Kedatangan Kerajaan ALLAH

Renungan Harian Misioner
Jumat Biasa XXXIV, 25 November 2022
P. S. Katarina dr Aleksandria

Why. 20:1-4,11 – 21:2; Mzm. 84:3,4,5-6a,8a; Luk. 21:29-33

Beberapa hari lagi kita akan memasuki masa adven dan bacaan-bacaan suci yang kita dengar mengisahkan tentang akhir zaman dan atau kedatangan kerajaan Allah. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengatakan bahwa ada tanda-tanda yang mendahului kedatangan Kerajaan Allah. Tanda-tanda itu seperti adanya nabi palsu, pertentangan, permusuhan, penderitaan, dll. Namun, Yesus mengatakan di tengah ketidakpastian ini, para muridnya seharusnya tidak kehilangan harapan, sebab Roh Kudus akan selalu menyertai dan menolong mereka. Lalu kita bertanya mengapa kedatangan Kerajaan Allah didahului dengan adanya kekacauan seperti ini? Kerajaan Allah adalah kerajaan yang membawa kebenaran dan kehidupan. Ketika kebenaran dan kehidupan diwartakan tentu saja akan bertentangan dengan ketidakbenaran, ketidakadilan dan segala manifestasi kejahatan yang ada.

Yesus mengatakan anggur yang baru tidak bisa disimpan dalam kantong yang lama karena akan merusak kantong yang ada (bdk. Mat. 9:17). Kerajaan Allah layaknya seperti anggur yang baru yang tidak bisa diterima dalam kehidupan seseorang kalau dirinya masih dirajai oleh allah lainya. Akan tetapi, meskipun adanya kekacauan ini, hal ini tidak berarti bahwa Allah akan membiarkan umatnya sengsara, sebaliknya Dia akan membawa kehidupan baru. Sebab Dia sendiri adalah Allah orang hidup dan bukan allah orang mati. Segala yang bertentangan dengan kehendak-Nya harus lenyap, tapi Sabda dan segala kebaikan-Nya akan tetap ada dan dirasakan oleh orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Dalam bacaan pertama, penulis Kitab Wahyu menegaskan kembali bahwa Allah mengirim para utusan-Nya untuk menghancurkan sumber dan manifestasi dari kejahatan dan korupsi yang kita alami. Sebab Allah menginginkan agar umat-Nya menikmati surga dan dunia baru di mana Dia sendiri yang berkuasa. Akan tetapi kita juga diingatkan bahwa, kita perlu berpegang teguh pada iman kita terhadap-Nya dalam menghadapi segala cobaan. Dengan begitu, nama kita akan tercatat dalam buku kehidupan.
Dengan demikian pesan bacaan-bacaan Suci hari ini adalah bersyukur kepada Allah karena Dia akan mengalahkan kerajaan iblis dan Dia akan merajai kita. Kerajaan-Nya akan membawa kehidupan dan kebahagiaan bagi kita semua. Selanjutnya, kita perlu memegang teguh pada iman dan praktik-praktik iman yang kita miliki dalam menghadapi segala bentuk kejahatan yang ada dalam kehidupan agar nama kita terdaftar dalam buku Kerajaan Allah. Amin.
(RP. Erik Tjeunfin, SX – Misionaris Xaverian)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja Universal: Anak-anak yang menderita

Kita berdoa untuk anak-anak yang menderita, terutama tuna wisma, yatim piatu, dan korban perang; semoga mereka mendapat jaminan untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan merasakan kehangatan kekeluargaan.

Ujud Gereja Indonesia: Mengenang mereka yang meninggal karena Covid-19

Kita berdoa untuk mereka yang meninggal karena Covid 19, semoga Tuhan menganugerahkan belas kasih-Nya pada mereka, dan arwah mereka beristirahat dalam ketentraman kekal.

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s