Perjumpaan dengan ‘Yesus yang Bangkit’

Renungan Harian Misioner
Jumat Paskah III, 23 April 2021
P. S. Georgius, Adalbertus

Kis. 9:1-20; Mzm. 117:1,2; Yoh. 6:52-59

Bacaan pertama hari ini sangat menarik untuk kita renungkan. Mengapa? Karena dalam bacaan itu dikisahkan tentang Yesus Kristus yang menjumpai Saulus di tengah jalan menuju kota Damsyik untuk menganiaya jemaat yang percaya kepada Kristus. Bukankah Yesus Kristus telah berada di surga empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya? Bagaimana mungkin Dia yang sudah di surga menjumpai seseorang yang masih berada di dunia? Kita tidak akan pernah menjawab sepenuhnya pertanyaan itu. Kisah ini ditulis supaya orang percaya bahwa ‘Kristus yang bangkit’ dan telah naik ke surga bisa menjumpai orang-orang yang masih hidup di dunia ini bila Ia menghendakinya. Perjumpaan pribadi dengan ‘Kristus yang bangkit’ biasa disebut dengan perjumpaan mistik. Mistik di sini bukan berarti hal-hal magis atau klenik, yang dimaksud di sini adalah perjumpaan manusia dengan Yang Ilahi – Allah sendiri. Perjumpaan mistik dengan ‘Kristus yang bangkit’ selalu menghasilkan pertobatan sejati. Orang yang dijumpai oleh ‘Yesus yang bangkit’ hidupnya berubah menjadi lebih baik. Dalam kisah Paulus, ia yang semula seorang penganiaya jemaat Kristen, setelah perjumpaannya dengan Kristus berubah menjadi pewarta Injil yang handal, penuh sangat tanpa mengenal lelah.

Cara Kristus menjumpai orang-orang yang dikehendaki-Nya ada bermacam-macam cara. Ada orang yang merasa dijumpai oleh Kritus melalui sabda-Nya. Pada saat orang sedang mendengarkan atau merenungkan sabda itu, hatinya dikobarkan oleh Roh Kudus sehingga terdorong untuk menghidupi sabda itu. Kristus juga bisa menjumpai seseorang lewat gambar-gambar suci. Santa Theresia pernah bercerita bahwa suatu hari ia memandang gambar suci Yesus yang tersalib. Ketika ia memandang gambar itu hatinya berkobar-kobar untuk menampung darah Yesus yang berjatuhan dan memberikannya kepada para pendosa dan pada saat yang sama ia menangkap bahwa teriakan Yesus “Aku haus!” dimegertinya bahwa Yesus haus akan pertobatan orang-orang yang berdosa. Inilah yang mendorongnya berdoa dan berkorban bagi pertobatan orang berdosa untuk menyembuhkan kehausan Yesus. Ada juga yang berjumpa dengan Yesus dalam mimpi. Dan ada seribu cara lain yang digunakan Yesus untuk menjumpai orang-orang yang dikehendaki-Nya. Pada masa Paskah ini kiranya baik kalau kita kembali ke pengalaman masing-masing bagaimana Yesus pernah menjumpai kita. Setelah kita mengingatnya kita perlu mengingat juga misi yang kita terima pada saat perjumpaan itu. Apakah misi itu sudah kita jalankan?

Selama hidup kita, kita bisa mengalami perjumpaan dengan Kristus lebih dari satu kali. Perjumpaan itu selalu diikuti dengan tugas perutusan. Semoga kita semakin peka pada kedatangan ‘Yesus yang bangkit’ yang menyapa kita, jangan sampai terjadi ketika Tuhan lewat untuk menjumpai kita kita tidak menyadarinya.

Syukur kepada Allah atas semua pengalaman perjumpaan dengan ‘Yesus yang bangkit’ yang boleh kita alami!

(RP. Yakobus Sriyatmoko, SX – Magister Novis Serikat Xaverian di Wisma Xaverian Bintaro, Tangerang)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Hak asasi: Kita berdoa bagi mereka yang mempertaruhkan hidupnya dengan memperjuangkan hak asasi di bawah kepemimpinan yang diktator, rezim otoriter dan bahkan negara demokrasi yang sedang krisis. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Para petugas bidang kesehatan: Semoga para petugas medis dan para peneliti bidang kesehatan dikaruniai keutamaan untuk selalu waspada, siap sedia, serta rela menolong sesama, terlebih dalam situasi darurat kesehatan. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Perkenankanlah kami dilimpahi rahmat, seperti Santo Yoseph, untuk mengimani Sang Putera, yang diutus untuk memulihkan Kerajaan Allah, sampai menderita, Wafat dan Bangkit melampaui segala kenyamanan dunia. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s