Paus di Nagasaki, kita tidak bisa mengulangi kesalahan masa lalu Pada pukul 11:02 pagi hari tanggal 9 Agustus 1945, bom atom meledak di Nagasaki, Jepang. Sepertiga dari kota itu hancur dan sekitar 150.000 orang tewas atau terluka. Banyak yang meninggal setelah pengeboman itu akibat dari keracunan radioaktif. Hari ini, sebuah monumen peringatan untuk perdamaian menandai … Lanjutkan membaca Tuhan, Jadikan Aku Pembawa Damai
Penulis: karyakepausanindonesia
Perdamaian Tercapai dalam Kebebasan!
Paus di Hiroshima: kepemilikan dan penggunaan energi atom untuk perang adalah tidak bermoral Pada hari pertamanya di Jepang, Paus Fransiskus mengunjungi Monumen Perdamaian dan menggambarkannya sebagai tempat di mana kematian dan kehidupan, kehilangan dan kelahiran kembali, penderitaan dan kasih sayang telah bertemu. Paus menegaskan kembali bahwa kepemilikan dan penggunaan energi atom untuk tujuan perang adalah … Lanjutkan membaca Perdamaian Tercapai dalam Kebebasan!
Menjadi Martir Setiap Hari
Paus di Jepang: Para saksi martir Katolik menguatkan kita dalam iman Mengunjungi Monumen Para Martir di Nagasaki, Paus Fransiskus menggambarkan para martir Jepang sebagai kenangan yang hidup, yang memacu evangelisasi baru di Jepang. Dalam kata-kata sambutannya di Monumen Martir di Nagasaki, Paus Fransiskus mengatakan kepada para hadirin bahwa ia datang sebagai peziarah untuk berdoa, sekaligus … Lanjutkan membaca Menjadi Martir Setiap Hari
Jesus The Crucified King
Missionary Weekly Reflection Thirty Fourth Sunday of Ordinary Time, 24 November 2019 CELEBRATION OF JESUS CHRIST THE KING OF THE UNIVERSE 2Sam. 5:1-3; Ps. 122:1-2,4-5; Col. 1:12- 20; Luk. 23:35-43 Crucifixion was not an ordinary punishment. It was an extraordinary form of punishment, which was specially reserved for the enemies of the Roman, the high-class … Lanjutkan membaca Jesus The Crucified King
Yesus Si RAJA yang Tersalib
Renungan Harian Misioner Minggu Biasa XXXIV, 24 November 2019 HARI RAYA TUHAN KITA YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM 2Sam. 5:1-3; Mzm. 122:1-2,4-5; Kol. 1:12- 20; Luk. 23:35-43 Penyaliban bukanlah hukuman biasa. Itu bentuk hukuman luar-biasa, yang dikhususkan kepada musuh negara Roma, para pemberontak kelas kakap. Biasanya proses penyaliban itu sengaja dijadikan display: si terdakwa diarak … Lanjutkan membaca Yesus Si RAJA yang Tersalib
Jadikan Tuhan Pembentuk Mindset Kita
Renungan Harian Misioner Sabtu Biasa XXXIII, 23 November 2019 Peringatan S. Klemens I, S. Kolumbanus 1Mak. 6:1-13; Mzm. 9:2-3,4,6,16b,19; Luk. 20:27-40 Sahabat-Sahabat Tuhan Ytk! Salam jumpa lagi di akhir pekan ke-4 di bulan November 2019 ini. Kita diajak melalui pertemuan berhikmah ini mendalami satu hal penting yang dibutuhkan oleh siapa saja yang menziarahi hidup di … Lanjutkan membaca Jadikan Tuhan Pembentuk Mindset Kita
Menjadi Seorang Kristiani
Paus di Thailand: Apa artinya menjadi seorang Kristiani Paus Fransiskus berjumpa dengan para imam, religius, para seminaris dan katekis di Bangkok, dan berbagi panduan mengenai bagaimana berbuah dalam kerasulan, dan apa artinya menjadi seorang Kristiani. Paus memulai dengan menyatakan rasa terima kasihnya untuk para tertahbis yang dengan kesyahidan diam-diam, kesetiaan dan komitmen setiap hari, telah … Lanjutkan membaca Menjadi Seorang Kristiani
Missionary Questions (030)
Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’Jubata – Merayakan 100 Tahun Maximum Illud di Keuskupan Sintang
Sintang – 19 November 2019. Toleransi adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kota Sintang, tempat diadakan nya acara seminar sehari yang masih dalam rangka bulan misi luar biasa. Baliho besar bertajuk “Dibaptis dan Diutus - Seminar Misi dalam Rangka Merayakan 100 Tahun Maximum Illud” terpampang di pertigaan jalan yang tidak terlalu jauh dari bandara, menunjukkan … Lanjutkan membaca Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’Jubata – Merayakan 100 Tahun Maximum Illud di Keuskupan Sintang
Iman adalah “Minyak” Penerang Hidup
Homili Paus bagi kaum muda di Thailand: berakar dalam iman melalui persahabatan dengan Yesus Paus Fransiskus merayakan Misa untuk kaum muda pada hari Jumat malam di Katedral Bangkok. Iman yang kuat berdasar pada persahabatan yang mendalam dengan Yesus, akan membantu mereka melewati kesulitan hidup, seperti kesaksian dari para orang-orang tua. Paus Fransiskus meminta orang-orang muda … Lanjutkan membaca Iman adalah “Minyak” Penerang Hidup
