Tundukkan Diri Rendahkan Hatimu

Renungan Harian Misioner
Minggu, 26 Januari 2020
Yes. 8:23b – 9:3; Mzm. 27:1,4,13-14; 1Kor. 1:10-13,17; Mat. 4:12-23 (panjang) atau Mat. 4:12-17 (pendek)

Sejak zaman dahulu kala, seperti yang dapat kita temukan di dalam surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus, telah ada perselisihan di antara umat Allah. Di zaman kini pun, di sekitar kita, di lingkungan umat Allah, bahkan mungkin di dalam keluarga kita sendiri pun kerap terjadi perselisihan.

Umumnya diawali dengan perbedaan pendapat yang sebenarnya sangat lumrah terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan pendapat itu lalu membuka kesadaran bahwa kita dan orang lain itu berbeda. Jika kita kemudian memberikan respon negatif terhadap perbedaan itu kita akan mulai membuat kotak-kotak khusus untuk menggolongkan aku, kami dan kamu serta mereka. Kita tidak lagi menjadi sama atau satu, sebaliknya dari satu dengan yang lainnya ada perbedaan yang menjadi tampak nyata dan akhirnya dinyatakan – eksklusif.

“Adakah Kristus terbagi-bagi?” (1Kor. 10:13). Pertanyaan yang dilontarkan Rasul Paulus sebenarnya dapat menjadi pisau tajam untuk mengiris keduniawian kita dan menghantar kita menyentuh akar jati diri kita sebagai orang Kristiani, pengikut Kristus. Kristus hanya ada satu. Jika kita memiliki figur yang berbeda mengenai siapa Kristus, itu berarti mungkin Kristus yang kita miliki adalah Kristus ‘ciptaan’ dalam imajinasi kita sendiri. Kristus yang tidak nyata.

Kristus adalah Anak Allah yang telah datang ke dunia untuk menyelamatkan semua orang, tanpa terkecuali. Dan Kristuslah yang telah memilih sendiri para murid-Nya, berpesan kepada mereka untuk mengikuti-Nya, dan menjadikan mereka penjala manusia (bdk. Mat. 4:19). Ia memilih mereka dengan karakter dan kemampuan yang berbeda-beda. Mengapa? Apakah karena Kristus ingin membagi-bagi para pengikutnya dalam golongan yang berbeda-beda? Ataukah memang sudah kodratnya manusia itu terbagi dan terpecah?

Bila kita mau memaknai perbedaan kita secara positif, kita akan menyadari bahwa setiap orang dipanggil Tuhan secara berbeda dan mendapat tugas yang berbeda pula. Talenta yang diberikan pun tidak sama. Namun satu dengan yang lainnya akan dapat saling melengkapi, sehingga tak seorang pun boleh bermegah diri merasa bisa melakukan segalanya karena “hebatku” sendiri. Sebaliknya, setiap orang harus menyadari kekurangan diri dan kebutuhannya akan pertolongan dari orang lain serta dari Tuhan itu sendiri, dan kesadaran itu akan melahirkan serta membentuk sikap rendah hati dalam menjalankan tugas pelayanannya, agar pelayanan tersebut dapat menjadi persembahan yang berkenan di mata Tuhan.

(Angel – Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Mempromosikan perdamaian dunia: Semoga umat Kristiani, para penganut agama-agama lain, dan semua orang yang berkehendak baik mau mempromosikan perdamaian dan keadilan di dunia ini. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membangun solidaritas: Semoga demi solidaritas nyata terhadap mereka yang miskin dan berkekurangan, keluarga-keluarga Katolik mau menentukan porsi makan secukupnya supaya tidak ada makanan yang terbuang sia-sia. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Kami memercayakan seluruh umat di Keuskupan kami kepada Roh Kasih-Mu, agar semakin mengimani Allah Bapa, yang Maha Adil dengan mewujudkan keadilan sosial. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s