Berjalan Bersama Tuhan: “Jangan Takut”

Audiensi Bapa Paus: Sekalipun Gereja dianiaya, Gereja tidak pernah lelah menyambut
Paus Fransiskus, yang mengakhiri katekese tentang Kisah Para Rasul dengan mengatakan kepada para peziarah bahwa meskipun Gereja dianiaya dan dirantai, Gereja tidak akan pernah lelah menyambut dengan hati keibuan.

Bergabung dengan para peziarah di aula Paulus VI pada hari Rabu, Paus Fransiskus mengakhiri katekese tentang Kisah Para Rasul yaitu mengenai tahapan misionaris yang terakhir dari Santo Paulus; perjalanannya ke Roma.

Paus mengatakan kepada mereka yang berkumpul untuk Audiensi Umum mingguan bahwa “Perjalanan Paulus, yang merupakan satu dengan perjalanan Injil, adalah bukti bahwa perjalanan manusia, jika dihidupi dalam iman, dapat menjadi ruang transit bagi karya keselamatan Tuhan,… mampu mengubah situasi dan membuka jalan baru.”

Kekuatan firman Tuhan tidak pernah bisa dirantai
Paus mencatat bahwa “Lukas mengakhiri Kisah Para Rasul bukan dengan kemartiran Paulus tetapi dengan menggambarkan pemberitaan Injilnya yang tak kenal lelah, menunjukkan kuasa firman Allah yang tidak pernah dapat dirantai.”

“Perjalanan misi Paulus, yang berpuncak di Kota ini (Roma), mengungkapkan kuasa rahmat Allah untuk membuka hati terhadap Injil dan pesan penyelamatan-Nya.”

Selama katekese, Paus Fransiskus mengenang bahwa “di Roma, Paulus pertama-tama bertemu dengan saudara-saudaranya di dalam Kristus, yang menyambutnya dan memberinya keberanian serta keramahtamahan yang hangat, membuat orang berpikir bahwa kedatangannya telah sangat ditunggu-tunggu dan diinginkan.”

Kendati pun ia menjadi tahanan, “Paulus dapat bertemu dengan orang-orang Yahudi terkemuka untuk menjelaskan mengapa ia dipaksa untuk memohon kepada Kaisar dan dia berbicara pada mereka tentang kerajaan Allah. Dia mencoba meyakinkan mereka tentang Yesus, mulai dari Kitab Suci dan menunjukkan kesinambungan antara kebaruan Kristus dan ‘harapan Israel'”.

Kerajaan Allah
“Paulus memberitakan Kerajaan Allah dan mencoba membuat lawan bicaranya dapat beriman kepada Yesus…”

“Karena tidak semua orang diyakinkan, Paulus mencela kekerasan hati umat Allah, penyebab kutukan terhadap mereka; dan merayakan dengan penuh semangat keselamatan bangsa-bangsa yang menunjukkan kepekaan diri mereka terhadap Allah dan mampu mendengarkan firman, Injil kehidupan. “

Pada titik ini di dalam narasi, “Lukas mengakhiri pekerjaannya dengan menunjukkan kepada kita bukan mengenai kematian Paulus melainkan mengenai dinamika dari khotbahnya, dari sebuah Firman yang “tidak dirantai”.

“Secara fisik, Paulus tidak memiliki kebebasan untuk bergerak namun ia bebas untuk berbicara karena Firman itu tidak dirantai – sebaliknya merupakan Firman yang siap ditaburkan dengan tangan terbuka oleh sang Rasul.

Sebuah Gereja yang Siap Menyambut
Paus Fransiskus berkata, bahwa Paulus melakukan ini “dengan terus terang dan tidak ‘gagap’ di dalam sebuah rumah di mana ia menyambut orang-orang yang ingin menerima proklamasi mengenai Kerajaan Allah dan mengenal Kristus. Rumah ini terbuka untuk semua hati yang sedang dalam pencarian adalah gambar Gereja yang, meskipun dianiaya, disalahpahami dan dirantai, tidak pernah lelah menyambut setiap perempuan dan laki-laki dengan hati keibuan untuk menyatakan kepada mereka cinta Bapa yang telah membuat diri-Nya terlihat nyata di dalam Yesus.”

Di akhir audiensi, Paus Fransiskus dalam sambutannya kepada para peziarah berbahasa Arab mengatakan, “Jangan menahan rasa takut berbuat kesalahan dan takut mengambil jalan baru, karena kemiskinan kita bukanlah sebuah hambatan, melainkan alat… sebab rahmat Tuhan seringkali memanifestasikan dirinya justru di dalam kelemahan.”

15 Jan 2020
Sumber: Vatican News

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s