Tuhan Bangkit dan Ubah Hidupku

Renungan Harian Misioner
Jumat, 17 April 2020
P. S. Anisetus
Kis. 4:1-12; Mzm. 118:1-2,4,22-24,25-27a; Yoh. 21:1-14

Saudara dan Saudariku, Pekan Suci ini baru saja selesai dan dalam masa oktaf Paskah ini kita terus diajak merenungkan tidak hanya kebangkitan Yesus tapi keseluruhan dari Misteri Salib yang mencakup sengsara, wafat dan kebangkitan-Nya. Kematian-Nya meneguhkan kita bahwa Dia mati terhadap dosa untuk menebus dosa-dosa kita sekaligus menang atas kuasa dosa yaitu maut dan bangkit dengan jaya. Dosa tidak lagi berkuasa atas diri-Nya yang membawa kita pada pengharapan untuk ikut bersama Yesus ke dalam surga.

Saya sungguh percaya bahwa kematian dan kebangkitan Yesus memiliki daya ubah yang luar biasa bagi mereka yang mau percaya. Secara sederhana, kesaksian para Rasul adalah contoh hidup yang luar biasa. Kebangkitan-Nya telah mengubah mereka dari orang-orang yang sederhana dan tidak terkenal di kalangan bangsanya sendiri menjadi orang-orang yang luar biasa berkat daya dan karunia akan kebangkitan Yesus. Seandainya mereka tidak diresapi oleh semangat yang berkobar-kobar dan tanpa rasa takut untuk mewarkatan berita kebangkitan, mungkin sekarang kita tidak pernah mengenal siapa Yesus dalam hidup kita.

Petrus dan Yohanes dalam bacaan pertama hari ini memberi kesaksian tentang bagaimana kematian dan kebangkitan Yesus telah mengubah mereka. Petrus adalah rasul Kristus yang pertama; seorang nelayan dari Bethsaida. Nama aslinya adalah Simon sedangkan Petrus yang berarti ‘Batu Karang’ adalah julukan yang diberikan Yesus kepadanya. Dalam Perjanjian Baru kita mengenal beberapa sifat Petrus. Ia pribadi yang suka menuruti kata hatinya serta berbicara apa adanya sebagaimana ciri orang kecil dan sederhana bahkan suka meminta Yesus untuk bertindak sesuai dengan keinginan hatinya.

Petrus juga kita kenal sebagai pribadi yang mudah bimbang, cepat bertindak tetapi juga cepat surut dan mudah berubah pendirian (Mat. 14:26-32, Mrk. 14:17). Petrus juga seorang yang terlalu emosional dalam mengungkapkan perasaannya. Ketika Yesus hendak membasuh kakinya di Ruang Atas, Petrus menjawab, “Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya” (Yoh. 13:8). Petrus juga terkadang bertindak ekstrim. Ketika Yesus menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga, Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu. Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau” (Mat. 16:21-22). Namun pribadi ini berubah menjadi luar bisa hebat dan saya percaya oleh karena anugerah Kebangkitan Yesus yang memampukannya.

Petrus dan murid-murid lainnya menjadi lebih berani dan tanpa rasa takut lagi. Petrus beroleh rahmat untuk memberikan kesembuhan bagi orang yang sakit dan oleh kuasa-Nya, Petrus dapat berbicara dan memberikan kesaksian kepada banyak orang layaknya seorang terpelajar, terdidik dan memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni, padahal dia hanyalah seorang nelayan. Ketika Petrus dan Yohanes dihadapkan dalam sidang di Yerusalem, di hadapan tua-tua dan para ahli Taurat juga hadir Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander serta keturunan Imam Besar lainnya, Petrus tidak menjadi gusar dan takut (Kis. 4: 5-7). Mereka kemudian ditanya dengan pertanyaan yang menjebak, “Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?” Maka jawab Petrus yang penuh dengan kuasa Roh Kudus bahwa semuanya dilakukan dalam nama Yesus Kristus orang Nasaret (Kis. 4: 8-10). Bagi saya kisah ini sungguh heroik. Bagaimana bisa seorang nelayan dalam memiliki keberanian sebesar itu dan hikmat yang luar biasa sehingga bisa berkata-kata demikian? Saya percaya inilah buah-buah kebangkitan.

Kebangkitan mengubah setiap murid yang mau terus dipakai oleh Yesus untuk menjadi alat-Nya yang berguna. Karena mereka mau dan percaya, maka mereka menghasilkan buah yang berlimpah. Semalaman mereka tidak mendapat ikan, tetapi karena percaya pada Yesus, mereka menebarkan jala juga di sebelah kanan perahu mereka. Dan apa yang terjadi? Simon Petrus naik ke perahu, lalu menghela jala itu ke darat penuh ikan-ikan besar: “seratus lima puluh tiga ekor banyaknya” (Yoh. 21: 5-11).

Saudara dan saudariku, jikalau kita memberi diri untuk menjadi alat-Nya percayalah kita akan diubah-Nya dari yang biasa menjadi luar biasa dari yang tidak mendapatkan apa-apa akan menghasilkan panenan yang berlimpah. Semoga rahmat Kebangkitan Yesus sungguh menjadi daya ubah di setiap kehidupan kita sehari-hari mulai sekarang sampai selama-lamanya. Amin.

(RD. Hendrik Palimbo – Dosen STIKPAR Toraja, Keuskupan Agung Makassar)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Menolong mereka yang kecanduan: Semoga saudara-saudara kita yang menderita karena kecanduan, dalam bentuk apapun, bisa mendapatkan pertolongan dan pendampingan. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Membentuk budaya membaca: Semoga Gereja berkenan mencari sarana-sarana konkret untuk melatih keluarga-keluarga Katolik dalam menghidupi dan meningkatkan budaya literasi baca. Kami mohon…

Ujud Khusus:

Berkatilah umat di Keuskupan kami: agar para wanita dan anak mengalami dan melaksanakan keadilan dalam keluarga Gereja dan masyarakat. Kami mohon…

Amin

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s