TUHAN YESUS Beri Diri Karena Mencintai Kita

Renungan Harian Misioner
Kamis, 11 November 2021
P. S. Martinus dari Tours

Keb. 7:22 – 8:1; Mzm. 119: 89, 90, 130, 135, 175; Luk. 17:20-25

Ini salah satu orang kudus penting untuk Prancis, walaupun menurut kisahnya ia dibaptis baru pada usia 18 tahun. Salah satu kisah pentingnya dia ceritakan bahwa ia di suatu malam didatangi Tuhan Yesus “karena memberi separuh dari mantelnya,- yang dibelahnya untuk dibagikan kepada seorang pengemis, yang tidak berpakaian lengkap. Yesus mengatakan, bahwa Martin memberinya pakaian”. Ia mengatakan, bahwa siang sebelumnya, ia melakukan pemotongan mantel itu. Di Prancis ada saat, ketika pemimpin rakyat bersumpah waktu memulai tugasnya dengan memegang “mantel Martin” itu.

BACAAN PERTAMA: KEBIJAKSANAAN 7:22-8:1

Kebijaksanaan diakui sebagai terang atas segala jalan hidup manusia, yang menyebabkan bahwa manusia dapat bertindak secara lincah “karena dengan kemurniannya ia menembus segala sesuatu”. Lebih lanjut disebutkan bahwa “Kebijaksanaan adalah napas kekuatan Allah”. Dengan itu dibaharuilah segala-galanya. Rasanya, hal ini sangat mencerahkan bagi masa kini. Kita boleh mengharapkan bahwa Kebijaksanaan Ilahi mencerahkan segala sesuatu. Syukurlah juga bahwa “Mazmur Tanggapan” meneguhkan, bahwa Allah senantiasa hadir di tengah hidup dan kemasyarakatan kita dan menguduskan kembali kepada Martin: ia menemukan Kebijaksanaan sejati, dengan memilih tindakan, sebagaimana dipesankan Tuhan Yesus Kristus untuk “memberi baju kepada mereka yang tidak mempunyai baju” (Mat. 25: 31-46) karena “Itulah sahabat Yesus” (Yoh. 15:15).

BACAAN INJIL: LUKAS 17:20-25

Pesan Tuhan Yesus yang dipancarkan Lukas kali ini mengandung dua sisi. Dari satu sisi, ada “perbuatan baik”. Dari sisi lain ada “Pemberian Diri Sang Putera, yang mengandung Penebusan Ilahi”. Agaknya kita sampai sekarang pun dapat melihat, betapa banyak tindakan-tindakan karitatif dan “tindakan-tindakan sosial perusahaan”. Nampaknya, ajaran karitatif itu sekarang banyak diajarkan. Tepat. Namun, pada akhirnya, yang menyelamatkan bukanlah “tindakan materiil dengan uang atau baju” melainkan “Pemberian Diri Tuhan Yesus Kristus”. Marilah kita mensyukuri Pemberian Diri Tuhan Yesus Kristus, yang memberikan Hati-Nya ditusuk sampai mengalir darah dan air, sebagai ungkapan cinta-Nya bagi kita. Kita mohon Roh Kasih, untuk dapat mengikuti jejak-Nya.

(RP. B.S. Mardiatmadja, SJ – Dosen STF Driyarkara)

DOA PERSEMBAHAN HARIAN

Allah, Bapa kami, kepada-Mu kupersembahkan hari ini. Kuhunjukkan semua doa, pikiran, perkataan, tindakan maupun suka-dukaku hari ini dalam kesatuan dengan Putra-Mu Yesus Kristus, yang senantiasa mempersembahkan Diri-Nya dalam Ekaristi bagi keselamatan dunia. Kiranya Roh Kudus, yang menjiwai Yesus, juga menjadi Pembimbing dan Kekuatanku hari ini sehingga aku siap sedia menjadi saksi Kasih-Mu.

Bersama Santa Maria, Bunda Yesus dan Bunda Gereja, secara khusus aku berdoa bagi ujud-ujud Bapa Suci dan para rasul doa Gereja Indonesia untuk bulan ini:

Ujud Evangelisasi:

Orang-orang yang menderita karena depresi: Semoga mereka yang menderita karena depresi dan kelelahan mental mendapat dukungan dan tuntunan ke hidup yang lebih baik. Kami mohon…

Ujud Gereja Indonesia:

Penghayatan iman: Semoga keluarga Katolik dapat menghayati iman secara lebih baik dalam kehidupannya. Kami mohon…

Ujud Khusus Tahun Santo Yoseph:

Sudilah mempersatukan kami dengan semua saudari dan saudara kami, yang sudah meninggal dan mendoakan kami, sebagaimana Santo Yoseph merestui pelayanan Sang Putera. Kami mohon…

Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s