Butuh Rahmat untuk Mengenal Siapa YESUS

Renungan Harian Misioner
Kamis, 23 September 2021
P. S. Padre Pio dr Pietrelcina

Hag. 1:1-8; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b; Luk. 9:7-9

Hari ini Gereja merayakan Padre Pio seorang Imam dari ordo OFM Cap. Ia menjadi terkenal karena mendapat stigmata selama hampir seluruh hidupnya. Setelah mendapat persetujuan Vatikan, tahun 2005 jenazah Padre Pio dikeluarkan dari makam setelah 40 tahun meninggal dunia. Relikui jantung Padre Pio untuk pertama kalinya diperlihatkan di Gereja Immaculate Conception di Lowell, Amerika. Bagi Padre Pio merayakan Ekaristi merupakan hal yang utama dan sangat dibutuhkannya. Kesetiaan pada Misa Kudus/Ekaristi memang sungguh dapat membawa kita mengenal siapa Yesus bagi diri kita.

Devosi Padre Pio kepada Bunda Maria juga sangat besar, ia rajin berdoa rosario. Beberapa kali Bunda Maria menampakkan diri kepadanya. Padre Pio juga berdevosi kepada Sengsara Yesus dengan melakukan meditasi pada perhentian “Jalan Salib” yang mengantarnya untuk menyadari betapa kejinya dosa. Ia mengajak manusia agar bertobat dan meninggalkan dosa. Ia juga mengajak umat untuk berdevosi kepada para malaikat. Pesan yang selalu disampaikannya kepada para peziarah, “Semoga para malaikat Allah menemani anda” atau “Semoga malaikat Allah menjadi terang, pertolongan, kekuatan, penghiburan dan bimbingan bagi anda.”

Dalam bacaan pertama hari ini, Tuhan berpesan melalui nabi Hagai kepada Zerubabel bin Salatiel, bupati Yehuda dan Yosua bin Yozadak, imam besar agar membangun kembali Bait Suci, Rumah Tuhan yang berkenan kepada-Nya untuk kemuliaan-Nya. Kisah ini mengingatkan kita untuk berfokus pada apa yang penting dan berkenan pada Tuhan. Jangan melakukan hal yang sia-sia tetapi berilah perhatian kepada Tuhan lebih dari segalanya.

Kita harus mengutamakan Tuhan di atas segalanya. Jangan menjadikan hal-hal duniawi lebih mendominasi daripada hal-hal rohani. Tanpa restu dan berkat dari Tuhan, apa yang kita kerjakan menjadi sia-sia. Walau mungkin awalnya tampak baik-baik saja. Berapa lamakah manusia dapat bertahan tanpa uluran kasih Allah, Sang Penguasa kehidupan? Bangunlah Bait Allah dalam diri kita, dengan siap menerima kasih-Nya setiap saat dalam hati. Buka hati kepada Tuhan agar kita dapat lebih percaya dan lebih mengasihi serta semakin mengenal-Nya. Dengan hati yang senantiasa terbuka kepada Tuhan, kita akan menjalani hidup yang terarah kepada-Nya, dimampukan untuk menghadapi segala tantangan dan kesulitan hidup.

Bacaan Injil hari ini mengisahkan Herodes raja wilayah yang telah membunuh Yohanes merasa cemas karena ada orang mengatakan padanya bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Maka ia berusaha untuk dapat bertemu dengan Yesus. Keinginannya bertemu Yesus bukan untuk mengenal-Nya namun hanya ingin mengetahui apakah Yohanes sungguh telah bangkit. Namun, sia-sia saja perjumpaan itu, tidak dapat membawanya pada rahmat keselamatan dikarenakan motivasi yang salah.

Jika manusia memiliki dorongan iman dan terbuka hatinya pada rahmat Tuhan, maka perjumpaannya dengan Yesus akan menjadi rahmat. Karena hati orang beriman percaya Yesus adalah Penyelamat. Siapakah Yesus bagiku, bagimu dan bagi semua orang? Yesus adalah seorang pribadi yang penuh cinta. Untuk dapat semakin mengenal Dia, ubahlah cintamu menjadi percaya untuk dapat berserah seutuhnya kepada-Nya.

(Alice Budiana – Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini, Paroki Kelapa Gading – KAJ)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Gaya hidup yang ramah lingkungan: Kita berdoa agar kita semua bisa membuat keputusan yang berani untuk gaya hidup yang sederhana dan ramah lingkungan, bersukacita bersama orang muda kita yang dengan tegas berkomitmen dengan hal ini. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Mereka yang tertekan masalah ekonomi: Semoga mereka yang tertekan oleh masalah ekonomi bisa menemukan usaha-usaha baru yang bisa menjadi sumber nafkahnya. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah mengarahkan sejarah hidup kami seperti sejarah hidup Santo Yoseph, yang Kau bimbing menyatu dengan para Leluhurnya, sebagaimana nampak dalam Alkitab. Kami mohon…

Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s