditunjuk dan dikirim untuk bekerja di sana.

Asal kata misi adalah mittere (latin) yang berarti “disuruh”. Seorang misionaris adalah orang yang dipilih dan disuruh pergi bekerja di tempat-tempat yang telah ditentukan-Nya. Bukan atas inisiatif sendiri, juga bukan karena paksaan pihak-pihak tertentu. Walaupun masih ada yang menganut konsep yang salah bahwa ketika seseorang dipilih Tuhan, mau tidak mau, suka tidak suka, ia harus tetap pergi dan bekerja, sesungguhnya Tuhan tidak pernah memaksa.

Benar bahwa tugas perutusan itu pertama-tama berasal dari panggilan Tuhan. Dialah yang memilih, bukan manusia. Namun pada tahap selanjutnya adalah respon dari manusia yang menentukan, apakah ia menjawab ya atau tidak. Selalu ada “kehendak bebas” – kebebasan – untuk memutuskan. Namun kembali lagi, jika manusia memiliki kesadaran penuh dan keyakinan dasar bahwa diri dan hidupnya adalah milik Tuhan, jelas ia akan menjawab ya. Tanpa ragu, tanpa takut, bahkan dengan sangat bersukacita!

Seperti halnya ketika seseorang jatuh cinta dan merasa dicintai. Sebagian dari kita tentu pernah merasakan hal tersebut. Hati yang dipenuhi cinta dan perasaan dicintai bukan hanya akan membuat seseorang berbunga-bunga, namun juga membuatnya mau memberikan diri dan hidupnya kepada yang dicintainya. Begitu juga yang terjadi ketika kita menyadari dan merasakan betapa kita dicintai oleh Tuhan. Kita pasti rela dan mau memberikan diri dan hidup kita untuk Tuhan.

Cinta mengubah seseorang. Cinta memberikan kekuatan, harapan dan kehidupan baru. Cinta membuat seseorang menjadi lemah lembut, ikhlas, rendah hati, mampu berbagi dan melayani. Jika cinta kita pada Tuhan setengah saja dari besarnya cinta Tuhan yang tak terbatas itu kepada kita, maka kita pasti akan sanggup mempersembahkan diri dan hidup kita kepada-Nya.

Tuhan memerlukan banyak pekerja di ladang-Nya karena tuaian banyak. Tugas kita lah para pekerja yang terpilih dan terpanggil ini untuk menuai jiwa-jiwa yang memerlukan keselamatan, sehingga pada akhirnya nanti tak ada seorang pun yang ditinggalkan.

Misi: Hidup adalah anugerah yang terindah Tuhan berikan kepada setiap orang. Hidup akan menjadi semakin indah bila kita bisa mempersembahkannya kembali kepada Allah.  (BIL)

(Angel – Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Rasul-rasul misionaris: Kita berdoa agar setiap orang yang dibaptis terlibat dalam pewartaan Injil, menyediakan diri untuk menjalankan misi, dengan siap menjadi saksi yang menghidupi semangat Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Air bersih: Semoga kita semua makin bijaksana dalam menggunakan air bersih. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berilah kami keterbukaan hati, seperti Santo Yoseph, sehingga mengasihi Bunda Maria dan Sang Putera demi terlaksananya “missio”/pengutusan memulihkan cintakasih manusia menjawab belaskasih Bapa. Kami mohon…

Amin

DOA ROSARIO MISIONER

PERISTIWA GEMBIRA

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel
    “Salam hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau; jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk. 1:28b.30b-31)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ke hadapan-Mu, memohon kasih karunia-Mu atas hidup kami, masa depan kami, dan khususnya benua tempat kami berada saat ini, Benua Asia. Kirimkanlah para malaikat-Mu seperti halnya dulu Engkau mengutus Malaikat Gabriel untuk mewartakan kabar gembira kelahiran Putra-Mu kepada Bunda Maria. Mampukanlah kami senantiasa dapat mensyukuri kehidupan yang Engkau berikan dan bersukacita dalam menjalani tugas perutusan yang Engkau berikan kepada kami masing-masing, sehingga kami dapat menjadi saksi kabar sukacita-Mu, seperti halnya Malaikat Gabriel. Semoga sukacita-Mu memenuhi muka bumi ini. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria mengunjungi Elisabet saudaranya
    “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk. 1:42-43)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami ingin berdoa khusus untuk Benua Australia dan Oceania. Ketika Maria mengunjungi Elisabet, ia datang membawa kasih sayang dan kabar gembira mengenai kehadiran Sang Juruselamat. Perjumpaan itu akhirnya menjadi berkat bagi kedua janin yang berada di dalam rahim, serta juga bagi kedua calon ibu. Kami pun berharap, Engkau berkenan datang mengunjungi umat-Mu di benua Oceania-Australia. Penuhilah hati umat-Mu di benua ini dengan harapan, agar mereka dapat saling menguatkan dan berbagi kabar gembira, khususnya di masa pandemi ini. Dan semoga umat-Mu di benua ini dapat saling menjaga satu sama lain, sebagaimana Engkau selalu melindungi kami semua. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dilahirkan di Bethlehem
    Maria “melahirkan seorang anak laki-laki, lalu dibungkusnya bayi itu dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk. 2:7)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ingin mempersembahkan Benua Eropa. Seperti halnya Maria dan Yusuf tidak dapat menemukan tempat di rumah penginapan, banyak di antara saudara-saudari kami pun saat ini terlantar dalam kesulitan dan ketidakberdayaan. Bungkuslah benua yang mengalami banyak kehilangan dan pencobaan ini dengan selimut cinta kasih-Mu, yang sanggup menghangatkan setiap jiwa. Sediakanlah tempat perlindungan yang aman bagi semua orang yang membutuhkannya. Limpahkanlah juga rahmat sukacita dalam hati setiap orang, sehingga setiap mulut dapat memuji nama-Mu sebagai Allah sumber hidup dan sukacita sejati. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus dipersembahkan di Bait Allah
    Simeon berkata kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri.” (Luk. 2:34-35)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa khusus untuk Benua Amerika. Kami bawa benua ini ke hadirat-Mu sebagaimana dulu bayi Yesus dipersembahkan kepada-Mu di dalam Bait Allah. Semoga Benua Amerika dan orang-orang yang berada di sana Engkau barui dengan Roh-Mu. Tumbuhkanlah rasa solidaritas, belas kasih, persaudaraan, dan persatuan di antara mereka. Jauhkan mereka dari arogansi, egoisme dan keinginan untuk menguasai pihak lain. Mampukanlah benua ini membangun pilar-pilar kesejahteraan demi seluruh ciptaan dan perdamaian bagi dunia, sehingga sorak-sorai sukacita dapat bergaung ke seluruh dunia. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus ditemukan di Bait Allah
    “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku? Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka.” (Luk. 2:49-50)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa untuk saudara-saudari kami yang berada di Benua Afrika. Semoga setiap jiwa yang rindu dan mencari-Mu dapat menemukan-Mu. Bagi mereka yang telah hilang dan jauh dari pada-Mu karena penderitaan dan permasalahan hidup yang mereka alami, semoga dapat menemukan jalan kembali kepada-Mu. Tuntun dan rahmatilah setiap langkah agar memiliki kekuatan, terang pengharapan dan sukacita hidup. Ajarilah setiap orang untuk senantiasa bersandar pada kehendak dan rencana-Mu. Jadikanlah mereka semua saksi-saksi-Mu yang hidup agar nama-Mu semakin dimuliakan, dan semakin banyak jiwa yang dapat diselamatkan. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s