Misi: Melayani Kerajaan Allah

Hari ke-20
Rabu, 20 Oktober 2021
Peringatan : S. Irene

Bacaan : Rm. 6:12-18
Injil : Luk. 12:39-48

Misi: Melayani Kerajaan Allah

“Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.”
(Luk. 12:43)

Surat Apostolik Patris Corde: Kerja merupakan partisipasi dalam karya keselamatan, suatu peluang untuk mempercepat datangnya Kerajaan Allah, untuk meningkatkan potensi dan kualitas seseorang, dengan menempatkannya pada pelayanan masyarakat dan komunitas.

Mentalitas pekerja yang buruk biasa terlihat ketika seorang pekerja hanya aktif dan rajin bekerja di depan atasannya, atau saat ada yang mengawasi dan memperhatikannya. Lalu ketika atasan tidak berada di tempat atau pengawasan tidak ada, maka ia akan bersantai, tidak melakukan apa-apa, atau malah sibuk dengan diri dan urusannya sendiri.

Hal seperti ini bukan lah sesuatu yang langka dan tabu ditemukan di zaman sekarang ini. Tampaknya nilai-nilai kepercayaan, pelayanan, dedikasi dan tanggung jawab sudah mulai luntur pada diri sebagian orang. Tak heran banyak pimpinan yang mengeluhkan bahwa sulit menemukan pekerja yang baik. Sebaliknya, dari pihak seberang  ada keluhan bahwa sulit untuk menemukan pekerjaan di zaman sekarang ini.

Terkadang bekerja hanya dimaknai sebagai alat barter saja. Saya menyediakan jasa dan tenaga, Anda membayar dengan gaji dan materi. Sesederhana itu. Sesempit itu saja. Ada orang-orang yang lupa bahwa pemberian jasa dan tenaga tersebut harusnya disertai dengan kualitas tertentu. Kualitas yang dimaksudkan bukan terutama menyangkut kepandaian dan kemampuan, tetapi nilai-nilai tambah untuk melengkapi kedua poin yang sudah ada itu, yakni: inisiatif, tanggung jawab, kerelaan untuk memberi atau melayani, ketulusan, kesetiaan, dan mau berusaha memberikan apa yang diinginkan/dibutuhkan. Intinya adalah seorang pekerja yang baik bukan hanya bekerja seadanya atau apa adanya saja, tetapi selalu mau berusaha memberikan lebih. Bukan hanya sibuk menantikan bonus, tapi siap memberi nilai ekstra.

Bekerja juga bisa dilihat sebagai peluang untuk mengembangkan diri, potensi dan kualitas yang sudah dimiliki. Saya bekerja bukan hanya karena saya “harus” bekerja, atau karena gaji yang saya terima, namun dalam pekerjaan itu, ada peluang bagi saya untuk belajar, berkembang dan menjadi lebih baik lagi. Di titik ini, seseorang tak lagi pasif, menunggu instruksi dan perintah, tetapi memiliki motivasi dari dalam dirinya dan kreativitas untuk melakukan pekerjaannya dengan seoptimal mungkin.

Ketika seorang atasan atau tuan melihat pekerjanya begitu semangat dalam bekerja, bersedia melakukan lebih, mau menggali potensi dirinya, dan tidak gampang menyerah ketika menemui kesulitan, tuan itu pasti tergerak hatinya. Bukan hanya mendapatkan kepercayaan dari si tuannya, si pekerja juga bisa mendapatkan tawaran posisi yang lebih tinggi dan tanggung jawab yang lebih besar. Namun, ia tahu bahwa dalam kepercayaan yang lebih besar, akan lebih besar pula harapan dan tuntutan padanya. Yesus menyinggung juga hal ini dalam bacaan Injil hari ini, “… Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut” (Luk. 12:48).

Kita ini pekerja-pekerja Allah di dunia. Kita dituntut untuk menjadi pekerja profesional dengan sikap dan perilaku yang di atas standar biasa-biasa saja. Kita jangan menjadi pekerja “abal-abal”. Kita harus bekerja dengan motivasi yang tinggi, tahu benar apa yang harus kita kerjakan karena kita tahu kehendak Allah, dan menjadikan peluang bekerja ini sebagai kesempatan untuk terus belajar, menggali potensi diri, serta bertumbuh untuk menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu, mari gunakan peluang bekerja, baik di dalam instansi, komunitas, maupun pelayanan masyarakat dan Gereja dengan sebaik-baiknya. Hadir dan bekerja sebagai pelayan Allah yang selalu siap sedia dan rela hati. Stop menghitung untung-rugi, dan jadikan pekerjaan kita sebagai kesempatan melayani Kerajaan Allah.

