Misi: Memberikan Hati untuk Mengasihi, Mengulurkan Tangan untuk Melayani

Hari ke-17
Minggu, 17 Oktober 2021
Peringatan : S. Ignatius dari Antiokhia

Bacaan : Yes. 53:10-11
Injil : Mrk. 10:35-45

Misi: Memberikan Hati untuk Mengasihi, Mengulurkan Tangan untuk Melayani

“Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.”
(Yes. 53:11)

Surat Apostolik Patris Corde: Allah sendiri mengasihi manusia dengan kasih sempurna, dengan membiarkannya bebas bahkan sampai berbuat kesalahan dan menentang-Nya. Logika kasih adalah selalu logika kebebasan. Yusuf mengetahui bagaimana mengasihi dengan kebebasan luar biasa.

Sahabat misioner,

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ditemukan sebuah kata “blusukan”. Kata ini merupakan serapan dari bahasa Jawa yang berasal dari kata dasar “blusuk” yang berarti masuk dan akhiran “an”. Blusukan dalam bahasa Jawa adalah kata kerja yang berarti masuk-masuk ke daerah tertentu untuk mengetahui sesuatu. Dengan blusukan, seseorang tidak sekedar ingin mengetahui sesuatu, tetapi lebih jauh lagi ingin merasakan, mencecap, mengalami sesuatu tersebut dengan lebih mendalam.

Pemimpin yang mau blusukan seperti ini adalah pemimpin yang mau melihat, mengetahui, merasakan, mencecap dan mengalami secara langsung yang dialami oleh rakyatnya. Pemimpin yang gemar blusukan tidak hanya puas menerima laporan pembantu-pembantunya, namun mau ikut merasakan yang sungguh dirasakan dan dialami oleh rakyatnya sehingga tahu apa yang harus ia lakukan untuk menyejahterakan dan menyelamatkan rakyatnya. Pemimpin yang demikian adalah pemimpin yang mau memberikan hati untuk mengasihi dan mengulurkan tangan untuk melayani.

Surat kepada orang Ibrani yang menjadi bacaan kedua pada misa hari ini bercerita tentang seorang Imam Agung, yaitu Yesus, Anak Allah. Surat itu menyatakan bahwa Yesus, “Sang Imam Agung ini bukanlah imam agung yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan manusia. Sebaliknya Ia sama dengan manusia! Ia telah dicobai, hanya saja tidak berbuat dosa.” Yesus, Sang Imam Agung, adalah pemimpin yang blusukan menjumpai manusia, ikut merasakan segala penderitaan dan kelemahan manusia sehingga tahu bagaimana Ia harus menyelamatkan manusia.

Tentang Yesus ini, nabi Yesaya memberi kesaksian, “Sebab Tuhan berfirman: Hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.” Yesus, yang dalam surat Ibrani disebut sebagai Imam Agung, dalam kitab nabi Yesaya disebut sebagai Hamba Yahwe yang menanggung segala penderitaan manusia demi menyelamatkan mereka. Sebagai Hamba Yahwe, Yesus blusukan sampai ke relung-relung hati dan hidup manusia yang terdalam. Yesus adalah perwujudan kasih Allah yang sempurna. Yesus adalah Ia yang memberikan hati-Nya untuk mengasihi dan mengulurkan tangan-Nya untuk melayani dan menyelamatkan manusia.

Kita sebagai murid-murid Yesus pada zaman ini diajak juga memberikan hati untuk mengasihi dan mengulurkan tangan untuk melayani sesama. Hati dan hidup kita hendaknya memantulkan kasih Allah, kasih Yesus. Semoga tutur kata, sikap dan perbuatan kita sehari-hari menghadirkan kasih Allah secara nyata sehingga semakin banyak orang yang berjumpa dengan kita memuji dan memuliakan Allah.

Misi: Dalam kehidupan bersama kasih menjadi dasar hubungan yang harmonis. Kasih ini berasal dari Allah sendiri yang menggerakkan hati setiap orang. Karena kasih yang berasal dari Allah memberikan kebebasan sejati. Maka, marilah kita memberikan hati untuk mengasihi dan mengulurkan tangan untuk melayani. (NW)

(RD. M Nur Widipranoto – Direktur Nasional Karya Kepausan Indonesia)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Rasul-rasul misionaris: Kita berdoa agar setiap orang yang dibaptis terlibat dalam pewartaan Injil, menyediakan diri untuk menjalankan misi, dengan siap menjadi saksi yang menghidupi semangat Injil. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Air bersih: Semoga kita semua makin bijaksana dalam menggunakan air bersih. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Berilah kami keterbukaan hati, seperti Santo Yoseph, sehingga mengasihi Bunda Maria dan Sang Putera demi terlaksananya “missio”/pengutusan memulihkan cintakasih manusia menjawab belaskasih Bapa. Kami mohon…

Amin

DOA ROSARIO MISIONER

PERISTIWA MULIA

  1. Yesus bangkit dari antara orang mati
    “Malaikat itu berkata, janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.” (Mat. 28:5-6)

