Hidup di Dalam KRISTUS

Renungan Harian Misioner
Selasa, 03 Januari 2023
Nama Yesus yang Tersuci

1Yoh. 2:29 – 3:6; Mzm. 98:1,3cd-4,5-6; Yoh. 1:29-34

Hari ini kita berada dalam masa sesudah Natal, masa yang dipenuhi dengan damai dan sukacita akan kehadiran Kristus Sang Juru Selamat. Kita memasuki tahun yang baru dengan semangat baru, hidup baru sebagai anak-anak Allah karena dosa kita telah ditebus-Nya.

Begitu besar kasih Bapa yang dikaruniakan bagi kita sehingga kita boleh menjadi anak-anak-Nya. Sebagai anak-anak Bapa, sudah seharusnya kita senantiasa melaksanakan kehendak-Nya, melakukan hal yang baik dan benar. Dalam situasi dan kondisi apapun kita tidak menyerah, senantiasa menaruh pengharapan, sambil terus berusaha untuk hidup kudus dan tidak berbuat dosa lagi. Kasih karunia Allah-lah yang mengubah kita, si pendosa yang dulu hidup jauh dari Kristus, menjadi bertobat dan percaya kepada Kristus. Hidup di dalam Kristus.

Kardinal Joseph Ratzinger/Paus Emeritus Benediktus XVI  yang beberapa hari lalu berpulang ke rumah Bapa di surga, meninggalkan teladan iman yang luar biasa bagi kita. Masa muda yang dilaluinya tidak mudah. Pengalaman pahit di masa rezim Nazi berkuasa dan memusuhi Gereja Katolik, banyak pastor yang dianiaya. Namun dalam situasi sulit itulah, ia menemukan keindahan dan kebenaran iman di dalam Kristus. Dukungan juga didapatkan dari pihak keluarga yang senantiasa memberikan kesaksian tentang kebaikan dan harapan yang berakar dari keterikatan iman pada Gereja-Nya.

Dari kesaksian Yohanes Pembaptis kita juga dibawa untuk semakin mengenal siapa Yesus Kristus, Anak Domba Allah, yang diutus Bapa untuk menebus/menghapus dosa dunia. Ketika Yohanes membaptis Yesus, ia melihat Roh turun dari langit seperti merpati dan Roh itu tinggal diatas-Nya. Dia itulah Kristus, Anak Allah yang membaptis kita dengan Roh Kudus.

Yohanes mengajak kita melihat dalam diri Yesus, Anak Domba Allah, Sang Penebus yang memberi pengharapan. Melalui Yesus kita dilahirkan kembali dalam pembaptisan dengan Roh Kudus, yang mengubah hidup kita. Sudahkah kita meletakkan pengharapan kepada Kristus yang senantiasa ingin menyucikan hati kita dengan Roh-Nya?

Perjumpaan Yohanes dengan Yesus dipenuhi sukacita dan rasa syukur. Semoga perjumpaan kita dengan Kristus juga menjadi momen yang penuh berkat dan sukacita. Kita perlu menghayati rahmat pembaptisan yang sudah kita peroleh dengan senantiasa hidup dan bertindak mengikuti tuntunan Roh Kudus. Tidak lagi hidup menurut kehendakku, sesukaku, tetapi menyadari bahwa hidupku ada di dalam Kristus. Meneladan Kristus yang hadir ke dunia dalam kerendahan dan kesederhanaan, sudi lahir di palungan.

Mari kita hidup dengan penuh iman, melayani dengan ketulusan hati dan tetaplah setia berjalan bersama Kristus.

 (Alice Budiana – Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini, Paroki Kelapa Gading – KAJ)

Doa Persembahan Harian

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Gereja Universal:Para pendidik – Kita berdoa untuk para pendidik, semoga mereka menjadi saksi yang dapat dipercaya, mengajarkan persaudaraan daripada kompetisi dan membantu mereka yang paling muda dan rentan.

Ujud Gereja Indonesia:Optimisme dan harapan – Kita berdoa, semoga tahun baru menjadi saat rahmat, yang mendorong kita untuk optimis, percaya dan berharap, bahwa Roh Tuhan akan menuntun dan membuka mata kita untuk bisa melihat kesempatan, peluang dan jalan keluar dalam pelbagai kesulitan, masalah dan tantangan yang harus kita hadapi.

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s