Doa Yang Memiliki Daya Ubah

Renungan Harian Misioner
Kamis, 16 Juni 2022
P. S. Yulita & S. Cyriacus

Sir. 48:1-14; Mzm. 97:1-2,3-4,5-6,7; Mat. 6:7-15

Misi: Mengembangkan hidup doa untuk menemukan Allah dalam kemuliaan-Nya, mengetahui kehendak-Nya, serta mengalami kehadiran Allah yang penuh kasih dan yang senantiasa mengetahui kebutuhan kita.

Sesama sahabat misioner yang terkasih dalam Kristus, gema Sabda Tuhan hari ini meyakinkan kita bahwa semua perjalanan iman kita hendaknya mnghantar kita menuju suatu perubahan dan pembaruan.

Bacaan pertama dari Putra Sirakh mengingatkan bangsa Israel bahwa setiap mukjizat yang dilakukan oleh para Nabi adalah gerakan serta karya Allah untuk membawa umat menuju suatu perubahan dan pembaruan hidup yang memiliki nilai keselamatan. Mukjizat yang dilakukan oleh Nabi Elia dan dilanjutkan oleh Nabi Elisa bertujuan untuk membuka mata serta telinga iman umat Israel agar boleh memperbaiki diri dan mengalami karya Allah yang  menyelamatkan.

Sementara Matius dalam Injilnya,  mengetengahkan kisah para murid yang meminta Yesus Sang guru untuk mengajarkan mereka berdoa secara baik, benar dan efektif. Para murid Yesus terkesan belum mengetahui bagaimana berdoa secara benar dan efektif. Juga mereka terkesan merasa tidak dapat menyaingi  para murid Yohanes Pembaptis. Dan Yesus mengabulkan permintaan mereka dengan mengajarkan mereka untuk berdoa. Yesus mengajarkan doa yang memiliki kekuatan teologis dan antropologis yang sederhana namun sangat mendalam.

Para sahabat misioner yang terkasih, doa yang diajarkan Yesus adalah doa yang sangat skematis, struktural dan sederhana. Dalam doa itu Yesus mengajarkan kepada para murid-Nya bahwa Allah yang di surga adalah Bapa bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.Allah yang di surga harus di muliakan karena kerajaan-Nya mengatasi surga dan bumi maka setiap pendoa harus sungguh masuk dalam kehendak Allah yang  adalah Sang Bapa.

Ia sebagai Bapa yang memiliki kasih untuk memenuhi setiap kebutuhan dari setiap orang yang memohon kepada-Nya. Lebih dari itu Ia adalah Allah Maha Pengasih yang mengalirkan pengampunan bagi setiap orang yang merasa bersalah dan memiliki niat tulus untuk bertobat.

Dalam doa Bapa kami, Yesus mengajarkan bahwa setiap orang hendaknya berseru kepada Allah agar dibebaskan dari berbagai pencobaan dan ancaman kejahatan. Namun yang paling istimewa dari doa ini adalah Yesus mau menegaskan bahwa pengampunan yang diberikan oleh Allah adalah sebuah pengampunan bersyarat yakni setiap orang yang merindukan pengampunan Allah harus bersedia untuk mengampuni sesamanya. Ini adalah syarat mutlak. Dengan demikian doa yang diajarkan Yesus merupakan doa yang lengkap dan sempurna agar para murid sungguh mengenal siapa itu Allah bagi keselamatan mereka.

Para sahabat misioner yang terkasih, hari ini Sabda Tuhan  mengajak kita untuk belajar berdoa dari Yesus, lebih dari itu belajar mengenal siapa itu Allah bagi perjalanan hidup kita. Yesus menghendaki agar kita tidak hanya meminta dan meminta melainkan mengenal Allah sebagai Bapa kita bersujud dan menyembah Allah yang berkuasa atas surga dan bumi kemudian tanpa ragu masuk dalam kehendak-Nya.

Yesus memberi jaminan  bahwa jika kita mengenal Allah sebagai Bapa, memuliakan Dia dalam kehidupan sehari-hari, dan melaksanakan kehendak-Nya maka sudah barang pasti semua permohonan kita akan terkabulkan. Dalam doa Bapa kami Yesus pun mengajarkan kepada kita bahwa kebutuhan yang dimohonkan dari Allah tidak sebatas kebutuhan jasmani melainkan juga kebutuhan psikologis dan spiritual.

Para sahabat misioner yang terkasih, sering kali doa kita gagal dan tidak membawa daya ubah  karena kita jauh dari kehendak Allah, tidak berada dalam kuasa dan karya-Nya, dan tidak bersedia melanjutkan pengampunan Allah kepada sesama. Marilah kita melanjutkan mukjizat dan kasih Allah yang luar biasa bagi sesama yakni mengampuni mereka yang bersalah kepada kita. Inilah doa yang paling sempurna. Amin.

(RP. Hiasintus Ikun, CMF – Dirdios KKI Keuskupan Palangkaraya)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja Universal: Cinta keluarga Kristiani

Kita berdoa untuk keluarga-keluarga Kristiani di seluruh penjuru dunia, semoga mereka memiliki dan mengalami cinta tanpa syarat dan mengutamakan kesucian dalam menjalani hidup sehari-hari.

Ujud Gereja Indonesia: Pendidikan yang kritis

Kita berdoa, semoga lembaga pendidikan dan keluarga mendidik anak-anaknya agar dapat bersikap kritis dan realistis terhadap tawaran-tawaran palsu dan kemewahan di sosial media.

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s