Intensi doa untuk Benua Asia (butiran manik warna kuning)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami berdoa bagi diri kami dan semua orang di Benua Asia. Situasi hidup saat ini tak menentu, dan seakan-akan kami kehilangan kepastian hidup. Seringkali kami jatuh dalam ketakutan dan kekhawatiran karena perubahan hidup yang terjadi secara mendadak. Mampukanlah kami untuk dapat bangkit, seperti halnya Yesus bangkit mengalahkan kematian. Semoga kami pun dapat bangkit dari rasa takut, khawatir, putus asa dan keterpurukan iman kami akan hari esok yang lebih baik. Semoga kehidupan baru, menerangi seluruh Benua Asia dengan terang pengharapan dan keselamatan-Mu. Dan pada akhirnya kami juga Engkau izinkan beroleh kemuliaan dalam nama-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Yesus naik ke surga
    “Sesudah Ia mengatakan demikian, Ia diangkat ke surga disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. ‘Hai orang Galilea, mengapa kamu berdiri melihat ke langit?’ Yesus ini, yang diangkat ke surga meninggalkan kamu, akan kembali dengan cara yang sama seperti kamu lihat Dia naik ke surga.” (Kis. 1:9-11)

Intensi doa untuk Benua Australia & Oceania (butiran manik warna biru)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami semua mengarahkan tatapan kami saat ini hanya kepada-Mu. Secara khusus kami mendoakan Benua Oceania-Australia. Semoga setiap orang yang mengimani-Mu dalam perjuangan dan pergumulan hidup mereka saat ini, Engkau berikan kekuatan dan perlindungan. Engkau telah mengangkat Anak-Mu, Yesus ke surga, dan memuliakan-Nya setelah melalui penderitaan, sengsara dan kematian. Semoga Engkau juga mau mengangkat setiap hati dan jiwa umat-Mu di Benua Oceania-Australia, meringankan segala kesulitan dan derita hidup mereka, serta menguatkan harapan dan iman mereka akan kemuliaan yang kelak akan Engkau anugerahkan kepada semua orang yang tetap setia pada-Mu. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Roh Kudus turun atas para rasul
    “Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk […] lalu mereka semua dipenuhi Roh Kudus, dan mulai berbicara dalam bahasa lain, seperti yang diberitakan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan.” (Kis. 2:2.4)

Intensi doa untuk Benua Eropa (butiran manik warna putih)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami mohon kehadiran Roh Kudus-Mu, khususnya di Benua Eropa. Semoga di tengah situasi sulit pandemi Covid-19 ini, umat-Mu di Benua Eropa senantiasa mendapatkan tuntunan Roh Kudus, agar dapat tetap teguh beriman, dan memiliki belas kasih kepada sesama yang membutuhkan. Berikanlah Roh Pengetahuan dan Kebijaksaaan, yang membantu mengarahkan pikiran dan hati untuk menjadikan-Mu sebagai pusat pengharapan dan sukacita dalam segala kesulitan dan pencobaan di dunia. Semoga Roh-Mu selalu membarui setiap hati dan menuntun iman umat-Mu di Benua Eropa. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria diangkat ke surga
    “Jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita juga percaya bahwa dengan perantaraan Yesus, Allah akan mengumpulkan bersama-sama dengan Dia, mereka yang telah meninggal. Sesudah itu kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (1 Tes. 4:14.17)

Intensi doa untuk Benua Amerika (butiran manik warna merah)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami persembahkan Benua Amerika ke dalam tangan-Mu. Seperti Bunda yang diangkat ke surga, angkatlah juga setiap hati manusia yang berada di Benua Amerika, sehingga menyatu dalam persekutuan yang utuh dengan-Mu melalui iman yang teguh. Berikanlah penghiburan kepada mereka yang ditinggal oleh orang-orang yang mereka kasihi. Kuatkanlah iman mereka sehingga mereka tetap percaya bahwa bersama Yesus yang telah mati dan bangkit, orang-orang yang telah lebih dulu meninggalkan dunia ini juga akan dibangkitkan dan diangkat ke surga. Sambil menantikan waktu di mana kami semua juga akan kembali dikumpulkan bersama-Mu selama-lamanya. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

  1. Maria dimahkotai di surga
    “Tampaklah suatu tanda besar di langit; seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.” (Why. 12:1)

Intensi doa untuk Benua Afrika (butiran manik warna hijau)
Ya Bapa, bersama Maria Bunda Evangelisasi, Bunda segala bangsa, kami datang ke hadirat-Mu untuk mempersembahkan Benua Afrika. Pandanglah umat-Mu di benua ini, yang sering mengalami banyak masalah, konflik, ketidakadilan, kemiskinan, dan sakit-penyakit. Berikanlah tanda harapan untuk dapat meneguhkan iman yang rapuh dan hati yang tenggelam dalam keputusasaan. Semoga dengan teladan Bunda Maria, umat-Mu di Benua Afrika sanggup menjalani hidup mereka dengan ketaatan dan kepasrahan penuh akan kehendak-Mu. Kami berharap mahkota kemuliaan Engkau anugerahkan juga di atas setiap hati yang menjerit dan menangis. Semoga mereka mendapatkan kembali harkat dan martabat mereka sebagai manusia yang Engkau kasihi dan ciptakan setara satu dengan yang lainnya. Dengan pengantaraan, Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ya Maria Bunda evangelisasi, Bunda segala bangsa, doakanlah dan lindungilah kami, anakmu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s