Misi: Karya keselamatan menjadi bagian dalam tugas perutusan kita. Kita dituntut untuk selalu siap sedia, dengan rela  hati menjadi pelayan Kerajaan Allah. (BIL)

(Angel – Biro Nasional Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Rasul-rasul misionaris: Kita berdoa agar setiap orang yang dibaptis terlibat dalam pewartaan Injil, menyediakan diri untuk menjalankan misi, dengan siap menjadi saksi yang menghidupi semangat Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Air bersih: Semoga kita semua makin bijaksana dalam menggunakan air bersih. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berilah kami keterbukaan hati, seperti Santo Yoseph, sehingga mengasihi Bunda Maria dan Sang Putera demi terlaksananya “missio”/pengutusan memulihkan cintakasih manusia menjawab belaskasih Bapa. Kami mohon…

Amin

DOA ROSARIO MISIONER

PERISTIWA MULIA

  1. Yesus bangkit dari antara orang mati
    “Malaikat itu berkata, janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.” (Mat. 28:5-6)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa bagi diri kami dan semua orang di Benua Asia. Situasi hidup saat ini tak menentu, dan seakan-akan kami kehilangan kepastian hidup. Seringkali kami jatuh dalam ketakutan dan kekhawatiran karena perubahan hidup yang terjadi secara mendadak. Mampukanlah kami untuk dapat bangkit, seperti halnya Yesus bangkit mengalahkan kematian. Semoga kami pun dapat bangkit dari rasa takut, khawatir, putus asa dan keterpurukan iman kami akan hari esok yang lebih baik. Semoga kehidupan baru, menerangi seluruh Benua Asia dengan terang pengharapan dan keselamatan-Mu. Dan pada akhirnya kami juga Engkau izinkan beroleh kemuliaan dalam nama-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus naik ke surga
    “Sesudah Ia mengatakan demikian, Ia diangkat ke surga disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. ‘Hai orang Galilea, mengapa kamu berdiri melihat ke langit?’ Yesus ini, yang diangkat ke surga meninggalkan kamu, akan kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke surga.” (Kis. 1:9-11)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami semua mengarahkan tatapan kami saat ini hanya kepada-Mu. Secara khusus kami mendoakan Benua Oceania-Australia. Semoga setiap orang yang mengimani-Mu dalam perjuangan dan pergumulan hidup mereka saat ini, Engkau berikan kekuatan dan perlindungan. Engkau telah mengangkat Anak-Mu, Yesus ke surga, dan memuliakan-Nya setelah melalui penderitaan, sengsara dan kematian. Semoga Engkau juga mau mengangkat setiap hati dan jiwa umat-Mu di Benua Oceania-Australia, meringankan segala kesulitan dan derita hidup mereka, serta menguatkan harapan dan iman mereka akan kemuliaan yang kelak akan Engkau anugerahkan kepada semua orang yang tetap setia pada-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Roh Kudus turun atas para rasul
    “Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk […] lalu mereka semua dipenuhi Roh Kudus, dan mulai berbicara dalam bahasa lain, seperti yang diberitakan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan.” (Kis. 2:2.4)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami mohon kehadiran Roh Kudus-Mu, khususnya di Benua Eropa. Semoga di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 ini, umat-Mu di Benua Eropa senantiasa mendapatkan tuntunan Roh Kudus, agar dapat tetap teguh beriman, dan memiliki belas kasih kepada sesama yang membutuhkan. Berikanlah Roh Pengetahuan dan Kebijaksaaan, yang membantu mengarahkan pikiran dan hati untuk menjadikan-Mu sebagai pusat pengharapan dan sukacita dalam segala kesulitan dan pencobaan di dunia. Semoga Roh-Mu selalu membarui setiap hati dan menuntun iman umat-Mu di Benua Eropa. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria diangkat ke surga
    “Jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita juga percaya bahwa dengan perantaraan Yesus, Allah akan mengumpulkan bersama-sama dengan Dia, mereka yang telah meninggal. Sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (1 Tes. 4:14.17)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami persembahkan Benua Amerika ke dalam tangan-Mu. Seperti Bunda yang diangkat ke surga, angkatlah juga setiap hati manusia yang berada di Benua Amerika, sehingga menyatu dalam persekutuan yang utuh dengan-Mu melalui iman yang teguh. Berikanlah penghiburan kepada mereka yang ditinggal oleh orang-orang yang mereka kasihi. Kuatkanlah iman mereka sehingga mereka tetap percaya bahwa bersama Yesus yang telah mati dan bangkit, orang-orang yang telah lebih dulu meninggalkan dunia ini juga akan dibangkitkan dan diangkat ke surga. Sambil menantikan waktu di mana kami semua juga akan kembali dikumpulkan bersama-Mu selama-lamanya. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria dimahkotai di surga
    “Tampaklah suatu tanda besar di langit; seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.” (Why. 12:1)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ke hadirat-Mu untuk mempersembahkan Benua Afrika. Pandanglah umat-Mu di benua ini, yang sering mengalami banyak masalah, konflik, ketidakadilan, kemiskinan, dan sakit-penyakit. Berikanlah tanda harapan untuk dapat meneguhkan iman yang rapuh dan hati yang tenggelam dalam keputusasaan. Semoga dengan teladan Bunda Maria, umat-Mu di Benua Afrika sanggup menjalani hidup mereka dengan ketaatan dan kepasrahan penuh akan kehendak-Mu. Kami berharap mahkota kemuliaan Engkau anugerahkan juga di atas setiap hati yang menjerit dan menangis. Semoga mereka mendapatkan kembali harkat dan martabat mereka sebagai manusia yang Engkau kasihi dan ciptakan setara satu dengan yang lainnya. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s