Diutus Kepada yang Terisolir

Renungan Harian Misioner
Sabtu Adven I, 04 Desember 2021
P. S. Yohanes dr Damsyik

Yes. 30:19-21,23-26; Mzm. 147:1-2,3-4,5-6; Mat. 9:35 – 10:1,6-8; atau dr Ruybs

Bacaan-bacaan hari ini mengingatkan saya terhadap sebuah pengalaman saya. Sudah setahun saya berada di Sierra Leone dan banyak hal yang saya alami. Beberapa waktu lalu, saya dan Bruder Kornel mengunjungi salah satu komunitas yang sangat terisolir di paroki kami yang menjadikan sebuah rumah sebagai Sekolah Dasar bagi anak-anak mereka.  Bangunannya terbuat dari lumpur dan sebenarnya tidak layak untuk dijadikan sekolah karena kondisi bangunan yang sangat tidak baik dan jumlah murid sangat banyak. Ketika kami tiba, anak-anak, para guru, para tokoh masyarakat menyambut kami dengan ramah. Mereka sangat senang dengan kedatangan kami. Tujuan kami pergi mengunjungi sekolah tersebut adalah untuk membuat sebuah film pendek tentang sekolah tersebut agar dapat dijadikan sebagai bahan untuk meminta bantuan demi membangun sekolah tersebut.   

Saat ini adalah masa adven, masa di mana tidak hanya kita menantikan kedatangan Yesus Kristus kepada kita tetapi juga kedatangan kita kepada-Nya. Yesus Kristus yang kita menantikan kehadiran-Nya adalah Tuhan yang menyelamatkan kita dari segala manifestasi dari dosa dan keterbelengguan hidup. Dalam bacaan Injil, kita melihat bahwa Yesus berjalan, berkeliling, dan berpiknik sambil berbuat baik; melakukan pewartaan Kerajaan Allah dengan menyembuhkan orang-orang dari segala penyakit mental dan fisik. Hatinya terpukul ketika menyaksikan orang-orang yang menderita karena diterlantarkan. Yesus mengajak para murid-Nya untuk berdoa agar Bapa di Surga menggerakkan hati dan pikiran dan mengutus orang-orang untuk bekerja demi membantu mereka yang lemah dan tertindas. Selanjutnya Yesus juga memberikan kuasa kepada para murid untuk menyembuhkan segala penyakit dan mengutus mereka untuk pergi dan membantu mereka yang hilang dan terisolasi. Di sini kita melihat bahwa Yesus melakukan apa yang dikatakan dalam bacaan pertama di mana Ia mendengar dan menjawab kebutuhan dari orang-orang yang tertindas. Ia memberikan pembebasan baik bagi manusia maupun ciptaan lainnya. Dia mengajak para pengikut-Nya untuk mengikuti “jalan-Nya” karena Dia sendiri adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan” (Yoh. 1:14) yang sangat membebaskan dari segala keterbelengguan hidup.

Dengan demikian bacaan-bacaan suci hari ini mengajak kita untuk meneladani Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah kepada orang-orang yang lemah, terisolasi, dan tertindas. Ketika kita melakukan suatu perjalanan misalnya ke pasar, sekolah, pantai, taman kota, tempat kerja, dll, kita perlu membuka mata dan hati untuk disentuh oleh penderitaaan orang lain. Jika memungkinkan, kita mengunjungi saudara-sadari kita yang sangat membutuhkan bantuan. Dengan bekerja sama dengan orang lain, kita bisa membuat satu proyek yang dapat membantu mereka untuk mengatasi masalah yang ada. Allah yang kita imani dalam Yesus Kristus telah menganugerahkan kepada kita kuasa berupa pengetahuan, bakat, pekerjaan, dll, untuk digunakan demi kebahagiaan orang lain dan diri kita.   

(RP. Erik Tjeunfin, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Katekis: Marilah kita berdoa bagi para katekis, yang dipanggil untuk mewartakan Sabda Allah: semoga mereka menjadi saksinya, dengan berani dan kreatif, serta dalam kuasa Roh Kudus. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para peternak: Semoga semua pihak yang berwenang menolong para peternak untuk meningkatkan usaha mereka agar mereka dapat hidup layak dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berkenanlah memadukan kami dengan Keluarga Kudus, mengikuti pelayanan Santo Yoseph, memberikan bakti kepada Bunda Maria dan mengimani Sang Putera. Kami mohon…

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s